Kamis, 01 Maret 2018

"Menemukan Mursyid Itu Berat", Biar Kami Para Salik Saja yang Mencarinya



MENEMUKAN MURSYID

Jika engkau mengharapkan perjalanan (suluk) yang tak pernah ingin engkau akhiri, maka itu adalah perjalanan (suluk) menuju Allah bersama sang mursyid

Jika engkau mengharapkan pencarian yang tak pernah redup karena pertemuan, maka itu adalah pencarian akan kebenaran dalam arahan sang mursyid

Jika engkau mengharapkan kerinduan yang tak bisa hilang dan sirna oleh pertemuan, maka itu adalah kerinduan kepada Allah yang dibangun melalui perantara perantara (wasilah) sang mursyid

Majelis nya adalah tempat pembersihan jiwa dan tempat para kekasih (wali) membangun kecintaan dan kerinduan nya kepada Allah

Sungguh bahagia mereka yang hanya karena kemurahan Allah dimampukan menemukan keberadaan sang mursyid, kemudian meniti suluk menuju Allah dan dengan segala kemampuan bermujahadah hingga akhir hayat nya.

"...Barangsiapa yang diberi petunjuk oleh Allah, maka dialah yang mendapat petunjuk; dan barangsiapa yang disesatkan-Nya, maka kamu tidak akan mendapat seorang mursyid yang dapat memberi petunjuk kepadanya"
(Q.S Al Kahfi : 17)

Apabila seseorang telah memiliki Mursyid dalam hidupnya, sesungguhnya hal tersebut adalah sebuah pertanda jika Allah merinduinya, sebab kekasih sejati akan memberikan jalan yang terbaik untuk kekasihnya agar segera menghampiri diriNya. 
( Tuangku Syekh Muhammad Ali Hanafiah Ar Rabbani )

Kesempurnaan ilmu yang didapat oleh seorang murid tidak akan pernah diraih sebelum ia menyempurnakan adabnya kepada seorang mursyid, sebab adab yang tinggi kepada mursyid merupakan “kamus yang terbaik” dalam menterjemaahkan bahasa ilmu didalam setiap dada mursyid di dunia. 
( Tuangku Syekh Muhammad Ali Hanafiah Ar-Rabbani )

Video Syeikh Rohimudin Nawawi Al-Bantani tentang kisah para salik mencari guru mursyid;



Jadilah peran dalam suatu perjuangan umat dan jangan hanya jadi penonton. Sungguh rugi diakhirnya nanti.