Sabtu, 11 Maret 2017

Nasehat Buya Yahya Terhadap Pengusiran Pengajian Khalid Basalamah Sidoarjo

Nasehat Buya Yahya Terhadap Pengusiran Pengajian Khalid Basalamah Sidoarjo

  banser usir khalid basalamah


Aksi pengusiran pengajian Salafi Wahabi di Sidoarjo oleh Banser mendapat dukungan dari Ulama Aswaja. Buya Yahya mengatakan bahwa ustadz yang selalu bikin onar, dikit-dikit bid'ah, dikit-dikit sesat dan selalu meremehkan amalan kelompok lain memang wajib untuk di bubarkan. Pengajian tersebut hanya akan menimbulkan keresahan kepada orang awam.

Membuat keresahan walaupun atas dasar kebaikan dalam urusan akidah ataupun urusan kilafiyah harus dihentikan, karena umat ini terutama umat yang awam sangat berbahaya sekali, hanya karena urusan sepele seperti masalah qunut, masalah sayyidina bisa berkelahi, bisa bermusuhan.

Kata Buya Yahya; Seorang yang alim, seorang yang bijak itu akan melihat keadaan umat, jangan sampai omongannya berbeda sehingga menimbulkan perpecahan dan pertikaian.

Menurut Buya Yahya lagi, seorang ustadz harus bijak menyikapi umat, dan menghargai perbedaan keyakinan dan pandangan. Jangan sampai perbedaan keyakinan dan pandangan yang masih memiliki dasar dipertentangkan atau bahkan divonis bid'ah, sesat, dan seterusnya.

Saat ada ustadz seperti itu, yang masih memaksakan dakwahnya dengan keyakinannya di mana tempat itu keyakinan masyarakatnya berbeda, terlebih kalau ada klaim paling benar dan yang lain salah, maka wajib si ustadz diturunkan. Menurut Buya Yahya, jangan sampai si Ustadz memancing keresahan masyarakat.

Buya Yahya juga mencontohkan peristiwa, perbincangan Imam Ahmad Ibn Hambal dengan muridnya.

Suatu ketika, Imam Ahmad bin Hanbal,ra bertanya pada muridnya yang datang dari Mesir. "Apa yang kamu lakukan di Mesir?"

Muridnya menjawab "Masyarakat Mesir bermadzhab Maliky dan Syafi'i. Saya berusaha mengubah mereka mengikuti madzhabmu."


Imam Ahmad seketika itu marah "Kamu yang harus belajar madzhab mereka !!! Bukan mengajak mereka pada madzhabmu. Jangan membuat keresahan di masyarakat."

Perlu sikap bijaksana dan kearifan dalam berdakwah.

"sebab ada orang nggak ngerti khilafiyah, pokoknya yang bener ini, semuanya salah. Jutaan masyarakat Indonesia ahli bid'ah. Kyainya masuk neraka.." sindir Buya Yahya

Banyak perbedaan yang tidak dipahami sebagai perbedaan dengan dasarnya masing-masing. Menurut Buya Yahya orang model begini memang suka buat gara-gara.

"Nah ini memang orang suka bikin ontran-ontran...bikin gara-gara. Orang seperti itu perlu diturunkan." tegas Buya Yahya.

Simak videonya: Buya Yahya menanggapi pengusiran pengajian khalid Basalamah Sidoarjo
Tanda Hitam Di Dahi Ciri-Ciri Orang Sholeh Atau Tanda Riya?

Tanda Hitam Di Dahi Ciri-Ciri Orang Sholeh Atau Tanda Riya?

Bangga Dengan Tanda Hitam Didahi Adalah Riya

tanda hitam di dahi riya-sholeh


Ada diantara kita yang merasa bahwa tanda atau bekas bekas sujud yang terdapat pada kening atau dahi yang berupa goresan - goresan hitam adalah sebagai ciri-ciri sebuah tanda kesholehan seseorang. Tanda atau bekas sujud yang di firmankan dalam Al-Quran sering di tafsirkan dengan tanda hitan tersebut, benarkah demikian adanya?

Selasa, 07 Maret 2017

KHALID BASALAMAH Ustadz "Kosong" Yang Digandrungi Orang-Orang Awam

KHALID BASALAMAH Ustadz "Kosong" Yang Digandrungi Orang-Orang Awam

ustadz kosong khalid basalamah

DR. Khalid Basalamah, MA seorang penceramah atau da'i bermanhaz Salafi nama keren untuk Wahabi kemaren di tolak pengajiannya di Sidoarjo Jawa Timur. Acara pengajian tersebut di bubarkan paksa oleh Banser NU, karena si penceramah yang di nilai membahayakan kesatuan dan persatuan, materi tausiyahnya yang hampir selalu menyudutkan kelompok lain, menyesatkan paham diluar Wahabi serta kajian-kajian nylenehnya yang membuat tersinggung pihak lain.

Minggu, 05 Maret 2017

Klarifikasi Banser Atas Pembubaran Paksa Kajian Ustadz Khalid Basalamah Sidoarjo

Klarifikasi Banser Atas Pembubaran Paksa Kajian Ustadz Khalid Basalamah Sidoarjo

KRONOLOGI & KLARIFIKASI BANSER

banser NU bubarkan pengajian wahabi


Perjuangan Ansor Melarang Dai Profokatif, Adu Domba Dan Menebar Kebencian

Setelah kejadian kemarin (Penolakan Ansor terhadap Penceramah Khalid Basalamah) muncul banyak isu dan berita baik di Media online dan sosial Media. Diantaranya Ansor membubarkan majlis ilmu, Ansor merusak masjid, gereja dijaga namun kegiatan ilmu sesama muslim dibubarkan dan banyak berita miring yang muncul.


Sengaja atau tidak, namun inilah gaya mereka dalam berdakwah, menyebarkan berita yang tidak sebenarnya, mendramatisir bahkan keluar dari konteks kejadian dengan tujuan menjelekkan kelompok lain dan mengambil simpati.


Maka dari itu perlu ada klarifikasi dan kronologi kejadian.

1. Yang kita tolak bukanlah majlis ilmunya sebagai bukti ketika Basalamah turun diganti ustadz lain kita tidak mempermasalahkan.

2. Saat forum mediasi oleh kapolresta antara MWC NU, Ansor, Panitia dan pengurus Masjid. Kapolresta meminta bukti rekaman / contoh ceramah Khalid Basalamah yang dianggap memprovaksi dan rentan menimbulkan konflik? Ansor sudah menyiapkan 3-video bagaimana Khalid Basalamah menelanjangi ajaran lain, menyalahkan aliran lain tanpa memahami duduk permasalah, mensyirikkan tampa perbandingan dalil, inilah yang kemudian kami anggap menjadi pokok persoalan.
Bukan perbedaan madzhabnya tapi bagaimana menghargai perbedaan. Ansor dan NU sudah terbiasa berbeda faham dengan muhammadiyah dan aliran lain yang seiman bahkan dengan agama lain namun tidak ada profokasi dan tetap hidup dengan rukun dan damai.

3. Ketika terjadi negoiasi dengan Kapolresta, panitia menyatakan bahwa yang ceramah bukan Khalid Basalamah melainkan CD rekaman. Inilah gaya mereka berbohong.
Dan ketika kita mengetahui bahwa yang berceramah adalah asli Khalid Basalamah maka Ansor merasa dibohongi. Namun kita tetap sabar. Dan tetap pada koridor negoisasi dan percaya pada pihak kepolisian.

4. Namun Apa yang terjadi? berita yang beredar dimedia kita melakukan pembubaran dan bentrok bahkan merusak masjid.
MasyaAllah, tidak ada satupun aset rumah Allah yang dirusak dan dikotori oleh Ansor Banser NU.

Justru;

5. Disaat situasi sudah tenang dan selesai karena ada kesepakatan MOU bahwa panitia akan menghentikan ceramah Khalid Basalamah serta tidak akan menaikkan mimbar lagi bahkan pengurus masjid tidak akan mengundangnya dikemudian hari. Situasi sudah tenang Ansor Banser mau pulang tiba tiba ada laporan bahwa: Ketua PAC Ansor tulangan dipukul jamaah pegajian. Dan pemukulnya sudah diamankan polisi. Ketua PAC atas nama Zaini tidak melawan bahkan di Mapolsek Gedangan Sahabat Zaini memaafkannya kerena islam yang diajarkan para pendiri NU adalah islam yang ramah. Atas nama ukhuwah islamiyah pelaku yang mengaku warga kamal dimaafkan.

6. Selain melakukan penolakan terhadap penceramah Khalid Basalamah, PC GP Ansor juga meminta untuk melakukan Tabayyun, berdialog dan berbagi ilmu dengan Cholid Basalamah, tujuannya kita menjaga tradisi keilmuan sekaligus ingin menghilangkan kesalahfahaman, namun permintaan ditengah negoisasi itu tidak kesampaian kerena kita konsentrasi atas hasil kesepakan (MOU) untuk mendinginkan suasana dan mudah-mudahan kedepan cita-cita mempertemukan antara Khalid Basalamah dengan Kyai NU akan terselenggara.

Minggu 5 Maret 2017
Riza Ali Faizin
Ketua PC GP Ansor Sidoarjo


Tak Dengar Nasehat Ulama Pengajian SUNNAH WAHABI Sidoarjo Dibubarkan NU

Tak Dengar Nasehat Ulama Pengajian SUNNAH WAHABI Sidoarjo Dibubarkan NU




Pengajian " SUNNAH WAHABI " di Sidoarjo Jawa Timur yang rencananya akan di isi oleh Ustadz Wahabi DR. Khalid Basalamh di bubar paksa oleh Banser NU. Pembubaran paksa pengajian yang meresahkan itu dinilai tepat oleh Banser karena dimana-mana yang namanya jamaah Wahabi selalu bikin rusuh, menyalahkan pihak lain dan selalu membuat pembenaran terhadap melencengnya ajaran mereka.

Para ulamapun sebenarnya telah banyak memberikan nasehat kepada para ustadz Wahabi untuk jangan asal bicara, asal comot dalil supaya tidak terjadi perpecahan. Perbedaan cabang atau furu' adalah hal yang biasa. PERBEDAAN ADALAH RAHMAT. Tapi bagi Wahabi perbedaan adalah ancaman, Karena itu mereka selalu gencar mencari-cari kesalahan pihak atau golongan lain dan selalu menyebutnya dalam setiap pengajian mereka sehingga ajaran nyleneh tersebut dimakan oleh jamaah yang kebanyakan adalah orang-orang yang tak punya dasar dan ilmu agama yang cukup. Hal inilah yang diantisipasi oleh pihak Banser.

Bahkan sebelumnya pun HABIB RIZIEQ SIHAB pun sudah menyatakan teguran dan imbauan kepada para da'i da'i salafiwahabi jangan berceramah dengan menyinggung masalah khilafiyah dan jangan menuduh bid'ah suatu amaliyah yang tidak diketahui mereka sebelum melalui proses dialog, sebab bisa saja amaliyah itu ada dalam kitab kitab klasik yang da'i da'i salafiwahabi mungkin belum pernah baca atau kekurangan referensi.

Bahkan HABIB RIZIEQ SIHAB menghimbau jangan mengkafirkan atau menuduh sesat pengikut ASY ARRIYAH dan MATURIDIAH sebab aqidah ASY ARRIYAH dan MATURIDIAH adalah aqidah pemahaman AHLUSSUNAH WAL JAMAAH yang dianut mayoritas muslim di INDONESIA.

Lalu apa balasan imbauan dan teguran HABIB RIZIEQ SIHAB dari ustad ustad Salafi Wahabi dan pengikutnya ?
Ini komentar mereka :

- HABIB RIZIEQ SIHAB itu SYIAH yang taqqiyah
- HABIB RIZIEQ SIHAB itu pembela BID'AH karena sering maulidan
- HABIB RIZIEQ SIHAB itu terpengaruh sufiyun kubburiyun habib habib asal yaman.

Jadi buat da'i da'i salafiwahabi yang diusir atau dibubarkan acaranya seperti khalid basalamah, jangan harap kalian akan dibela FPI sebab mulut mulut pengikut kalian saja kurang ajar kepada IMAM BESAR FPI yakni HABIB RIZIEQ SIHAB.


Sabtu, 04 Maret 2017

Pengajian " SUNNAH " Wahabi Sidoarjo Dipaksa Bubar Oleh Banser

Pengajian " SUNNAH " Wahabi Sidoarjo Dipaksa Bubar Oleh Banser

 

Seandainya kajian DR. Khalid Basalamah adalah kajian sunnah Rasulullah pastilah Banser tak akan membubarkan acara tersebut. Banser tentu tak asal paksa membubarkan sebuah pengajian jika tak ada efek buruknya, saya bukan NU, bukan anggota Banser juga bukan fans Khalid Basalamah. Tapi geger tentang pembubaran paksa acara pengajian Wahabi Salafi di Sidoarjo memang harus terjadi.
Apa alasannya??

Penyebar virus Wahabi harus dibubarkan!

"Betulkah yang dibubarkan olen Banser adalah pengajian sunnah?"

BUKAN!!

Tapi itulah adalah pengajian WAHABI !

Lalu apa hubungannya?

Sudah menjadi rahasia umum bahwa ajaran Wahabi yang dianut oleh DR. Khalid Basalamah adalah aliran yang agak nyentrik, suka memuji diri sendiri dan tentu selalu menyalahkan aliran atau kelompok yang berbeda paham dengan mereka. Ustadz Ahlussunnah yang mereka sematkan kepada Ustadz Khalid juga tidak tepat, yang pasnya adalah Ustadz Wahabi karena kemana-mana yang akan di bicarakan dan disampaikannya pasti tak keluar dari pemahamannya yang condong kepada ajaran Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab sang pendiri Wahabi.

Jadi gelar USTADZ WAHABI kepada Ustadz Khalid bukanlah fitnah, tapi fakta. Coba dengar semua tausiyahnya di youtube, tak ada bedanya dengan para pesohor-pesohor Wahabi lainnya. Hampir setiap ceramahnya selalu berisi tentang Bid'ah yang tak dipahaminya, menganggap syirik Tawassul, ziarah kubur, menyesatkan para pengamal tasawuf padahal ia tak mengerti apa itu tasawuf, mengatakan Allah diatas langit menyebarkan paham mujassimahnya, dll. Dan inilah yang diantisipasi oleh Banser Sidoarjo supaya paham nylenehnya tak tersebar di lingkungan mereka.

Jadi kesimpulannya adalah bahwa Pengajian Wahabi oleh Ustadz Wahabi DR. Khalid Basalamah dibubarkan oleh Banser adalah untuk kemaslahatn warga sidoarjo agar virus Wahabi Salafi tak menyebar di wilayah mereka.
Terkait: Tak Dengar Nasehat Ulama Pengajian Ust. Khalid di Sidoarjo Dibubarkan NU

Sholat Raja Salman Melenceng Dari Ajaran Wahabi Indonesia

Sholat Raja Salman Melenceng Dari Ajaran Wahabi Indonesia



Raja Salman Adalah pimpinan kaum Wahabi Sedunia, Raja Arab ini berkunjung ke Indonesia dengan membawa rombongan yang banyak. Beliau menunjukan kearifan sebagai pemimpin Jamaah Wahabi ketika singgah di NKRI dan ketika melaksanakan sholat di mesjid Istiqlal.

Kearifan atau lebih tepatnya sesuatu yang melenceng dari ajaran Wahabi Indonesia yang Raja Salman tunjukan diantaranya yaitu:

1. Jubahnya tidak diatas mata kaki atau biasa disebut ISBAL

2. Ketika Shalat kakinya tidak ngangkang, tidak dempet-dempetan dan menginjak kelingking jamaah disebelahnya

3. Ketika shalat sedekapnya biasa.

4. Jenggotnya rapi dan tidak berantakan

5. Pramugari kerajaan arab saudi perempuannya tidak ada yang bercadar

6. Tidak ada yang komplain ketika dibacakan kalimat "sayyidina" saat mengucapkan menyebut nama Rasulullah

Kita menunggu sanggahan dari ulama-ulama Wahabi Indonesia di medsos maupun di TV Rodja, Sunnah TV, Surau TV dan tivi Wahabi Lainnya. Akankah Raja salaman di tuding tak paham agama, Bid'ah atau mungkin Raja salaman menghormati mahzab dan aliran serta perbedaan dalam hal ibadah di Indonesia.

Beruntunglah Orang yang Memiliki Mursyid Dalam Hidupnya

Beruntunglah Orang yang Memiliki Mursyid Dalam Hidupnya

Pencari Tuhan (Allah) Itu Sangat Sedikit

Kajian Tuangku Syaikh Muhammad Ali Hanafiah.

Memiliki seorang Mursyid tidak pernah bisa sengaja dicari, Ia datang kepada seseorang calon muridnya bertanda Allah yg menghendaki calon murid tersebut datang lebih cepat dan lebih dekat kepada Allah, sebab rinduNya Allah kepada murid tersebut.

Namun apabila seseorang belum menemukan Mursyid bagi dirinya didunia ini maka itupun sebuah tanda jika Allah belum merindukannya, bukankah para perindu Tuhan amat langka jumlahnya ? sebab apabila seseorang merindukan Allah, itu semata mata karena Allah sendiri telah merindukannya.

Ibarat seorang kekasih yang rindu dengan seorang kekasih maka ia akan membuat berbagai jalan dan cara agar kekasihnya segera cepat datang dihadapannya, apakah dengan mengirim surat atau bahkan ia akan mengutus seseorang untuk menjadi mak coblangnya. Begitupun Allah Sang Maha Kekasih, jika ia merindukan hamba-hambaNya maka DIA akan mengutus seorang Mursyid dalam kehidupan kita. Maka beruntunglah seseorang yang didatangi seorang Mursyid ditengah tengah kehidupan duniawinya, karena itulah tanda Allah telah merinduinya.

Dan perlu diingat tidak ada yang paling dibenci oleh iblis melainkan menyaksikan seseorang telah menemukan seorang Mursyid didalam hidupnya, seperti umat terdahulu yang telah bertemu Nabinya. Iblis akan berupaya sekuat mungkin mengerahkan segala kekuatan halusnya untuk menanam kebencian kepada Mursyid dengan bibit-bibit prasangka di diri si murid, karena iblis tahu ia mustahil untuk mempengaruhi sang Mursyid karena seorang Mursyid yang Kamil segala gerak dan perbuatannya dalam kehendak Allah. Sebab itulah prasangka-prasangka buruk selalu ditanamkan iblis hanya kepada si murid, yang diharapkan kelak akan muncul pembantahan-pembantahan atau pembangkangan diantara murid murid, sebagaimana diantara umat-umat terdahulu kepada Nabinya.

Semoga Majelis Thariqah kita selalu Allah kuatkan kasih sayang dan cinta diantara kita dan semoga Allah selalu menyertai kita semua dalam segala gerak hati dan perbuatan kita didunia ini.

Artikel terkait:

Jumat, 03 Maret 2017

Tak Satupun Ulama WAHABI Yang Diundang Untuk Bertemu Raja Salman

Tak Satupun Ulama WAHABI Yang Diundang Untuk Bertemu Raja Salman



Raja Salman bin Abdul Aziz berkunjung ke Indonesia membawa rombongan dengan jumlah besar, penyambutannya pun luar biasa, yang menyambutpun orang luar biasa ( kecuali Ahok ), yang diundang untuk bertemupun hanya orang-orang yang luar biasa, punya kontribusi untuk agama dan negara.

Setelah diteliti daftar tamu atau undangan yang akan bertatap muka dengan Raja Salman tidak bisa ditemukan satu orangpun dari mereka yangmengaku-ngaku ulama Ahlussunnah Waljamaah. Tidak ada nama Ustadz Yazid Jawas, Ustadz Reza Basalamah dalam daftar tamu. Juga tidak ada nama Ustadz Khalid Basalamah, Ustadz Abdul Hakim Abdat atau Ustadz Firanda.

Raja Salman malah mengundang ulama-ulama yang menurut kaum Wahabi Indonesia adalah pelaku Bidah dan dijamin masuk neraka seperti Ketum PBNU, Pimpinan Tarekat Muktabaroh Habib Lutfi dan ulama Aswaja lainnya.

Daftar beberapa Ulama dan tokoh nasional yang diundang bertemu dengan Raja Salman


1. Ketua Umum MUI Ma'ruf Amin
2. Ketua Dewan Pertimbangan MUI Din Syamsuddin
3. Imam Besar Masjid Istiqlal Nasarduddin Umar
4. Ketua Umum PBNU KH. Aqil Siradj
5. Ketua Umum PP Muhammaddiyah Haedar Nasir
6. Ketua Umum Persis Aceng Zakaria
7. Ketua Umum DDII Muhammad Siddik
8. Ketua Umum Al Irsyad Al Islamiyah Abdullah Jaidi
9. Ketua Umum Jami'yatul Washliyah Yusnar Yusuf
10. Ketua Umum IKADI Ahmad Satori Ismail
11. Ketua Umum Mathla'ul Anwas Saddeli Karim
12. Ketua Umum Perti Basri Barmanda
13. Ketua Umum Syarikat Islam Hamdan Zoelva
14. Ketua Umum DMI Masdar F Mas'udi 
15. Ketua Umum LDII Abdullah Syam
16. Ketua Umum Rabitah Alawiyah Habib Zain bin Umar bin Smith
17. Ketua Majelis Syuro Majelis Rasulullah Habib Nabil Al Musawa
18. Ketua ICMI Jimly Asshidique
19. Direktur Wahid Institute Yenny Wahid
20. Ketua Umum PP Aisyiyah Siti Noordjannah Djohantini
21. Ketua Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa
22. Ketua Umum DPP Wanita Islam Atifah Thaha
23. Ketua Umum Badan Kontak Majelis Taklim (BMKT) Syifa Fauzia
24. Ketua Umum Majelis Nurul Mustofa Habib Hasan Bin Ja'far Assegaf
25. Wantimpres Hasyim Muzadi
26. Mantan Menteri Agama RI Quraish Shihab
27. Ketua Baznas Bambang Sudibyo
28. Ketua MUI Jateng Habib Lutfi bin Yahya


Rabu, 01 Maret 2017

Tasawuf Dan Tarekat Dalam Ajaran Islam Ahlussunnah Waljama'ah Menurut Ustadz Abdul Somad

Tasawuf Dan Tarekat Dalam Ajaran Islam Ahlussunnah Waljama'ah Menurut Ustadz Abdul Somad

tasawuf,tarekat

TASAWUF

Mengapa sampai ini masih banyak umat Islam yang tak paham dengan tasawuf dan tarekat sufi, bahkan sampai ada yang menyesatkan ajaran dari Rasulullah ini. Tasawuf adalah salah satu cabang ilmu dalam Islam seperti ilmu-ilmu lainnya seperti fiqih, ilmu kalam, ilmu nahwu, ilmu tafsir, ilmu hadits dll. Dan dalam setipa cabang ilmu itu akan melahirkan pra ulama atau pakar di bidangnya, ada ulama fiqih, ulama ahli tafsir, ulama hadits, ulama tasawuf dll.

Senin, 27 Februari 2017

Jenazah Ahoker Benar-Benar Tak Disholatkan Di Mesjid Jakarta

Jenazah Ahoker Benar-Benar Tak Disholatkan Di Mesjid Jakarta



Kabar tentang tidak di sholatkannya jenazah Ahoker di hampir semua mesjid-mesjid Jakarta ternyata bukan hoax. Banyak terpasang spanduk yang bertuliskan;


MESJID INI TIDAK MENSHOLATKAN JENAZAH PENDUKUNG & PEMBELA PENISTA AGAMA





Siapakah penista agama yang dimaksud? Tentu saja Ahok. Ini sebuah kabar duka bagi Ahokers ( munafikun ) yang demi sesuap nasi rela menjual agama. Jika mereka mati jenazah atau mayat mereka tidak akan diurus, tidak dimandikan oleh kaum muslimin di sekitar tempat tinggal mereka.

Kabar tentang mayat para ahoker yang tidak akan di sholatkan oleh kaum muslimin ini lagi viral di medsos, ada yang mengatakan hoak tapi ada yang menantang untuk melihat ke lokasi yang memang terjadi, seperti SS di bawah.

Bagi yang ingin bukti kebenaran berita ini, silahkan cek ke lokasi.
Alamat kejadian sholat Ahoker yang tidak disholatkan;

TK Aisyiyah 13, Jalan Karet Belakang I
RT.3/RW.4, Karet, Kota Jakarta Selatan
Jakarta




Semoga hal ini bisa membuat sadar para ahoker yang beragama Islam.


Minggu, 19 Februari 2017

" Jangan Maafkan IWAN BOPENG ! " Peringatan Keras Dari Prajurit TNI

" Jangan Maafkan IWAN BOPENG ! " Peringatan Keras Dari Prajurit TNI




Iwan Bopeng Ahoker memang hebat, sakti luar biasa. Hanya dengan beberapa buah kata yang terucap dari mulutnya mampu membuat ribut seluruh rakyat dan tentara Indonesia. Perkataan dan gertakan tim Ahok ini yang menurutnya mungkin akan membuat takut warga yang ada di TPS ternyata berbalik menikam dirinya sendiri.


Reaksi dari prajurit TNI mulai terdengar, ungkapan rasa sakit hati, perasaan dilecehkan, perasaan di hina dan dianggap remeh tertuang dalam puluhan atau mungkin ratusan video yang tayang di medsos dan di Youtube.


Ini salah satu video yang paling spektakuler dari seorang prajurit TNI yang tersinggung dengan omongan Iwan Ahoker. Video ini memberikan nasehat kepada Iwan, peringatan keras, memberikan support kepada prajurit TNI yang lain, menolak maaf untuk Iwan dan tantangan duel kepada " jagoan kotak-kotak " Iwan Bopeng.