Tampilkan postingan dengan label Solok - Sangir. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Solok - Sangir. Tampilkan semua postingan

Selasa, 04 November 2025

Alumni Ponpes Taruna Rabbani Jadi Lulusan Terbaik Bintara TNI AD Tahun 2025

Alumni Ponpes Taruna Rabbani Jadi Lulusan Terbaik Bintara TNI AD Tahun 2025

Alumni Ponpes Taruna Rabbani Jadi Lulusan Terbaik Infanteri Bintara TNI AD Tahun 2025

Kodam Iskandar Muda Aceh secara resmi telah melantik prajurit Bintara TNI AD untuk tahun anggaran 2025. Upacara pelantikan dilaksanakan dilapangan Rindam Iskandar Muda Aceh Besar pada Sabtu, 6 September 2025. Sebanyak 7.793 prajurit dinyatakan telah menuntaskan seluruh tahapan dan resmi dilantik menjadi Bintara TNI AD.

Dalam amanat yang dibacakan oleh Kasdam Iskandar Muda, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mengatakan, bahwa kelulusan para Bintara remaja bukan sekadar penutup masa pendidikan, tetapi tonggak awal perjalanan panjang pengabdian sebagai prajurit TNI AD.

"Selama dua bulan kalian ditempa dalam pendidikan yang keras. Kalian belajar arti disiplin, ketangguhan, dan kehormatan."

“Hari ini, lahir generasi baru prajurit muda yang akan menjadi bagian dari masa depan TNI AD, bangsa, dan negara,” Ucap KSAD menegaskan.

Salah seorang lulusan prajurit Bintara TNI AD Kodam Iskandar Muda adalah santri asal Minang (Solok). Serda Hafizh Abdul Karim, santri alumni Pondok Pesantren Taruna Rabbani Solok, Putra dari Buya Mahyuzil Rahmat, S.Ag dan Ummi Nofriza, M.Ag. 
Serda Hafizh dinyatakan sebagai lulusan terbaik Infanteri Bintara Kodam Iskandar Muda Tahun 2025 untuk 3 kategori:
  • Lulusan terbaik bidang akademik
  • Lulusan terbaik bidang sikap dan prilaku
  • Lulusan terbaik bidang umum

Putra Minang Lulusan Terbaik Infanteri Bintara TNI AD Tahun 2025

Hafizh Abdul Karim asal Sukarami, Kabupaten Solok, merupakan Alumni Ponpes Taruna Rabbani, Koto Sani, X Koto Singkarak tahun 2023, tercatat sebagai ketua senat dan termasuk santri yang berprestasi.

Sebelum Hafizh, Ponpes Taruna Rabbani yang terletak di Jorong Kasiak Ujung Kampung tersebut juga sudah mencetak beberapa orang santri yang diterima sebagai prajurit TNI dan Brimob,  dan saat ini sudah bertugas diberbagai daerah di Indonesia.

Berita terkait:

Kamis, 12 September 2019

Pesan Kak Seto Kepada Guru Solok Selatan di Guru Millennial Festival

Pesan Kak Seto Kepada Guru Solok Selatan di Guru Millennial Festival

Pesan kak seto kepada guru Solok selatan

"Sudah saatnya kita mendidik dengan cinta." Begitu pesan kak Seto kepada guru guru Solok Selatan dalam acara Indonesia Millennial Teacher Festival 2019.
Seminar Guru Millennial Kak Seto di Solok Selatan Dihadiri Ribuan Guru

Seminar Guru Millennial Kak Seto di Solok Selatan Dihadiri Ribuan Guru

Kak seto solok selatan

Pada hari Kamis 12 September 2019 Solok Selatan kedatangan tamu istimewa, yaitu Dr. Seto Mulyadi, S.Psi, M.Si atau yang lebih dikenal dengan panggilan Kak Seto dan motivator Mr. Dedi Vitra Johor.

Pakar psikologi anak tersebut hadir di Solok Selatan dalam acara Indonesian Millennial Teacher Festival (IMTF) 2019. Acara yang menghadirkan seluruh guru seSolok Selatan ini di helat di halaman kantor bupati Padang Aro. 

Seminar guru Millennial yang baru pertama di Solsel ini juga di hibur oleh artis Kintani Putri Medya.

Acara yang dihadiri oleh ribuan guru ini digagas oleh PT.  Asia Wisata Indonesia

Artikel Terkait:

Rabu, 28 Agustus 2019

Pilkada Solok 2020 | Biografi Hendra Saputra, SH, MSi

Pilkada Solok 2020 | Biografi Hendra Saputra, SH, MSi

biografi hendra saputra sh msi

Hendra Saputra, SH, MSi atau lebih akrab disapa dengan panggilan Buya Hend lahir di Paninggahan 19 April 1972. Putra Asli Kabupaten Solok ini akan ikut meramaikan pesta rakyat daerah Pilkada Kab Solok pada tahun 2020 mendatang. Beliau adalah ASN Pemkot Solok yang sudah mengabdi selama 27 tahun yang sudah barang tentu hafal betul seluk beluk sistem pemerintahan, apalagi beliau adalah salah seorang kandidat doktor Universitas Islam Negeri Jakarta dalam bidang kajian islam ilmu pemerintahan dan Agama.

Rabu, 24 April 2019

Mahyeldi Larang Mandi Balimau Dijawab oleh Ust. Abdul Somad

Mahyeldi Larang Mandi Balimau Dijawab oleh Ust. Abdul Somad

mahyeldi larang balimau dijawab uas

Walikota Padang Mahyeldi melarang warganya untuk melaksanakan Mandi Balimau, sebuah tradisi meyambut datangnya Bulan puasa yang sudah mendarah daging di Sumatera Barat dan Riau, Mahyeldi mengatakan bahwa tidak ada tradisi Balimau dalam ajaran Islam "Mari kita kosongkan tempat-tempat pemandian, lubuak-lubuak pemandian. Yang harus kita siapkan dalam menyambut bulan Ramadhan adalah niat yang tulus, hati yang suci, saling memaafkan dan menjaga silaturrahmi," ungkap Mahyeldi yang kami kutip dari Valoranews.

Rabu, 12 Desember 2018

Festival Silek Tradisi Minangkabau di RTH Solok Selatan 2018

Festival Silek Tradisi Minangkabau di RTH Solok Selatan 2018

festival silek tradisi minangkabau

Kelompok Sadar Wisata (POK DARWIS) Codanger Nagari Pasar lamo Muaro Labuah Solok Selatan bekerjasama dengan Pahimpunan Tuo Silek Tradisi Minangkabau cabang solsel menyelenggarakan sebuah festival Silat yang bertema Galanggang Silek Tradisi Minangkabau yang akan dilaksanakan pada tanggal 15, 16 Desember 2018 yang bertempat di Ruang Taman Hijau (RTH) Muara Labuh.

"Silek tradisi adalah sasampiang datuak/pangulu jadi datuak/pangulu, tuanku/rajo, niniak mamak harus di libatkan dan di gadangkan dalam kegiatan. Peserta dari Sasaran Silek Tradisi Minangkabau di Solok Selatan, Acara festival Silek Tradisi ini akan dihadiri oleh Peserta maksimal 30 sasaran, dengan 4 pasang anak sasian persasaran" Ungkap salah seorang pengurus Pahimpunan Silek Tradisi Solok Selatan Bripka Rino Satria yang kami hubungi lewat Messenger. 

"Untuk kegiatan Gelanggang Silek Tradisi besok dirancanakan, di mulai dari balai adat di Kotobaru, kemudian niniak mamak, pandeka/guru beserta kaum ibu/bundo kanduang dan anak sasian akan ba arak/pawai ke RTH. Kemudian satu catatan penting, acara galanggang Silek Tradisi ini harus bebas dari unsur politik" ungkap Bripka Rino yang sehari-harinya bertugas di Polsek Sangir Balai Janggo.

Acara festival ini juga di dukung oleh Dinas Budaya dan Pariwisata Solok Selatan, Pemerintahan Nagari Pasar Muarolabuah dan Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) cabang Solok Selatan.

Susunan acara festival;


Foto pertemuan POK DARWIS Codanger dengan Pahimpunan Silek Tradisi Solok Selatan di Balai Janggo dalam rangka "menggodok" acara Galanggang Silat Tradisi Minagkabau di RTH Muara Labuh


Next:

Selasa, 04 Desember 2018

Ustadz Abdul Somad Tentang Sistem Harta Warisan di Minangkabau

Ustadz Abdul Somad Tentang Sistem Harta Warisan di Minangkabau

abdul somad sistem harta warisan minangkabau

SISTEM WARISAN HARTA BUDAYA MINANGKABAU

Gagal Paham terhadap Sistim warisan harta menurut budaya minangkabau banyak menimbulkan pandangan negatif melemahkan kaum laki minangkabau yang tidak mempunyai hak dan bertentangan dengan hukum Islam yang notabene "Adat basandi syara, Syara basandi Kitabullah" dan sebagainya.

Sabtu, 24 November 2018

Rumah Gadang Panjang Abai Solsel Situs Sejarah Terpopuler di Indonesia 2018

Rumah Gadang Panjang Abai Solsel Situs Sejarah Terpopuler di Indonesia 2018




Setelah tahun lalu memperoleh Penghargaan sebagai Juara I sebagai Kampung Adat Terpopuler tahun ini di kompetisi yang sama, Rumah Gadang Panjang, Abai, Solok Selatan, juga keluar sebagai juara I pada malam puncak Anugrah Pesona Indonesia (API) tahun 2018 kategori Situs Sejarah Terpopuler setelah mendapat vote tertinggi sebesar 63,1 persen.

Minggu, 21 Oktober 2018

Arti dan Makna Gerbang Monumen 9 Pilar Balun Solok Selatan

Arti dan Makna Gerbang Monumen 9 Pilar Balun Solok Selatan


REKAAN ARTI MONUMEN 9 PILAR di BALUN.
Oleh: Hasmurdi Hasan

Kamis, 10 Mei 2018

Jembatan Penghubung Tanjung Durian - Bidar Alam Solok Selatan Terputus

Jembatan Penghubung Tanjung Durian - Bidar Alam Solok Selatan Terputus

bidar alam tanjung durian

Tanjuang Durian, 10 Mei 2018.
Duka masyarakat Tanjung Durian Nagari Padang Limau Sundai Sangir Jujuan Berdarah Kembali.
Kenapa tidak, satu-satunya jembatan yang bisa menghubungkan transportasi roda 4 ke daerah tersebut telah "mengakhiri hidupnya" dengan tragis. Jembatan yang belum mencapai umur 5 tahun tersebut terputus dan ambruk, padahal tidak ada banjir yang melanda.

Menurut info dari warga setempat yang kami hubungi musibah terjadi sekitar jam 12.00 malam.

Musibah terputusnya jembatan berwarna biru ini berarti akses perekonomian warga sekitar akan kembali terasa agak sulit karena kendaraan roda empat tidak bisa masuk, dan untuk akses roda 2 akan kembali memutar ke arah Sibalabeh yang menempuh waktu yang sedikit lebih lama.

Foto ini di upload oleh salah seorang warga Tanjuang Durian Akri Anto dalam akun Facebooknya.
Dalam foto tersebut juga terlihat sebuah truck pengangkut sawit terjatuh di pinggir jembatan yang untung tidak hanyut yang sedang di tolong warga setempat.

Belum ada konfirmasi dari pihak terkait mengenai musibah ini, apakah terdapat korban jiwa, kerugian serta penyebabnya.

Foto Jembatan Bidar Alam-Tanjung Durian yang ambruk
Kiriman; Yenti Gusnita







Selasa, 27 Maret 2018

Arti dan Makna Lambang IPSI Pemersatu Perguruan dan Aliran Silat di Indonesia

Arti dan Makna Lambang IPSI Pemersatu Perguruan dan Aliran Silat di Indonesia

arti makna lambang ipsi

Inilah arti dan makna lambang atau logo IPSI Ikatan Pencak Silat Indonesia sebagai organisasi pemersatu seluruh perguruan dan aliran silat di Indonesia

1. Warna dasar putih :
Berarti suci dalam amal perbuatan

2. Warna merah :
Berarti berani dalam kebenaran

3. Warna hijau :
Berarti ketenangan dalam menghadapi segala sesuatu yang menuju kemantapan jiwa, karena selalu beriman dan bertauhid kepadaTuhan Yang Maha Esa secara hikmat dan syahdu.

4. Warna kuning :
Berarti bahwa IPSI mengutamakan budi pekerti dan kesejahteraan lahir dan batin dalam menuju kejayaan nusa dan bangsa.

5. Bentuk perisai segi lima :
Berarti bahwa IPSI berasaskan landasan ideologi Pancasila, serta bertujuan membentuk manusia Pancasila sejati.

6. Sayap Garuda berwarna kuning berototkan merah :
Berarti kekuatan bangsa Indonesia yang bersendikan kemurnian, keluruhan dan dinamika, Sayap 18 lembar, bulu 5 lembar + 4 lembar + 8 lembar berarti tanggal berdirinya IPSI adalah 18 Mei 1948. Sayap 18 lembar, terdiri dari 17+1 berarti IPSI dengan semangat proklamasi kemerdekaan bersatu membangun negara.

7. Untaian lima lingkaran :
Melambangkan bahwa IPSI melalui olahraga merupakan ikatan perikemanusiaan antara perbagai aliran dengan memegang teguh asas kekeluargaan, persaudaraan dan kegotong royongan.

8. Ikatan pita berwarna merah putih :
Bahwa IPSI merupakan suatu ikatan pemersatu dari perbagai aliran Pencak Silat, yang menjadi hasil budaya yang kokoh karena dilandasi oleh rasa berbangsa, berbahasa dan bertanah air Indonesia.

9. Gambar tangan putih di dalam dasar hijau :
Menggambarkan bahwa IPSI membantu negara dalam bidang ketahanan nasional melalui pembinaan mental dan fisik agar kader-kader IPSI berkepribadian nasional serta berbadan sehat, kuat dan tegap.
Bupati Solsel Perintahkan Shalat Berjamaah di Masjid Kepada ASN Minimal 1 Kali Sehari

Bupati Solsel Perintahkan Shalat Berjamaah di Masjid Kepada ASN Minimal 1 Kali Sehari


Bupati Solok Selatan H. Muzni Zakaria membuat sebuah gebrakan baru di lingkungan ASN Solsel, yaitu perintah shalat berjamaah di mesjid. Perintah melaksanakan sholat berjamaah kepada seluruh pegawai di lingkungan Pemda Solok Selatan minimal satu kali dalam sehari di mesjid terdekat dari rumah tempat tinggal.

Dihalaman Facebooknya hal itu beliau tegaskan saat memimpin apel seluruh ASN di halaman kantor bupati Timbulun 28/3/2018;

Assalamualaikum wr.wb, pagi ini saya memimpin apel seluruh ASN di halaman kantor Bupati Solok Selatan, Timbulun (28/3/2018)
.
Saya tegaskan kpd seluruh pegawai tanpa terkecuali untk melaksanakan sholat berjamah minimal 1 X sehari di Masjid lingkungan sekitar tempat tinggal, apakah itu sholat shubuh, maghrib maupun isya, 40 hari kedepan akan saya evaluasi pelaksanaan nya.

.

Rabu, 31 Januari 2018

Silek Batin Atau Silat Ghaib Dalam Ajaran Tareqat di Minangkabau

Silek Batin Atau Silat Ghaib Dalam Ajaran Tareqat di Minangkabau


BACK TO SPIRIT OF THARIQAT: “SILAT LAHIR HINGGA KE BATIN”

Surau Inyiak Cubadak, JENIUS. - Membahas Kaji Silek (ilmu Silat) yang berkembang di Alam Minangkabau se akan tak ada habisnya, bagai menggali sumur tanpa dasar. Makin dikaji makin banyak ditemukan KHAZANAH SILEK yang selama ini TERSEMBUNYI, TERPENDAM atau bahkan mulai HILANG dari Kancah Persilatan.

Kaji SILEK BATIN misalnya, adalah Ilmu Silat yang berkembang seiring dengan proses Islamisasi yang dilakukan oleh para ‘Ulama Thariqat di Tanah Minangkabau. Maka, Kaji Silek Batin tidak lepas dari ajaran tarekat tersebut. Langkah-langkah dalam gerakan Silatnya pun membentuk Alif-Lam, Lam-Ha, Mim-Ha, dan Mim-Dal.

Kaji Silek Batin ( silat ghaib) menekankan pendidikan SPIRITUAL atau MISTIS untuk membuka mata jiwa, kekuatan SUPERNATURAL, dan beragam kekuatan MAGIS lainnya. Para murid biasanya kebal api, termasuk bisa melempar kelapa yang dibakar pakai tangan kosong.

Mereka digembleng dengan tiga kekuatan. Satu adalah fisik yang menjatuhkan dan melumpuhkan lawan. Mereka juga diwajibkan mandi MINYAK PANAS atau AIR KERAS yang bertujuan agar tidak terkilir atau patah. Kedua, TENAGA DALAM melalui olah pernafasan dan yang ketiga ialah TENAGA GHAIB dilatih dengan doa-doa melalui wirid (zikir).

Jika yang digembleng dengan Silek Batin ini adalah anggota Densus 88, tentu siap menjadi anggota satuan elit ANTITEROR dengan kekuatan SUPER. Tak hanya kebal, terhadap bacokan, tembakan, dan panas membara, mereka juga bisa memiliki kepekaan tinggi terhadap marabahaya. Mirip-miriplah dengan indera supernya Spider Man.

Tanpa perlu senjata api, atau lainnya Insya Allah setiap kepalan tangan, kaki dan anggota tubuh adalah senjata. Pelurunya melalui OLAH PERNAPASAN dan WIRID, membuka mata batin sekaligus intuisi melalui firasat ketika ada kejahatan yang ditujukan kepada dirinya.

MISTISME mengakar kuat dalam kebudayaan asli Indonesia. Benturan antara senjata api dan kekuatan magis bukan barang baru di Indonesia. Beberapanya bahkan pernah diulas panjang lebar di media. Salah satu yang paling menggemparkan adalah kasus tentang seorang pembunuh yang tak mempan ditembak sampai seorang sniper polisi menembak cincin bertuah yang ada di jari sang pembunuh.

Cari saja video-video semacam itu di Youtube, maka kita akan melihat bermacam cerita luar biasa adanya manusia super dari negara ini berkat menguasai ilmu silat dioplos ilmu kebal.
Karena itu, saya yakin sepenuhnya bahwa silat dapat dipakai tak sekadar untuk bela diri. Silat yang telah diimbuhi tenaga dalam bisa memberi proteksi tambahan pada personel polisi saat menghadapi pelaku aksi teror.

Buktinya, sudah tersaji pada masa perjuangan antikolonial kakek nenek kita melawan militer Belanda. Silek Batin telah digunakan oleh Tuanku Nan Renceh dan orang-orang zaman dulu dalam mengusir penjajahan. Hanya berbekal bambu runcing dan teriakan Allahu Akbar, bisa melawan penjajah yang memiliki peralatan lebih canggih. Nah teriakan ini ibaratnya tenaga gaib pengobar semangat memberikan tambahan tenaga untuk melumpuhkan penjajah. (az)

Sumber: Surau Suluak Inyiak Cubadak

Sabtu, 13 Januari 2018

Pantun Buya HAMKA Yang Diambil Dari Nama-Nama Nagari di Minangkabau

Pantun Buya HAMKA Yang Diambil Dari Nama-Nama Nagari di Minangkabau


Tiap-tiap negeri di Minangkabau ada pantunnya, tiap kampung ada pantunnya begitu kata Buya HAMKA dalam bukunya; Kenang-Kenangan Hidup. 

Pantun Salingka Nagari yang diambil dari nama-nama daerah di Minangkabau Sumatera Barat.
Inilah pantun Buya HAMKA yang diambil dari nama-nama daerah di Minangkabau;

1. Maninjau
Maninjau padilah masak
batang kapas bertimbal jalan
hati risau dibawa gelak 
bagai panas mengandung hujan

2. Singkarak
Sumani mendada dulang
Singkarak kotanya tinggi
awan beranak hamba tangisi
badan jauh dirantau orang

3. Bukittinggi
Bukittinggi boleh didaki
lurah dalam berkala-kala
penat kaki boleh berhenti
berat beban siapa membawa

4.Payakumbuh
Payakumbuh jalan pi mandi
kererangga manjat rangkiang
batang tubuh boleh diganti
rupa yang dulu tak kunjung hilang

5. Batusangkar
Batusangkar, Lantaibatu
Parak jua labuh bersilang
Hidup ibarat bola lampu
habis minyak cahayapun hilang

6. Padang Panjang
Padang Panjang berlantai tarap
anak Jawa menanam serai
kasih sayang jangan diharap
nyawa dan badan lagi bercerai

7. Padang
Orang padang mandi ke gurun
mandi berlimau buah pala
hari petang matahari turun
dagang berurai air mata

8. Pariaman
Pariaman banyak perigi
patah kalam ditimpa dawat
parasaian dimusim kini
lebih sebagai diliang lahat

9. Teluk Bayur
Teluk bayur labuhan kapal
Belanda mudik dengan sekoci
bunga layu kebonlah tinggal
tidak kumbang berulang lagi

10. Lubuk Basung
Lubungbasung pekannya kemis
jalan nak-urang akan kebalai
nampak nan dari kebon bunga
Adik kandung usahlah bengis
sabar dan rela 'kan dipakai
terhadap kami dagang hina

Sumber: KENANG2-AN HIDUP - Prof. DR. HAMKA


Selasa, 02 Januari 2018

TPP Pegawai Solok Selatan Yang Bikin Heboh - Download PERBUP Solsel No 41 Tahun 2017

TPP Pegawai Solok Selatan Yang Bikin Heboh - Download PERBUP Solsel No 41 Tahun 2017

tpp solok selatan

Download PERBUP TPP Solok Selatan no. 41 Tahun 2017 tentang tunjangan tambahan penghasilan untuk ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Solok Selatan Sumatera Barat.

Download di: PERBUP SOLSEL NO.41 - 2017

Besar tunjangan penghasilan ASN khusus untuk pejabat fungsional ( guru ) di Solok Selatan naik drastis berkali-kali lipat dari yang sebelumnya, jumlahnya berkisar 2. 000.000 untuk golongan terendah dan 4. 000.000 untuk golongan tertinggi.


Namun ada yang mengganjal di hati para guru terkait keputusan Pemda Solsel ini, yakni guru sertifikasi tidak dapat jatah untuk menerima TPP yang telah disosialisasikan oleh Pemda Solsel pada hari Rabu 27 Desember 2017 di Aula Sarantau Sasurambi Padang Aro.

Sekda Solsel Yulian Efi mengatakan TPP ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan pegawai di lingkungan pemda Solsel.

Keputusan Bupati Solok Selatan tentang penerima TPP baru tahun 2017  dan yang tak menerima;





Untuk lebih jelasnya silahkan download Perbup TPP Solsel 2017 pada link diatas


Kamis, 20 Juli 2017

Rute Tour De Singkarak TDS 2017 Sumatera Barat Baralek Gadang

Rute Tour De Singkarak TDS 2017 Sumatera Barat Baralek Gadang

rute tds 2017 sumatera barat

Tour De Singkarak ( TDS ) 2017 kembali akan di gelar pada 10 -- 18 Oktober 2017. Start di Batu Sangkar Kabupaten Tanah datar dan finish Di Kota Wisata Bukittinggi.

Perhelatan tahunan masyarakat Sumatera Barat ini rencananya akan digelar di Istano Basa Pagaruyuang, bangunan yang berarsitektur kuno ini diharapkan mampu menghipnotis para peserta dan penonton untuk TDS tahun 2017 ini.

Rute TDS 2017

Tour de Singkarak ke-9 ini rencanannya akan menempuh sembilan rute;

Etape pertama:
Tanah Datar menuju Kota Padang dengan panjang 107 km

Etape kedua:
Painan–Sawahlunto sepanjang 166 km

Etape ketiga:
Muaro Sijunjung–Pulau Punjung 100 km.

Etape keempat:
Danau Singkarak–Payakumbuh 135 km

Etape kelima:
Lembah Harau–Padang Panjang 101 km

Etape keenam:
Kota Solok – Padang Aro Solok Selatan 140 km.

Etape ketujuh:
Pariaman – Pasaman Barat 157 km

Etape kedelapan:
Padang Pariaman–Agam 101 km

Etape kesembilan:
Pasaman–Bukittinggi Sirkuit 90 km.

"Kepastian rute setelah dilakukan survei yang diagendakan setelah Lebaran ini. Kemudian pendaftaran ke Union Cycliste Internationale," kata Oni Yulivian, Kepala Dinas Pariwisata Sumatera Barat, Minggu 11 Juni 2017 dikutip dari Tempo.

Oni mengatakan seluruh jalan yang akan dilalui sudah tidak ada lagi yang rusak sepekan sebelum acara dimulai. Perbaikan harus tepat waktu terutama jalur di Lubuk Selasih Kabupaten Solok menuju Padang Aro Kabupaten Solok Selatan.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara, Kementerian Pariwisata, Esthy Reko Astuty mengatakan Tour de Singkarak 2017 ini tidak lagi melakukan kesalahan-kesalahan seperti tahun sebelumnya. Misalnya tenda yang roboh, jalan berlobang, dan banyaknya pembalap yang komplain.

Jarak Tempuh Tour De Singkarak dari tahun ke tahun

Tahun 2009. Total jarak yang ditempuh 464,7 kilometer dengan empat etape.
Pada tahun 2010, ditingkatkan menjadi enam etapi dengan jarak 551,7 kilometer.
Tahun 2011 jarak tempuh 743,5 kilometer dengan tujuh etape.
Pada tahun 2012, jarak tempuhnya mencapai 854 kilometer.
Tahun 2013 dengan total jarak 1181,6 kilometer dengan melewati 14 kabupaten dan kota di Sumatera Barat.
Tahun 2014 jarak tempuh mencapai 1.250 kilometer dengan sembilan etape dengan melewati 17 kabupaten dan kota.
Tahun 2015 kembali meningkat menjadi 1.343,1 kilometer.
Pada tahun 2016, jarak tempuh turun menjadi 1.100 kilometer.

Tour de Singkarak didominikasi pembalap Iran. Hampir setiap tahun mereka berhasil mendapatkan yellow jersey. Pembalap Iran Ghader Mizbani Iranagh berhasil menjadi juara pada tahun 2009, 2010, dan 2013. Amir Zargani juara pada tahun 2011 dan 2014.

Sedangkan pada tahun 2012, pembalap asal Spanyol yang tergabung dengan tim asal Iran, Oscar Pujol Munoz, berhasil menyabet yellow jersey. Kemudian Arvin Moazemi Gourdarzi menjuarai ajang balap sepeda ini pada tahun 2015.

Pada tahun 2016, Amir Kolahdouzhagh berhasil menjuarai Tour de Singkarak. Pembalap Iran itu disusul pembalap asal Indonesia Dadi Suryadi

Selasa, 04 Juli 2017

Bupati Tanggapi Polemik Buruknya Kondisi Jalan di Solok Selatan

Bupati Tanggapi Polemik Buruknya Kondisi Jalan di Solok Selatan

Image by: Humas Solsel
Perbaikan Jalan Nasional ke Solok Selatan Lambat
Bupati : Kita Sudah Surati dan Desak Berulang Kali.

Sebelumnya: Kritik Pedas Perantau Solok Selatan Yang Miris Melihat Kampung Sendiri

Buruknya jalan nasional, mulai dari simpang Lubuk Selasih Solok hingga Sungai Penuh Kerinci, yang juga melewati sebagian besar daerah Solok Selatan, kembali diungkapkan oleh Bupati Solok Selatan, Muzni Zakaria. Hal ini diungkapkan ketika melaksanakan silaturahim bersama, Wakil Bupati Abdul Rahman, Sekdakab Yulian Efi, beserta para ASN di aula Sarantau Sasurambi, Kantor Bupati Solok Selatan, Senin 3/7/17, pada hari pertama kerja setelah lebaran.

Bupati juga kembali menginstruksikan Sekda, Asisten dan OPD terkait, agar tidak pernah bosan untuk berusaha mendesak pihak Balai Jalan Nasional di Padang untuk cepat memperbaiki jalan nasional.
"Walaupun sudah disurati dan disampaikan berulangkali dalam setiap pertemuan, tetap saja kita melihat lambannya perbaikan jalan nasional yang menuju Solok Selatan," sesalnya.

"Kami berdua juga siap menghadap pemerintah pusat terkait jalan nasional ini," tegas Bupati yang didampingi Wabup ketika itu.

Kadis PU, Hanif Rasmon, menambahkan bahwa pihaknya sudah 10 kali lebih menyurati pihak pihak terkait, baik yang di propinsi maupun di pemerintah pusat, untuk mendesak perbaikan jalan nasional ini.

Pada kesempatan tersebut Bupati juga menyampaikan informasi akan rencana kehadiran Ust .Dr. Yahya Waloni, Da'i yang berhasil mengislamkan ribuan orang, di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Muara Labuh, pada Minggu 9/7/17, pada kegiatan Tabligh Akbar BKMT se-Sumbar. "Bersama-sama kita sukseskan kegiatan tersebut," ajak Bupati.

Sumber: Humas dan Protokol Solok Selatan


Selasa, 27 Juni 2017

Kritik Pedas Perantau Solok Selatan Yang Miris Melihat Kampung Sendiri

Kritik Pedas Perantau Solok Selatan Yang Miris Melihat Kampung Sendiri


Ternyata buruknya kondisi jalan di Kabupaten Solok Selatan dirasakan juga oleh para perantau yang mudik lebaran pada tahun 2017 ini. Jalan utama yang menghubungkan Kabupaten Solok Selatan dengan Kota Padang dan Kabupaten lain di Sumatera Barat yang saat ini kondisinya hancur lebur, membuat seorang netizen asal Solsel yang kebetulan mudik miris dan sedih melihat kampung halamannya yang seakan-akan dibiarkan saja oleh pemerintah setempat.

Akun FB Bravo Kurnia menuliskan kesedihannya dan kritikan serta saran terhadap pembangunan Solsel yang dirasakannya mundur kebelakang dibandingkan dengan pembangunan di daerah-daerah lain yang dilaluinya dalam perjalan mudik. Bravo Kurnia memposting kesedihannya di group Solok Selatan Facebook.  Postinganya mendapat banyak like dan komentar.


Kritikan perantau untuk Solok Selatan;

Mudik Idul Fitri 1438H 2017 ke kampung halaman Solsel tercinta membuat saya miris dan sedih, betapa jauhnya ketinggalan kampungku dengan kampung orang yang kulalui, kampung orang semakin maju, kampungku sepertinya semakin mundur.

Saya hanya memantau 1 aspek saja yaitu jalan raya, tetapi sudah merupakn gambaran seutuhnya bgaimana pembangunan di nagari kita.

Jalan rusak, dan berlobang, berkilo-kilometer, tanpa ada tanda-tanda akan diperbaiki, apalagi ditingkatkan...

Saya yang sekali-kali pulang saja terasa sangat berat melalui jalan ini, apalagi yang berdomisili di Solsel, yang melewati setiap hari.. Tidakkah berkata dalam hati??

Kepada semua teman dan sahabat, para pejabat dan anggota dewan, baik yang saya kernal maupun tidak.. Mari kita renungkan kembali, apa yang telah kita perbuat untuk negri ini, bhakti apa yang telah kita persembahkan, pencapaian apa yang telah kita dapatkan, yang bermanfaat untuk kemaslahatan masyarakat banyak..

Ingatlah,, harta tidak akan di bawa mati.,tetapi nama baik akan selalu dikenang, amal dan amanah akan menjadi pahala yang tidak akan pernah putus..

Memang pembngunan menuntut ikutserta kita smua, tapi anda adalah decision maker nya,, ditangan anda negri ini akan dibawa kemana, kami masyarakat hanya pengikut saja..

Tanya hati nurani kita,, sudah benarkah yang selama ini kita perbuat? , hati nurani tidak akan pernah berdusta..

Jangn beralasan berbagai problem dan masalah, karena semua itu pasti ada solusinya.. Asalkan memang kita betul-betul berniat menyelesaikannya..

Bagi kita warga Solsel yang hanya mncari keuntungan pribadi semata, tanpa mau peduli terhadap kemajuan negri kita, mari mulai hari ini niatkan dari lubuk hati yang paling dalam untuk mem persembahkan sedikit bhakti dan peran serta kita demi kemajuan solsel kita tercinta..

Semoga kita smua memasang niat tulus dalam hati agar Allah swt mendengar doa-doa kita, Aamiin
Salam,,





Minggu, 11 Juni 2017

Kapolres Solok Selatan, Bapaknya 7 Anak Berprestasi Yang Kurang Mampu

Kapolres Solok Selatan, Bapaknya 7 Anak Berprestasi Yang Kurang Mampu


Bapak kapolres Solok Selatan AKBP. Mochamad Nurdin, S.I.K patut menjadi contoh dan teladan bagi para pejabat daerah di Kab. Solsel. mengapa tidak, beliau yang baru sekitar 2 bulan bertugas di Solok Selatan sudah memiliki 7 orang anak angkat. Seperti yang di tulis oleh Bapak Wali Nagari Ranah Pantai Cermin ( RPC ) ketika Bapak Kapolres berkunjung ke daerahnya ( Sabtu, 10/06/2017 ). Melalui Akun FBnya Zulnasri menuliskan bahwa Bapak Kapolres telah mengangkat seorang anak berprestasi dan kurang mampu di RPC atas nama Delima Putri Pelajar kelas10 SMA negeri 7 Abai.

Dalam setiap kecamatan Bapak Kapolres punya 1 orang anak angkat. Solok Selatan memiliki 7 kecamatan berarti anak angkat beliau berjumlah 7 orang yang terdiri dari anak yang berprestasi yang ekonomi orang tua mereka kurang mampu.

Seperti sama-sama kita ketahui, anak yang berprestasi di Kab. Solok Selatan sangat banyak, tapi sebagian keadaan ekonomi keluarga mereka kurang mampu, sehingga untuk sekolah terkadang mereka harus menggadaikan harta benda mereka. Gebrakan dan langkah kongkrit dari Bapak Kapolres ini patut kita banggakan dan kita dukung.

Kita berharap kepada pejabat yang lain untuk meneladani langkah Bapak Kapolres sehingga kedepannya anak-anak berprestasi di Kabupaten Solok Selatan bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi tanpa takut kekurangan biaya, sehingga mereka nantinya-lah yang akan membangun Solok Selatan menjadi lebih baik.

Postingan Bapak Wali Nagari RPC Zulnasri;

Saya sangat terharu sekali dengan pembicaraan Bapak Kapolres Solok Selatan, beliau bersedia​ menjadi bapak angkat untuk anak berprestasi yang tidak mampu dan akan memenuhi segala kebutuhan pendidikan kedepannya. 

Bapak Kapolres mendatangi salah seorang yang di jadikan anak angkat di Nagari Ranah Pantai Cermin Kecamatan Sangir Batang Hari atas nama Delima Putri. Menurut informasi Bapak Kapolsek Sangir Batang Hari, Bapak Kapolres mengambil anak angkat 1 orang 1 kecamatan, dan Solok Selatan ada 7 kecamatan, terimakasih Bapak Kapolres Solok Selatan.



Komentar dan dukungan dari masyarakat;

Sabtu, 10 Juni 2017

Wako Solok " Silahkan dr Fiera Lovita Pulang, Solok Aman dan Kondusif "

Wako Solok " Silahkan dr Fiera Lovita Pulang, Solok Aman dan Kondusif "


Menyikapi tetap maraknya dugaan persekusi di Kota Solok, Pemko Solok bersama Polres Solok Kota menggelar Jumpa pers di Balaikota Solok, Jumat (9/6). Dalam jumpa pers tersebut, hadir elemen-elemen di Pemko Solok untuk mengklarifikasi pemberitaan yang menganggap Kota Solok sebagai negeri yang tidak aman.

Dalam jumpa pers tersebut, Wali Kota Solok Zul Elfian, Wakil Wali Kota Solok Reinier, Ketua DPRD Yutris Can, Wakapolres Solok Kota Kompol Sumintak, Dandim 0309 Solok, Kajari Solok serta Forkompimda seperti Ketua LKAAM Rusli Khatib Sulaiman, Bundo kandung Milda Murniati dan Ketua MUI Afrizal Thaib. Ikut hadir dalam kesempatan tersebut, Wakil Direktur RSU Solok Elfahmi.

Dalam paparannya, Wali Kota Solok Zul Elfian mengatakan pihaknya mendukung penuh proses hukum yang sedang berjalan terhadap Fiera Lovita. Zul Elfian menyatakan Kota Solok merupakan daerah yang aman, kondusif dan menjunjung tinggi falsafah Minangkabau, Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah.

“Kota Solok telah menjadi perbincangan nasional. Namun sebagai daerah yang dianggap tidak aman dan kondusif. Hal itu membuat gejolak sosial di masyarakat. Masyarakat Kota Solok sangat menghargai dan memiliki toleransi tinggi. Saya tegaskan, Kota Solok dan Kabupaten Solok adalah daerah yang aman dan kondusif,” tegas Zul Elfian.

Mengenai masih adanya cap yang masih melekat di Kota Solok sebagai daerah yang dikatakan tidak toleran, Zul Elfian menantang dokter Fiera Lovita untuk membuktikannya. Zul Elfian mempersilakan Fiera Lovita untuk pulang ke Solok.

“Silakan dokter Fiera Lovita untuk pulang. Dia aman dan terjamin. Silakan membuktikan sendiri,” ujarnya.

Wakil Wali Kota Solok Reinier menambahkan, Pemko bersama Forkompimda dan tokoh-tokoh masyarakat di Solok sangat menentang segala bentuk persekusi. Reinier juga menegaskan menentang adanya upaya politisasi terhadap pemberitaan di media massa dan media sosial terkait adanya indikasi persekusi terhadap Fiera Lovita.

“Pemko Solok bersama Forkopimda memiliki komitmen bersama untuk memberikan perlindungan terhadap warga masyarakat Kota Solok dengan berbagai upaya koordinasi lintas sektoral. Termasuk untuk membantu Satgas (Satuan Tugas) Anti Persekusi dengan melibatkan seluruh elemen. Kita mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan Polres Solok Kota dengan memberikan akses layanan informasi untuk pengaduan Anti Persekusi Kota Solok melalui Hotline di nomor 0822-8502-5050,” ujarnya.

Sementara itu Ketua DPRD Kota Solok mengatakan Pemko Solok bersama tokoh-tokoh masyarakat memdukung penuh pihak Kepolisian, untuk melakukan proses hukum penyelidikan dan penyidikan terhadap indikasi adanya terjadi persekusi. Yutris Can menyatakan agar masalah ini terang benderang, dan masyarakat Kota Solok maupun nasional harus tahu apa yang sebenarnya terjadi.

“Masyarakat Kota Solok memang merasa terganggu dengan adanya kasus ini. Namun dengan koordinasi bersama segenap unsur, baik pemerintah, tokoh masyarakat dan pihak kepolisian, masalah ini dapat segera terselesaikan. Silakan pihak kepolisian mengusut tuntas kasus dugaan persekusi ini,” ujarnya.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Solok Afrizal Thaib mengatakan pihaknya telah mengonfirmasi seluruh ormas Islam yang ada di Kota Solok, terkait kasus ini. Afrizal menyatakan tak satupun di antara mereka yang telah melakukan persekusi terhadap dr Fiera Lovita. ”Saya telah konfirmasi kepada semua ormas yang ada di kota Solok, tak satupun ada intimidasi apalagi persekusi terhadap dokter tersebut,” ujarnya.

Wakapolres Solok Kota Kompol Sumintak, mengatakan saat upaya mediasi telah dilakukan antara Polres Solok Kota,Ormas Islam dan Fiera Lovita, sang dokter sempat curhat dan mengatakan ingin pindah tugas ke Jakarta dengan alasan suaminya berdomisili di Jakarta.

Lebih lanjut dikatakan Sumintak, Polres Solok Kota telah melakukan penyelidikan dengan memeriksa 14 saksi. Menurut rencana, dokter Fiera Lovita dan dua orang yang sebelumnya mengaku dari staf Kemenpolhukam, juga akan turut diperiksa.

Sumintak juga menegaskan, hingga saat ini Tim Cyber Polres Solok Kota masih mengumpulkan bukti-bukti di dunia maya terkait kasus ini.

“Hingga saat ini 14 saksi telah diperiksa dari rencana 17 saksi. Tiga lainnya yang akan kita periksa adalah FL dan dua orang yang mengaku dari staf Kemenpolhukam. Perlu juga kita ingatkan, Tim Cyber Polres Solok Kota hingga kini tetap bekerja. Karena itu kita minta masyarakat pengguna Medsos tidak lagi mengomentari status dan menyebar ulang postingan FL,” ujarnya.

Sebelumnya, dokter Fiera Lovita mengaku dirinya diintimidasi sejumlah Ormas terkait postingan statusnya di media sosial facebook. Postingan tersebut menjadi viral dan memantik reaksi dari sejumlah Ormas Islam di Kota dan Kabupaten Solok. Ormas Islam yang salah satunya Front Pembela Islam (FPI) mendatangi RSU Solok, tempat Fiera Lovita bekerja.[metroandalas]