Minggu, 19 Maret 2017

Qasidah Cinta Imam Al-Ghazali Kitab Al-Mahabbah Wa Asy-Syauq Wa Al-Uns Wa Ar-Ridha

Hadiah Bagi Para Pecinta
nasehat imam ghazali

Menurut Imam Al - Ghazali telah diriwayatkan dari sebagian Ulama salaf bahwa Allah swt memberi wahyu kepada salah seorang Shiddiqin :
"Aku mempunyai hamba hamba yang mencintai-Ku. Aku juga mencintai mereka.
Mereka merindukanku, Akupun merindukan mereka.
Mereka mengingatku, Akupun mengingat mereka.
Mereka memandangi-Ku, Akupun memandangi mereka.
Jika kamu mengikuti jejak mereka, Maka Akupun mencintai mu. Namun, Jika kamu berpaling dari mereka, Maka Aku akan membenci mu".

Dia bertanya : "Wahai Tuhanku, Apakah tanda-tanda mereka" ?
Dia berfirman :
"Mereka menjaga keluhuran di siang hari seperti pengembala menjaga dombanya dengan mata awas senantiasa. Mereka merindukan tenggelamnya matahari seperti burung merindukan sarang saat senja menjelang.

Ketika malam terselubung dalam kegelapan, alas tidur dihemparkan, keluarga lelap dalam keletihan dan sepasang kekasih berduaan penuh damai, Mereka melangkahkan kaki menuju Aku, Membentangkan wajah ke arah-Ku, Bermunajat dengan firman-firman-Ku, Dan bergegas menyambut nikmat-Ku.
Antara berteriak dan menangis,
Antara mengadu dan mengeluh,
Antara berdiri dan duduk,
Antara rukuk dan sujud,
Aku saksikan sendiri dengan mata-Ku apa yang mereka tanggung demi Aku.
Aku dengarkan dengan telinga-Ku sendiri dengan apa yang mereka keluhkan demi kecintaan mereka kepada-Ku.

Ada tiga hal yang pertama tama Aku berikan kepada mereka.
Pertama.
"Aku lontarkan cahayaku ke relung hati mereka, Lalu mereka mengabarkan informasi tentang Aku sebagaimana Aku mengabarkan informasi tentang mereka".

Kedua.
"Kalau langit dan bumi dipertandingkan dalam mereka, Niscaya Aku utamakan mereka dan Aku sepelekan langit dan bumi itu".

Ketiga.
"Aku hadapkan wajah-Ku pada mereka. Ketika Aku hadapkan wajah-Ku pada mereka. Ketika Aku hadapkan wajah-Ku pada seseorang, semua tahu apa yang hendak Aku berikan kepadanya".

Jadilah peran dalam suatu perjuangan umat dan jangan hanya jadi penonton. Sungguh rugi diakhirnya nanti.