Minggu, 17 Maret 2019

Kehancuran Negeri Ini Bersumber dari Bangsa Ya'juj Ma'juj (China)

kehancuran negri bersumber dari cina

Tulisan dari Muchtar Effendi ini sangat menyentak dan membuat perasaan miris, betapa tidak Bangsa Indonesia sebuah negeri yang elok dan nyaman menjadi hancur lebur dan kacau balau oleh ulah sekelompok pendatang dari negara yang oleh beberapa ulama di katakan sebagai Bangsa Ya'juj Ma'juj. Terlebih saat ini pemimpin kita adalah bagian dari mereka atau lebih tepatnya berpihak kepada kepentingan mereka, sehingga dengan leluasa mencengkramkan kukunya untuk menghabisi sumber daya negeri ini untuk di nikmati oleh golongan mereka saja, sehingga terbuktilah apa yang dikatakan dalam Al-Quran bahwa mereka akan membuat kerusakan dimana saja mereka berada.

China adalah biang kerok kerusakan bangsa ini, begitulah kira-kira kesimpulan tulisan yang mendalam ini, mereka adalah pemecah belah persatuan, rasis dan licik.

Tulisan Muchtar Effendi (GROUP KAHMI UNY);

Mereka mengatakan status-status saya kampungan dan rasis!..
sekarang coba simak

Kalau CINA KORUP Dan menindas pribumi itu biasa. Kalau pribumi menentang korupsi dan penindasan cina itu SARA!

Rezim Cina penindas menggunakan cara-cara kolonial Belanda untuk meredam perlawanan Rakyat Pribumi, Belanda menjuluki rakyat pribumi yang melawan Penjajahan sebagai ekstrimis dan pengacau. Kalau Rezim Cina menuduh rakyat pribumi Yang Menentang Disebutnya rasis/sara,

Kolonial Belanda mengadu domba rakyat Pribumi dengan memecah belah, menyuap sebagian pribumi. Rezim Cina juga sama. Bahkan dibantu opini media, Perlakuan rasis/sara di hampir semua perusahan cina adalah biasa. Pribumi yang menentangnya di cap SARA/Rasis. Adilkah ini?

99% bandar narkoba perusak generasi muda Pribumi adalah orang CINA. Yang ditangkap dan dihukum berat pengedar teri dan pengguna yang 99% Rakyat Pribumi.

Koruptor BLBI merugikan 700 triliun 99% adalah bankir CINA dan tidak disentuh hukum 99.99% korban korupsi BLBI rakyat Pribumi. Rasiskah?

99.99% pelaku transfer pricing yang merugikan negara puluhan triliun rupiah /tahun adalah orang cina. Korbannya 100% rakyat indonesia. Rasiskah?

99% bandar judi online, togel, dan sejenisnya adalah orang cina. Pemain judi yang menjadi korban judi online dan togel 99% adalah pribumi. Rasiskah ??

Pemilik karaoke, diskotek, bar, cafe, prostitusi di kawasan Kota perusak moral adalah cina. > 60% konsumennya adalah pribumi. Rasiskah?

90% pelaku suap ke pejabat2 RI adalah cina. 99% koruptor yg ditangkap adalah pribumi. Rakyat menggugat diskiriminasi KPK. Rasiskah?

99% perusak hutan dan lingkungan Indonesia adalah Cina. Korbannya adalah rakyat dan negara Indonesia. Rakyat memprotesnya. Rasiskah?

90% pemilik HPH dan perkebunan swasta besar penguasa 9 juta hektar tanah Indonesia adalah Cina. Rakyat protes gigit jari. Rasiskah?

90% perusak negara ini dari dulu hingga hari ini adalah orang Cina seperti Ahok dan sejenisnya. Pribumi bangkit melawan Cina. Rasiskah?

90% pemilik Media Televisi penghancur karakter bangsa adalah orang Cina. Rakyat pribumi menggugatnya. Rasiskah?

Penyebar budaya suap/korupsi di Indonesia adalah orang Cina Suap/korupsi adalah budaya Cina ribuan tahun Pribumi jadi korbannya. Sara?

Wahai penguasa yang masih WARAS OTAKNYA Wahai penguasa PIARAAN PENJILAT CINA Inilah suara pribumi tertindas untuk orang-orang CINA, ahok dan sejenisnya!

Negeri ini milik pribumi Merdeka dengan Bertaruhkan darah nyawa Dan air mata! pribumi Tak rela dirampok Cina korup arogan penindas rasis Lawan!

MARI KITA UJI, PRIBUMI ATAU ETNIS CINA YANG LEBIH RASIS

Apakah ada pribumi yang marah atau menuduh kwik kian gie sebagai koruptor dan rasis? Tidak ada!

Apakah ada pribumi yang tidak mengagumi Rudi Hartono atau Liem Swie King? Tidak ada!

Adakah pribumi yang memaki maki Alvin Lie atau Sofyan Tan ? Tidak ada!

Apakah ada pribumi yang membenci Felix Siauw ? Tidak ada!

Coba lihat Salim Grup, Sinar Mas Grup, apalagi Gemala Grup. Salim, Eka Tijpta, Yusuf Wanandi sangat rasis pada pribumi Apakah ada pribumi menuduh Teddy Permadi Rahamat rasis ? Tidak ada! Pemilik Salim, Gemala, Sinarmas Grup sejak berdiri sampai hari ini TIDAK memperlakukan sama pribumi dan non pribumi, Ini Yang Sebetulnya Sangat rasis!

Beda dengan ASTRA Grup, tidak ada pribumi apalagi islam jadi General Manager, Kadiv, VIP terlebih direksi di Sinarmas, Salim, Gemala Grup dan Lain2.

Kesimpulannya, pribumi sebagai mayoritas menerima sepenuhnya orang cina menjadi bagian dari bangsa Indonesia. Tapi mayoritas Cina sebaliknya!

Salahkah Bila Pribumi melawan penindasan?

Bung Hatta Pernah Bilang: Lebih Baik Indonesia Tenggelam Ke Dasar Lautan Dari Pada Jadi Embel-embel Bangsa Lain!!

Ayo Lawan Rasisme!!!

Selanjutnya Baca:

Jadilah peran dalam suatu perjuangan umat dan jangan hanya jadi penonton, sungguh rugi diakhirnya nanti.