Minggu, 03 Desember 2017

Keluarga Ustadz Abdul Somad - Tuan Syeikh Silau Laut Ulama Besar Kakek Abdul Somad LC MA

Keluarga Ustadz Abdul Somad - Tuan Syeikh Silau Laut Ulama Besar Kakek Abdul Somad LC MA

keluarga ustadz abdul somad

Ternyata Ustadz Abdul Somad seorang keturunan ulama besar, terlahir dan tumbuh dibawah asuhan keluarga yang taat dan sholeh. Kakek beliau seorang ulama yang sangat disegani, ulama sufi yang beraliran tareqat Syattariyah. 

Pantas saja Ustadz abdul somad begitu garang sekaligus santun dan berisi dalam setiap penyampaian dan tausiyahnya, hal ini mungkin dikarenakan darah kakeknya Tuan Syeikh Silau laut yang mengalir dalam dirinya.

Berikut penjelasan yang kami dapat dari akun Ulong Alex

TUAN SYECH SILAU LAUT
(KAKEK USTADZ ABDUL SOMAD, LC, MA)

Syekh Abdul Rahman Silau atau lebih dikenal sebagai Syekh Silau Laut adalah putera dari pasangan Nahkoda Alang yang berasal dari Rao (ayah) dan Andak Siret (ibu) yang berasal dari Batubara.

Ia berguru antara lain kepada Tuan Baqi dari Langkat kemudian melanjutkan ke Kedah, Kelantan, dan Pattani sebelum akhirnya menuntut ilmu ke Makkah selama tujuh tahun. Di Makkah beliau berguru kepada Syekh Daud Fathoni seorang ulama Tareqat Syattariah. 

Seusai menamatkan pelajarannya di Mekkah beliau kembali ke Sumatera dan mengembangkan Tareqat Syattariah di daerah Silau Laut hingga wafat pada 2 Jumadil Awal 1360 H atau 28 Februari 1941, dalam usia 125 tahun. Ia dimakamkan di desa Silau Laut. Di dekat makamnya juga terdapat makam sang istri yang bernama Hj. Maryam dan dua anaknya yaitu Syekh H. Muhammad Ali dan H. Abdul Latief.

Semasa hidupnya beliau tampaknya merupakan tokoh yang dihormati tidak saja oleh anggota jamaah Syattariah saja, bahkan para bangsawan Serdang maupun Asahan memberi perlakuan khusus terhadap beliau. Wujud dari perhatian para penguasa Asahan dan Serdang itu antara lain berupa pembuatan jalan menuju kompleks Tareqat Syattariah pimpinan Syekh Silau Laut. Awalnya adalah jalan setapak yang dirintis oleh Sultan Asahan yang kemudian diperlebar dan diperkeras atas bantuan Sultan Serdang.

Riwayat lengkap Syech Silau Laut baca di:

Komentar ustadz Abdul Somad tentang Syech Silau Laut kami shot disalah satu blog:


Video pernyataan UAS tentang silsilah nasab keluarganya yang mana beliau mengatakan bahwa Tuan Syekh Silau adalah kakeknya;


Artikel Berikut:

Selasa, 28 November 2017

Jendral Gatot dan Prabowo Diusung PKS GERINDRA Sebagai Calon Presiden 2019

Jendral Gatot dan Prabowo Diusung PKS GERINDRA Sebagai Calon Presiden 2019

pasangan gatot prabowo 2019

HEBAT! Pada Pemilu 2019 nanti PKS bakal mengusung Jendral Gatot Nurmantyo sebagai calon presiden RI, Sedangkan Gerindra akan mengusung Prabowo Subianto. Dua " Harimau " NKRI ini di yakini mampu membawa Indonesia kembali kejalan yang benar setelah saat ini hancur lebur salah arah karena tersesat jalan.

Salah satu kesesatan atau masalah republik yang urgen saat ini adalah puluhan ribu atau bahkan jutaan " Pendatang haram " dari China yang masuk ke Indonesia dan langsung punya KTP. KTP palsu yang diyakini  pada saat pemuli 2019 nanti akan mereka gunakan untuk memenangkan calon presiden yang pro China (Komunis).

Jika nanti pasangan " Macan Asia " Jendral Gatot dan Prabowo terwujud maka merekalah yang diharapkan oleh seluruh warga NKRI untuk dapat menyelesaikan masalah ini, mengusir pendatang ilegal dari China yang telah " Mencuri " hak WNI untuk mendapatkan pekerjaan. Diyakini Pasangan Gatot Prabowo bisa menuntaskan masalah ini karena latar belakang mereka yang tegas dan pro rakyat. 

Diambil dari Demokrasi.co;
Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera menegaskan kalau partainya tetap bersama dengan Partai Gerindra hingga Pemilu 2019 mendatang. Kedua partai tersebut terus membahas bersama untuk menemukan pasangan calon presiden dan wakil presiden terbaik yang bakal diusung dalam Pilpres 2019.

“Pilpres 2019 kan masih panjang. Tapi yang jelas PKS dengan sekutu Gerindra, akan membicarakan terus (pasangan calon yang bakal diusung),” kata Mardani, di Jakarta beberapa waktu lalu.

Seperti diketahui, Gerindra telah menggadang-gadang Ketua Umumnya, Prabowo Subianto sebagai calon presiden. Sementara PKS disebut bakal mengusung Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo sebagai calon potensial untuk diusung pada Pilpres 2019. Terlebih lagi, Jenderal Gatot bakal memasuki masa pensiun pada Maret 2018 mendatang.

Menanggapi kabar tersebut, Mardani tak menampik soal pencalonan dua tokoh bangsa itu. Menurut dia, masyarakat Indonesia sudah cerdas dengan tidak lagi melihat latar belakang identitas calon presiden melainkan lebih kepada aspek kemampuan si calon untuk membawa perubahan bangsa ke arah yang lebih baik.

“Publik sudah cerdas, tidak harus mana sipil dan militer. Sekarang ini yang penting, siapa yang mampu men-delivery, mengeksekusi (kebijakan) dan meningkatkan kapasitas bangsa, maka itu yang terbaik,” pungkas Mardani.

Senin, 27 November 2017

Pendapat Ustadz Felix Siauw Tentang Maulid Nabi Muhammad SAW

Pendapat Ustadz Felix Siauw Tentang Maulid Nabi Muhammad SAW

mauli nabi menurut ustadz felix

TWEET USTADZ FELIX SIAUW TENTANG MAULID

Minggu, 26 November 2017

Nasehat Wali Qhutub Syeikh Abdul Qadir Jailani "Jika Bertemu dengan Orang kafir ..."

Nasehat Wali Qhutub Syeikh Abdul Qadir Jailani "Jika Bertemu dengan Orang kafir ..."

nasehat syeikh abdul qadir jailani

Nasihat Shultonul Awliya Syeikh Abdul Qadir Al-Jailani.

Jika engkau bertemu dengan seseorang, maka yakinilah bahwa dia lebih baik darimu.
Ucapkan dalam hatimu:
"Mungkin kedudukannya di sisi Allah jauh lebih baik dan lebih tinggi dariku."

Sabtu, 25 November 2017

Peringatan Maulid Nabi Muhammad di Arab Saudi Jadi Hari Libur Nasional

Peringatan Maulid Nabi Muhammad di Arab Saudi Jadi Hari Libur Nasional


Arab Saudi Rayakan Maulid Nabi.

Pada tahun ini, untuk pertama kalinya Pemerintah Kerajaan Saudi Arabia secera resmi menetapkan Maulid Nabi Muhammad SAW 1439 H sebagai Hari Libur Nasional. 

Insya Allah pada tahun ini Maulid Nabi akan jatuh pada tanggal 12 Rabiul Awwal 1439 H yang bertepatan dengan 30 Nopember 2017. Pengumuman ini disampaikan agar warga Saudi dapat bersukacita dalam menyambut hari lahirnya Rasulullah SAW setelah sebelumnya peringatan Maulid Nabi sempat dinyatakan terlarang.

Menurut Keputusan dari Dewan Ilmu dan Fatwa Republik Arab Mesir, peringatan maulid Nabi Muhammad SAW adalah bukanlah hal yang terlarang namun yang mulia dan patut dilestarikan. Karena dengan memperingati kelahiran Sang Pembawa Risalah Agung ini mampu menumbuhkan cinta kepada Rasulullah SAW. Dimana jika telah tumbuh benih-benih cinta tersebut, maka akan lebih bersemangat kita untuk meneladani perjalanan hidupnya yang penuh kemuliaan dan menjalankan sunnah-sunnahnya. 

Hal ini juga telah dijelaskan panjang lebar berikut dengan argumentasi ilmiah oleh Abuya Sayyid Muhammad bin Alwi Al-Maliki Al-Hasani dalam kitab “Haula Ihtifal bi Dzikri Maulid Nabawi asy-Syarif.

Sebagaimana diberitakan bahwa Kerajaan Saudi semenjak dipimpin oleh Raja Salman, Saudi Arabia yang menganut sistem pemerintahan monarki ini lebih moderat dalam berbagai kebijakan. Seperti membolehkan wanita untuk menyetir mobil, memecat ratusan ulama radikal. Dan kabar terakhir sejak adalah ditetapkannya Hari Maulid Nabi ini sebagai Hari Libur Nasional.

Peringatan Maulid Nabi sendiri sudah dicontohkan Raja Salman bin Abdul Aziz al-Saud pengganti Raja Abdullah bin Abdul Aziz al-Saud pada 23 Januari 2015 ini sejak setahun silam. Dimana
telah tersebar video Raja yang belum lama ini berkunjung ke Indonesia membaca Maulid bersama Habib Ali Al-Jufri dalam laman youtube . Dan dengan diresmikannya Maulid Nabi sebagai hari libur nasional, maka warga Saudi diperbolehkan secara bebas untuk melantunkan ayat suci al-Qur’an diiringi dengan membaca sirah (sejarah) Rasulullah sambil mendendangkan nasyid qosidah.

Semoga dengan peringatan kelahiran Baginda Agung Nabi Besar Muhammad SAW, mampu menjadi perekat persatuan umat islam. Dan dengan meneladani kisah perjuangan hidup beliau dan semoga kelak kita mendapatkan syafaat di akhirat kelak.

Berita “Penetapan Maulid Nabi sebagai Hari Nasional Kerajaan Saudi Arabia bisa disimak di artikel yang disarikan dari laman. [ISLAMAKTUAL.COM]


Hongkong Saja Tak Sudi dengan China, Mengapa Kalian Merangkulnya, STUPID!

Hongkong Saja Tak Sudi dengan China, Mengapa Kalian Merangkulnya, STUPID!


Copas dari WNI yang berada di Hongkong dari akun Marini;

Mbak nur ..saya jg 6 tahun di hongkong 3 tahun di taiwan dan 5 tahun di macau.dan 3 negara yg saya kunjungi pun sama sama cina dan bermata sipit..pertanyaan yg sama mengapa mrk sangat anti cina ?
Ustadz Abdul Somad LC MA Dimata Salafi Ustadz Maaher At-Thuwailibi

Ustadz Abdul Somad LC MA Dimata Salafi Ustadz Maaher At-Thuwailibi

Ustadz somad dimata salafi

Oleh: Ustadz Maaher At-Thuwailibi ( Salafi Moderat )

Tak ditampik, kami BERBEDA dengan Ustad Abdus Shomad. Ustadz kelahiran medan yang satu ini, dalam hal teologi ia menganut konsep Abul Hasan Al-Asy’ari. sedangkan kami menganut konsep Imam Ibnu Taimiyyah.

Fiqih beliau merujuk pada Mazhab Syafi’i, sedangkan kami bisa dibilang cenderung pada mazhab Hanbali. Namun, kami memegang prinsip BERBEDA TIDAK MESTI BERPECAH. Karena perbedaan adalah rahmat, perpecahan adalah azab.

Bila beliau menganut tasawwuf Al-Ghazali, maka kami condong pada Ibnul Qayyim Al-Jauzi. Perbedaan adalah fitroh, perpecahan adalah keinginan iblis. Jadi, kalau ada orang yang suka memecah belah ummat, maka ketahuilah bahwa dia BERMULAZAMAH DENGAN IBLIS.

Sepanjang kami mengenal Ustad Abdus Shomad dan membangun komunikasi dengan beliau, kami dapati ia adalah seorang murabbi yang tawadhu’ (rendah hati). mulai dari awal ketemu sampai duduk bersama dalam satu mobil, nyaris beliau tak berbicara kecuali hanya satu dua patah kata yang bisa di hitung dengan jari. kami sempat bingung, Ustad Abdus Shomad ini kenapa kok pendiam sekali..tidak seperti saat berceramah. Benar-benar bersahaja, sederhana, dan tidak banyak bicara. baik saat bersama kami maupun saat bersama mertua kami.

Kerendahan hati begitu tampak pada diri beliau. ada teladan akhlaq yang terpancar dari kepribadiannya. Ini yang kami lihat sendiri dengan DUA MATA KEPALA KAMI dari diri beliau wala nuzakki ‘alallahi ahada... meski kadang beliau tak jarang membuat bibir kami nyengir dan tertawa dengan lawakannya yang cetar membahana.

Satu hal yang membuat ruang hati kami berbunga karena bahagia, adalah ketika jubah saudi dan baju koko pemberian kami langsung di pakainya saat mengisi tabligh akbar di masjid kami yang alhamdulillah cukup membuat macet jalanan dan komplek perumahan karena dihadiri 3000-an orang -lelaki & wanita-.

Tak sedikitpun beliau mengeluh “kekecilan” atau “kebesaran” atas pemberian. kami pun berterimakasih padanya atas buku-buku karyanya yang beliau hadiahkan kepada kami berikut beberapa jilid Kitab Mazhab Maliki dari mesir yang sedang dalam perjalanan/pengiriman.
Semoga Allah Ta’ala membalas beliau dengan kebaikan yang berlipat, mematikan beliau dalam keadaan husnul khotimah, dan mengumpulkan kami di jannah-Nya. Aamiin.

( Sumber foto: Fanspage Ustadz Maaher )


Jumat, 24 November 2017

Mengenal MUSLIM LOYALTY Transaksi Digital Berkonsep Islami - Berbagi Untuk Bersatu

Mengenal MUSLIM LOYALTY Transaksi Digital Berkonsep Islami - Berbagi Untuk Bersatu

aplikasi muslim loyalti

Muslim Loyalty merupakan program aplikasi smart transaksi, cara pintar untuk bisnis dan transaksi dengan menggunakan teknologi digital yang selangkah lebih maju dibandingkan aplikasi sejenisnya, baik dari ke efektifan maupun dari sisi keuntungan yang diterima penjual atau pembeli, dengan konsep BERBAGI UNTUK BERSATU.

MUSLIM LOYALTY menawarkan kepada penjual atau pembeli untuk menciptakan cara bisnis yang sehat dan memiliki pasar yang adil, jujur serta saling berbagi demi terciptanya keuntungan yang penuh berkah, sebagai dasar untuk membangun sebuah sistem ekonomi yang pernah dilakukan Nabi Besar Muhammad SAW di pasar Madinah.

Keanggotaan Muslim Loyalty disebut sebagai SAHABAT MULTY dan sahabat tidak hanya sebagai pembeli yang aktif, namun ia mesti mampu juga menjadi penjual yang aktif, artinya, setiap sahabat berpeluang menjadi pembeli dan juga menjadi penjual dengan adanya Toko online yang diberi kepada setiap orang yang tergabung dalam aplikasi Muslim Loyalty.

Muslim Loyalty menyediakan setiap sahabat satu unit toko on line yang memiliki dua cara transaksi yaitu, cara bayar dengan Poin, menggunakan jasa KURIR. Kemudian cara bayar cash di tempat atau disebut juga dengan CASH.

Setiap sahabat Multy yang menjual produk atau jasa, wajib mengedepankan kejujuran serta berbagi keuntungan atau profit sesuai dengan kemampuannya masing2 tanpa ditentukan oleh sistem Muslim Loyalty, dengan cara memberikan cashback disetiap produk yang akan dijual.

Cashback yang diberi pedagang Multy hanya dalam bentuk poin, yang disebut POIN CASHBACK, dan pedagang punya kewajiban mencantumkan nilai poin cashback disetiap produk yang akan dijual dalam aplikasi Multy.

Sahabat yang membeli produk di toko online dengan menggunakan jasa kurir, sistem pembayarannya hanya menggunakan poin. Disarankan, penggunaan cara Kurir hanya untuk menjual produk yang akan dikirim ke luar daerah saja tanpa dibutuhkan bertemu langsung antara penjual dan pembeli.

Bagi sahabat yang memilih cara transaksi CASH pembayarannya hanya dengan mata uang rupiah di tempat, dan nilai poin cashbacknya akan ditarik dengan menggunakan QR CODE yang akan muncul di layar HP si penjual, kemudian dapat di scan oleh HP si pembeli.

Poin dalam aplikasi Muslim Loyalty bernilai Rp 1000,-/poin, dapat dibeli (top up) dan dapat ditukar kembali dengan mata uang rupiah didalam menu Penukaran Poin, tetapi penukaran poin Cashback diatas 1000 poin hanya dapat ditukar dalam bentuk emas.

Setiap poin cashback akan terbagi secara otomatis masuk ke dalam saldo Cashback sahabat yang menjadi upline dari sahabat yang bertransaksi di aplikasi Multy.

Pembagian cash back para sahabat dalam program Muslim Loyalty sebagai berikut ; untuk sahabat pembeli sendiri atau yang berbelanja langsung, dia berhak mendapatkan 25 % dari nilai cash back yang diberi toko atau penjual. Setiap sahabat yang mensponsori orang bergabung menjadi sahabat Multy maka ia berhak mendapat 20% dari setiap nilai Cashback yg diterima oleh orang telah disponsorinya, hingga tiga level dibawahnya sahabat tsb masih mendapatkan 20%. Oleh karena setiap pendaftaran sahabat baru wajib memakai ID sahabat yg telah terdaftar, agar ada ketersambungan dan ikatan dalam sistem Multy sekaligus menjaga keamanan dan kenyamanan dalam bertransaksi.

Semua skema dan program yang tersebut diatas bertujuan untuk meningkatkan mutu ekonomi ummat yang berlandaskan kejujuran dan semangat berbagi terhadap sesama, demi kesuksesan dan kesejahteraan bersama mewujudkan sebuah persatuan dan ukhwah yang kokoh dikalangan ummat muslim indonesia.


MUSLIM LOYALTY, Gerakan Ekonomi Umat dengan Aplikasi Belanja Muslim

MUSLIM LOYALTY, Gerakan Ekonomi Umat dengan Aplikasi Belanja Muslim


Louncing aplikasi UB Universal Business (Muslim Loyalty)

SAATNYA EKONOMI MUSLIM BANGKIT. setelah melalui banyak pertimbangan dengan pakar IT serta didukung oleh para Ulama dan Habaib , maka dengan ini akhirnya UB akan dikembalikan kepada nama awal program ini dibuat yakni MUSLIM LOYALTY, dengan bertujuan "Berbagi untuk Bersatu", InsyaAllah tim IT kita sudah mempersiapkan segala aspek keamanan dan memperkuat backup data semaksimal mungkin, serta terus meningkatkan kinerja aplikasi.

Dalam membangun persatuan ummat tidak dapat mengedepankan pemikiran dan pendapat masing-masing, bahkan kita ketahui dalam penafsiran ayat serta memahami dalil kita masih banyak menemukan perbedaan. Jika kita masih mencoba utk menyatukan ummat degan pemahaman atau penafsiran kita masing-masing, jangan heran akan timbul geseka-gesekan ditengah-gesekan kehidupan ummat.

Ada 3 hal yang akan membuat ummat bersatu;
yakni 3 RASA KETIDAKADILAN, yakni ; ketidakadilan dalam Hukum, ketidakadilan dalam bernegara, dan ketidakadilan dalam perekonomian.

Ketiga hal itu jika disinggung akan membangkitkan semangat bersatu kita dalam beragama. Dewasa ini ummat Islam di Indonesia sudah mulai menyadari tiga hal tsb, sehingga sudah mulai lahir pergerakan dibidang hukum dan politik, gerakan dakwah melalui media sosial, bahkan gerakan ekonomi untuk ummat. Tetapi, khususnya digerakan ekonomi kita masih sangat ketergantungan degan infak, sedeqah dan zakat ummat, memang hal tersebut diajarkan bahkan diwajibkan kepada muslim untuk diterapkan dalam kehidupannya, namun faktanya masih saja sebagian ummat merasa belum wajib melaksanakannya dengan alasan belum mampu.

Maka kehadiran Muslim Loyalty merupakan bagian sebuah gerakan ekonomi tanpa ada alasan “sekat-sekat” ketidakmampuan, karena Muslim Loyalty bukan meminta sedeqah, infak dan zakat ummat, tetapi meminta sesuatu yang pasti ummat mampu melakukannya, yaitu BERBELANJA.

Bukankah berbelanja adalah “pekerjaan wajib” kita selagi masih hidup didunia ini ? tidak melihat miskin dan kaya, semua manusia pasti akan berbelanja, paling tidak utk kebutuhan pokoknya masing-masing. Dengan kebesaran dan Rahman serta Rahimnya Allah SWT.

MUSLIM LOYALTY hadir mengajak ummat untuk menciptakan pasar sendiri sebagaimana Rasulullah SAW dengan para sahabat menciptakan sebuah pasar di Madinah yang penuh kejujuran dan berbagi satu sama lain, kemudian daripadanya kita ketahui betapa maju dan kaya Islam saat itu.

MUSLIM LOYALTY merupakan pasar kita , pasarnya Muslim, yakni PASAR MADINAH ONLINE, disini mengedepankan kejujuran dan berbagi dalam semangat kekeluargaan demi persatuan ummat yang benar-benar utuh, tanpa melihat perbedaan lagi. Karena sudah saatnya kita bersatu dalam gerakan ekonomi, membuat ummat islam itu tidak lagi bergantung bahkan diperbudak oleh sistem perekonomian Dajjal.

Para sahabat, sudah saatnya kita menentukan status kita, putih atau hitam, tidak ada lagi wilayah abu-abu, dengan ini kita memilih status yang tegas dan jelas untuk membangun ekonomi islam degan salah satunya dalam identitas sebagai user MUSLIM LOYALTY atau disingkat MULTY yang keanggotaannya disebut SAHABAT MULTY.

Mari kita bersama sama ciptakan pasar sendiri tanpa batas jarak dan ruang, ciptakan kembali Pasar Madinah sebagai pondasi dasar kekuatan ummat dalam meningkatkan perekonomian keluarga, bangsa dan agama, InsyaAllah!

Demikianlah info ini saya sampaikan kepada para sahabat semoga Allah SWT selalu meridhoi serta menghidupkan semangat dan gairah utk membangkitkan perekonomian Islam di Negara dan bangsa kita Indonesia,..amin ya Allah.

Muslim loyalty dikelola oleh yayasan bukan milik perorangan sehingga segala hasil akan dikembalikan untuk umat.

Kubah Nabawi merupakan simbol Pemimpin dan Junjungan kita Nabi besar Muhammad SAW, kata LOYALTY mengisyaratkan sebuah kesetiaan kita untuk mengikuti sunnah dan melanjutkan perjuangan beliau.

Simbol bola bumi dibawah kubah, mengisyaratkan jika sunnah dan ajaran-ajaran Baginda Rasulullah SAW menjadi tempat bernaungnya dunia dan menciptakan dunia dalam tatanan Islam yang Rahmatan lil'alamin.

Apliksi dapat didownload di playstore.

Pendaftaran gratis!

Download: Muslim Loyalti



Jika ada pertanyaan silahkan hubungi kami di: 081266300242 ( Sukirno Abdullah )


Ahokers Berkedok Sunnah, Salafi Disusupi Ahoker Pemecah Belah Umat

Ahokers Berkedok Sunnah, Salafi Disusupi Ahoker Pemecah Belah Umat

admin fanspage hadis shahih ahoker

AKHIRNYA MENGAKU, TERNYATA FAN PAGE “SALAFI” BERNAMA “KOALISI UMMAT ISLAM” ADALAH AHOKERS.

Setelah “terciduk” dan beberapa kali sempat mengecoh ummat, akhirnya halaman Fan Page “Salafi” bernama “KOALISI UMMAT ISLAM” milik Redo Setyawan mengaku sebagai Ahokers. Silahkan lihat pengakuannya pada gambar di bawah ini dengan cermat.

CATAT: Redo Setyawan adalah sahabat dekat Erwin Pandu Pratama (yang di duga kuat sebagai salah satu admin halaman Fan Page “HADIS SHAHIH” dan “POSTER SUNNAH”) sebagaimana pengakuan Redo sendiri di FP “KOALISI UMMAT ISLAM” miliknya.

Ok, kita TIDAK MENUDUH ERWIN. karena menuduh orang sembarangan adalah suatu DOSA & KEFASIKAN. tapi bertanya boleh dong?

1. Siapa admin yang di keluarkan dari tim admin itu? Kalau anda sembunyikan, berarti anda sedang berdusta. Karena dusta adalah ibadah bagi kaum AHOKERS.

2.  Anda mengatakan, “Tim admin yang tersisa saat ini bukanlah admin Fan Page “HADIS SHAHIH”, “ITTIBA RASULULLAH”, dan “POSTER SUNNAH”.

Saya jawab: Ya betul. Karena admin Fan Page “Hadis Shahih”, “Ittiba Rasulullah”, dan “Poster Sunnah” itulah ADMIN YANG DIKELUARKAN DARI Fan Page “KOALISI ISLAM” milik anda. (di duga kuat dialah Erwin Pandu Pratama, semoga dugaan kami salah.)

3.  Anda mengatakan bahwa halaman Fan Page “KOALISI UMMAT SLAM”, “JUST ISLAM”, “VidGram Sunnah”, dan “KitaKata” yang anda kelola tidak ada hubungannya dengan halaman Fan Page “HADIS SHAHIH” dan “POSTER SUNNAH” dan anda mengaku bukan Ahokers.

Pertanyaannya: mengapa saat Fan Page yang anda kelola (“KOALISI ISLAM” dan “JUST ISLAM”) membagikan tulisan seorang timses Ahok bernama YUSUF MUHAMMAD yang memojokkan dan menghina Ustad Abdus Shomad BISA BERBARENGAN WAKTUNYA dengan Fan Page “HADIS SHAHIH” dan “POSTER SUNNAH” ??? sama-sama membagikan atau men-Share postingan Ahokers dalam waktu yang sama bahkan detiknya pun sama. Itu menunjukkan bahwa  salah satu admin Fan Page yang anda kelola (“KOALISI UMAT ISLAM” dan “JUST ISLAM”) adalah admin Fan Page “HADIS SHAHIH” dan Fan Page “POSTER SUNNAH” juga. Semoga bukan Erwin Pandu Pratama orangnya.

#WASPADA AHOKERS BEREDOK SUNNAH!

Oleh: Ustadz Maaher At-Thuwailibi




Kamis, 23 November 2017

Kontroversi Ustadz Abdul Somad LC MA, Ustadz Zaman Now!

Kontroversi Ustadz Abdul Somad LC MA, Ustadz Zaman Now!

kontroversi ustadz abdul somad, ustadz zaman now

Abdul Somad, USTADZ JAMAN NOW....!!
Dari pelosok ke pelosok berda'wah, hingga merambah di perkotaan dan di kenal luas sudah , karena begitu tawadhu’ walau Ilmunya begitu luas tetap sederhana walau kadang di lingkungan kalangan mewah, tegas terarah dalam mencerahkan sehingga ummat gampang mencerna paham.

Ulama yang rendah hati, penuh dengan kesederhanaan, sama seperti orang-orang kampung kebanyakan yang kita lihat.

Namun Kecerdasannya, Pemahamannya, Ilmu Agamanya, Al Quran, Hadist yang ia dalami akan menggetarkan siapapun yang mendengarkan pemaparannya disaat dia berada diatas podium/mimbar.
Selalu ada guyonan yang berkelas dalam setiap ceramahnya, bukan guyonan garing tanpa ilmu.

Logat melayu dan suara nyaringnya membalut diksinya yg gamblang, detail dan argumentatif, tegas, toleran dlm fiqih. Ustadz kelahiran Medan 1977 ini berpndidikan S1 Al-Azhar Mesir dan S2 Marokko adalah seorang dosen Bahasa Arab dan Tafsir.

Umat kini membutuhkan ulama atau kiyai macam dia tuh! Bukan macam beberapa tokoh yang terseret fanatisme golongan, hingga ikut-ikutan bersama pihak luar menyudutkan sesama muslim hanya karena tak sepaham.

Beliau tanpa tedeng aling-aling mengaku penganut madzhab Syafi'i dalam fiqih, membela tradisi amalan tahlil dan yasinan dengan argumen syar'iy dan tarbawiy kuat, tapi jika bicara perjuangan, baginya Islam hanya satu. Semua gerakan dakwah Islam, dlm koridor Aswaja...

Mengapa beliau beda, karena dua hal: mutsaqqaful fikri dan zakiyyun nafsi.. pinter otaknya dan bersih hatinya sekaligus.

Pinter tapi kotor hanya menciptakan sampah pemikiran; bersih tapi bodoh tak pernah memberi cahaya kepahaman..

Berani menolak permintaan presiden, kalau mau di bandingkan dengan kyai-kiyai sebelah sana..maka akan jauh panggang dari api. Kyai sana malah berSedia tergopoh-gopoh menemui presidennya ketika dipanggil. Walaupun ada jadwal pengajian dengan umat, mereka bisa tinggalkan karena negara memanggil...yaitu presiden. Namun bagI ustadz Abdul somad, rakyat-LAH YANG HARUS DITEMUI.

Satu orang presiden yang beliau temui, bisa mengecewakan ribuan umat yang sudah menunggu kedatangannya. Dan beliau lebih mementingkan ribuan umat dari pada bertemu dengan presiden. Toh sama-sama manusia, sebiji dengan ribuan biji tentu akan lebih bermanfaat karena bukan ketenaran yang dicari tapi menebar manfaat sebanyak-banyaknya.

Semoga Allah SWT senantiasa menjagamu wahai ustadz yang Insya Allah dicintai ummat. ghirrah da'wah engkau adalah inspirasi bagi yang lain bahwa ilmu benar"membuat kedudukan dan kemulyaan bagi hamba yang ikhlas.

Salam hormat dan terima kasih wahai ustadz Somad, kami sangat bersyukur dengan adanya ustadz yang all out mengajar dan mengajak ummat selalu merindukan kasih sayang Allah SWT.

Jika Zuhairi Misrawi Lebih Senior dari Ustadz Abdul Somad? Buktikan!

Jika Zuhairi Misrawi Lebih Senior dari Ustadz Abdul Somad? Buktikan!


Oleh: Ust. Dr. Miftah el-Banjary, MA
Penulis National Bestseller, Dosen Pascasarjana & Alumnus Prog. Doktoral di Arab League Institute Cairo Egypt.

Benar kata Imam Syafie, "Sombong terhadap orang yang menyombongkan diri itu shadaqah."

Lantaran penasaran, tadi malam saya membuka akun beranda FB Zuhairi Misrawi yang mengatakan bahwa dia lebih senior dan lebih tinggi keilmuannya ketimbang Ustadz Abdus Shamad, dan ternyata benar status itu memang benar adanya.

Secara pribadi saya tidak pernah mengenal siapa itu Zuhairi Misrawi, tapi saya pernah membaca tulisannya dan sebagai sesama seorang penulis saya tidak menemukan pemikiran yang baru dan mengagumkan dari buah pemikiran tulisan-tulisannya. Tidak ada yang istimewa. Biasa-biasa saja.
Jika Zuhairi Misrawi pernah menulis beberapa buku, lalu merasa sombong, maka berangkat dari kata Imam Syafie, saya juga sudah menulis lebih dari 10 buku dan diantaranya National Best Seller di salah satu penerbit ternama di negeri ini.

Dan mari bandingkan dengan ustadz Abdus Shamad beliau juga banyak menulis buku tentang permasalah-permasalahan Bahtsul Masail yang banyak memberikan pencerahan dan jawaban atas banyak problematika ke-umatan.

Seharusnya sebagai para cendekiawan muda tidaklah arif berkomentar "nyinyir" seperti itu.
Mengapa harus saya katakan seperti ini? Tentu kita tidak ingin melihat kesombongan menguasai diri setiap pribadi orang yang harusnya menjadi panutan umat, terlebih kita yang pernah belajar di Timur Tengah. Berikan contoh terbaik bagi umat.

Jujur saya miris melihat kecongkakan yang ditunjukan oleh seorang Zuhari Misrawi yang merasa lebih hebat dan merasa lebih senioritas dari Ustadz Abdus Shamad. Jujur, hal ini melukai hati saya dan saya yakin juga akan melukai hati kawan-kawan yang mencintai ulama yang lurus dan haq seperti Ustadz Abdus Shamad.

Secara pendidikan, Ustadz Abdus Shamad pernah belajar di Mesir, dan Zuhairi Masrawi juga pernah di Mesir (entah selesai atau tidak wallahu 'alam), tentu seharusnya tidak perlu ada yang merasa lebih.
Saya pun pun pernah belajar di negeri yang sama kurang lebih 6 tahun, sehingga saya tahu betul mana Manhaj dan keilmuan yang sesuai dengan keilmuan ulama di sana, siapa yang sesungguhnya lurus mengamalkan ilmu. Dalam hal ini, saya tegas mengatakan Ustadz Abdus Shamad adalah seorang Azhari sejati yang mendakwahkan akidah Ahlus Sunnah wal Jama'ah.

Jika menyombongkan diri terhadap orang sombong shadaqah, maka saran saya sebaiknya Zuhairi Misrawi tidak perlu membandingkan keilmuannya dengan ustadz Abdus Shamad -yang saya juga sangat mengagumi keluasan ilmu beliau- cukup saya saja yang siap beradu debat ilmu pengetahuan dengan saudara Zuhairi Misrawi.

Meski pendidikan S.2 dan S.3 saya bukan di Universitas al-Azhar, tapi saya di Universitas League Arab Institute Cairo yang juga merupakan institusi pendidikan di Mesir dan dimiliki oleh 22 negara Arab, saya pikir keilmuan Zuhairi Misrawi dalam bidang keilmuannya boleh kita bandingkan, tidak perlu membanding-bandingkan dengan ustadz Shamad dulu. Diatas langit ada langit.

Ustadz Abdus Shamad memang lebih dicintai umat dan beliau lebih populer dari seorang Zuhairi Misrawi itu memang fakta yang menyakitkan bagi seorang yang haus pujian dan sanjungan. Bagaimana tidak menyakitkan?

Ustadz Abdus Shamad yang dianggapnya yunior dan tidak pernah diperhitungkan meroket populiritas dan dikagumi keilmuannya, karena beliau memang mendakwahkan ajaran Islam yang haq dan sosoknya dirindukan oleh umat Islam Indonesia saat ini.

Sedangkan Zuhairi Misrawi yang merasa katanya pernah di Mesir justru menjadi penganut paham liberal dan menjadi kader partai Banteng yang mendukung partai pendukung penista agama.
Pembela Zuhairi Misrawi yang tidak sepakat dengan statement saya ini boleh marah, tapi tunjukkan kemarahan Anda secara elegan dan mari kita berdiskusi secara ilmiah.

Saya berstatement ini semata ingin meluruskan bahwa kesombongan haruslah dilawan dengan kesombongan yang sama. Dan saya lakukan semata-mata membela para ulama yang haq, seperti Ustadz Abdus Shamad yang juga senior saya.

Dan jangan lupa, Iblis itu pernah beribadah selama 7000 tahun dan ilmunya melebihi para malaikat. Namun, kesombongan Iblis lah yang menghinakannya dan membuat derajatnya tak lagi punya arti apa-apa.

Jika Zuhairi Misrawi merasa lebih alim dan berilmu dari ustadz Abdus Shamad buktikan Anda lebih mampu dan umat menanti Anda!