Sabtu, 11 Maret 2017

Tanda Hitam Di Dahi Ciri-Ciri Orang Sholeh Atau Tanda Riya?

Bangga Dengan Tanda Hitam Didahi Adalah Riya

tanda hitam di dahi riya-sholeh


Ada diantara kita yang merasa bahwa tanda atau bekas bekas sujud yang terdapat pada kening atau dahi yang berupa goresan - goresan hitam adalah sebagai ciri-ciri sebuah tanda kesholehan seseorang. Tanda atau bekas sujud yang di firmankan dalam Al-Quran sering di tafsirkan dengan tanda hitan tersebut, benarkah demikian adanya?

Hadist adalah penafsir dan penjelas pertama bagi Al-Quran, mari kita lihat begaimana hadist-hadist berbicara tentang tanda hitam di dahi tersebut, betulkah jika ada orang yang telah hitam dahinya adalah orang yang sholeh? orang yang sudah punya tanda hitam pada keningnya adalah orang-orang yang benar dalam agamanya? Benarkah orang yang punya stempel hitam di dahinya adalah orang yang betul-betul kusyuk dan bersih hatinya?

Kisah Tentang Tanda Hitam Pada Dahi

Nabi mendatangi para sahabatnya di dalam mesjid, wahai Abu Bakar maukah kamu membunuh orang yang sedang sholat itu ?abu bakar menjawab tidak mampu, Rasul mendatangi Umar, Usman, Ali dan meminta mereka membunuh orang yang sedang sholat tersebut, tetapi tidak ada yang mampu dan mau melakukannya...
Lalu nabi berkata, karena kalian tidak tega membunuh orang tersebut maka sepeninggalku umatku akan terpecah belah karena mereka, orang tersebut ada tanda hitam di dahinya berbentuk bulatan seperti telur..
Mereka adalah orang yang munafik dan hanya pamer dalam beribadah..., Merasa paling hebat ibadahnya,.

(Dari Anas berkata )
Ada seorang lelaki pada zaman Rasulullah berperang bersama Rasulullah dan apabila kembali (dari peperangan) segera turun dari kenderaannya dan berjalan menuju masjid nabi melakukan shalat dalam waktu yang lama sehingga kami semua terpesona dengan shalatnya sebab kami merasa shalatnya tersebut melebihi shalat kami, dan dalam riwayat lain disebutkan kami para sahabat merasa ta’ajub dengan ibadahnya dan kesungguhannya dalam ibadah, maka kami ceritakan dan sebutkan namanya kepada Rasulullah, tetapi rasulullah tidak mengetahuinya, dan kami sifatkan dengan sifat-sifatnya, Rasulullah juga tidak mengetahuinya, dan tatkala kami sednag menceritakannya lelaki itu muncul dan kami berkata kepada Rasulullah: Inilah orangnya ya Rasulullah.

Rasulullah bersabda : ”Sesungguhnya kamu menceritakan kepadaku seseorang yang diwajahnya ada tanduk syetan. Maka datanglah orang tadi berdiri di hadapan sahabat tanpa memberi salam. Kemudian Rasulullah bertanya kepada orang tersebut :
” Aku bertanya kepadamu, apakah engkau merasa bahwa tidak ada orang yang lebih baik daripadamu sewaktu engkau berada dalam suatu majlis. ”
Orang itu menjawab:
Benar”. Kemudian dia segera masuk ke dalam masjid dan melakukan shalat dan dalam riwayat kemudian dia menuju tepi masjid melakukan shalat,
Maka berkata Rasulullah: ”Siapakah yang akan dapat membunuh orang tersebut ? ”.
Abubakar segera berdiri menuju kepada orang tersebut, dan tak lama kembali. Rasul bertanya : Sudahkah engkau bunuh orang tersebut? Abubakar menjawab : ”Saya tidak dapat membunuhnya sebab dia sedang bersujud ”.
Rasul bertanya lagi : ”Siapakah yang akan membunuhnya lagi? ”. Umar bin Khattab berdiri menuju orang tersebut dan tak lama kembali lagi. Rasul berkata: ”Sudahkah engkau membunuhnya ?
Umar menjawab: ”Bagaimana mungkin saya membunuhnya sedangkan dia sedang sujud”. Rasul berkata lagi ; Siapa yang dapat membunuhnya ?”.
Ali segera berdiri menuju ke tempat orang tersebut, tetapi orang terebut sudah tidak ada ditempat shalatnya, dan dia kembali ke tempat nabi. Rasul bertanya: Sudahkah engkau membunuhnya ? Ali menjawab: ”Saya tidak menjumpainya di tempat shalat dan tidak tahu dimana dia berada.

” Rasulullah saw melanjutkan: ”Sesungungguhnya ini adalah tanduk pertama yang keluar dari umatku, seandainya engkau membunuhnya, maka tidaklah umatku akan berpecah. Sesungguhnya Bani Israel berpecah menjadi 71 kelompok, dan umat ini akan terpecah menjadi 72 kelompok, seluruhnya di dalam neraka kecuali satu kelompok ”. Sahabat bertanya : ” Wahai nabi Allah, kelompk manakah yang satu itu?

Rasulullah menjawab : ”Al Jamaah"tidak ada satupun mereka yang memiliki tanda hitam di dahinya..wallahualam. ...stempel hitam di dahi berupa bulatan adalah ciri khawariz,.Khawarij adalah anjing-anjing neraka.
(HR. Ibnu Abi Ashim dalam As Sunnah dan dishahihkan oleh al-Albani dalam Dlilalul Jannah)

(Hadis dalam kitab al-Ghazali)
suatu hari sahabat nabi bertanya kepada nabi,ya nabi si fulan itu di dahinya ada tanda hitam seperti telur,ada yang 1 dan 2 sampai banyak,apakah itu tanda dari bekas sujud karena dia ahli ibadah..lalu nabi menjawab itu bukan tanda yg bagus karena itu Ahlurriyak naudhu billahi min dhalik ...

1. Ibnu ‘Umar berkata : “Sesungguhnya rupa seorang itu ada di wajahnya. Maka, janganlah salah seorang di antara kalian memburukkan rupanya” (HR. Abi Syaibah 1/308).

2. Abu Darda a, diriwayatkan bahwa beliau melihat seorang perempuan yang pada wajahnya terdapat ‘kapal’ semisal yang ada pada seekor kambing. Beliau lantas berkata, ‘Seandainya bekas itu tidak ada pada dirimu tentu lebih baik” (HR. Bahaqi : 3700).

3. As Saib bin Yazid, a,, ,,,,,,,Dari Humaid bin Abdirrahman, aku berada di dekat as Saib bin Yazid ketika seorang yang bernama az Zubair bin Suhail datang. Melihat kedatangannya, as Saib berkata, “Sungguh dia telah merusak wajahnya. Demi Allah bekas di dahi itu bukanlah bekas sujud. Demi Allah, aku telah shalat dengan menggunakan wajahku ini selama sekian waktu lamanya namun sujud tidaklah memberi bekas sedikitpun pada wajahku.” (HR. Baihaqi : 3701).

4. Mujahid t,,, ,,dari Manshur, Aku bertanya kepada Mujahid tentang maksud dari firman Allah, ‘tanda-tanda mereka tampak pada muka mereka dari bekas sujud’ apakah yang dimaksudkan adalah bekas di wajah ? Jawaban beliau, “Bukan, bahkan ada orang yang ‘kapal’ yang ada di antara kedua matanya itu bagaikan ‘kapal’ yang ada pada lutut onta namun dia adalah orang bejat. Tanda yang dimaksudkan adalah kekhusyu’an.” (HR. Baihaqi: 3702).

5. Ahmad ash Showi ia mengatakan, “Bukanlah yang dimaksudkan oleh ayat adalah sebagaimana perbuatan orang-orang bodoh dan tukang riya’ yaitu tanda hitam yang ada di dahi karena hal itu adalah ciri khas khawarij (ahli bid’ah).” (Hasyiah ash Shawi, 4/134).

Selanjutnya:

Jadilah peran dalam suatu perjuangan umat dan jangan hanya jadi penonton. Sungguh rugi diakhirnya nanti.

1 komentar so far

Alkitab kamin mengajarkan
Berbunyi:
Wahyu 14:9-10 (TB) Dan seorang malaikat lain, malaikat ketiga, menyusul mereka, dan berkata dengan suara nyaring: "Jikalau seorang menyembah binatang dan patungnya itu, dan menerima tanda pada dahinya atau pada tangannya,
maka ia akan minum dari anggur murka Allah, yang disediakan tanpa campuran dalam cawan murka-Nya; dan ia akan disiksa dengan api dan belerang di depan mata malaikat-malaikat kudus dan di depan mata Anak Domba.

http://www.bibleforandroid.com/v/56699c08987b