Sabtu, 04 Maret 2017

Beruntunglah Orang yang Memiliki Mursyid Dalam Hidupnya

Pencari Tuhan (Allah) Itu Sangat Sedikit

Kajian Tuangku Syaikh Muhammad Ali Hanafiah.

Memiliki seorang Mursyid tidak pernah bisa sengaja dicari, Ia datang kepada seseorang calon muridnya bertanda Allah yg menghendaki calon murid tersebut datang lebih cepat dan lebih dekat kepada Allah, sebab rinduNya Allah kepada murid tersebut.

Namun apabila seseorang belum menemukan Mursyid bagi dirinya didunia ini maka itupun sebuah tanda jika Allah belum merindukannya, bukankah para perindu Tuhan amat langka jumlahnya ? sebab apabila seseorang merindukan Allah, itu semata mata karena Allah sendiri telah merindukannya.

Ibarat seorang kekasih yang rindu dengan seorang kekasih maka ia akan membuat berbagai jalan dan cara agar kekasihnya segera cepat datang dihadapannya, apakah dengan mengirim surat atau bahkan ia akan mengutus seseorang untuk menjadi mak coblangnya. Begitupun Allah Sang Maha Kekasih, jika ia merindukan hamba-hambaNya maka DIA akan mengutus seorang Mursyid dalam kehidupan kita. Maka beruntunglah seseorang yang didatangi seorang Mursyid ditengah tengah kehidupan duniawinya, karena itulah tanda Allah telah merinduinya.

Dan perlu diingat tidak ada yang paling dibenci oleh iblis melainkan menyaksikan seseorang telah menemukan seorang Mursyid didalam hidupnya, seperti umat terdahulu yang telah bertemu Nabinya. Iblis akan berupaya sekuat mungkin mengerahkan segala kekuatan halusnya untuk menanam kebencian kepada Mursyid dengan bibit-bibit prasangka di diri si murid, karena iblis tahu ia mustahil untuk mempengaruhi sang Mursyid karena seorang Mursyid yang Kamil segala gerak dan perbuatannya dalam kehendak Allah. Sebab itulah prasangka-prasangka buruk selalu ditanamkan iblis hanya kepada si murid, yang diharapkan kelak akan muncul pembantahan-pembantahan atau pembangkangan diantara murid murid, sebagaimana diantara umat-umat terdahulu kepada Nabinya.

Semoga Majelis Thariqah kita selalu Allah kuatkan kasih sayang dan cinta diantara kita dan semoga Allah selalu menyertai kita semua dalam segala gerak hati dan perbuatan kita didunia ini.

Artikel terkait:

Jadilah peran dalam suatu perjuangan umat dan jangan hanya jadi penonton. Sungguh rugi diakhirnya nanti.

3 komentar

Kata "Utusan Tuhan" pada judul sebaiknya diganti, karena banyak yg menyalahartikan. Diganti, misalnya, dengan "Mursyid adalah wujud kasih sayang Tuhan bagi hambaNya.

sudah Buya, terima kasih atas teguran yg Buya sampaikan, kami sgt brharap nasehat atau koreksi untuk artikel ttg kajian tuangku yg lain