Sabtu, 18 Maret 2017

Nasehat Waliyullah Syaikh Abdul Qadir Jailani Dalam Kitab Jala Al-Khatir

nasehat syaikh abdul Qadir Jaelani

Syekh Abdul Qadir Jaelani mengatakan :

"Wahai anak muda ! Janganlah berkonsentrasi pada mencuci pakaian jasadmu, Sementara pakaian kalbumu kotor. Engkau berada dalam keadaan kotor, Engkau harus mencuci kalbu terlebih dahulu, kemudian baru mencuci pakaian mu yang biasa. Engkau harus melaksanakan kedua tindak pencucian itu. Cucilah pakaian mu dari dosa, Dan cucilah kalbumu dari dosa dosa".

Engkau tidak boleh membiarkan dirimu silau oleh apapun, Sebab Tuhanmu "Melakukan apa yang dikehendaki-Nya" (Qs. 11 : 177).

 Itulah sebabnya diceritakan sebuah kisah tentang seorang saleh, bagaimana suatu ketika ia mengunjungi saudaranya seiman kepada Allah. "Wahai saudaraku", Katanya kepada saudaranya itu. "Marilah kita menangis atas pengetahuan Allah tentang kita".
Alangkah bagusnya ucapan seorang saleh ini, Dia adalah orang yang memiliki pengetahuan (Arif) tentang Allah dan telah mendengar kata Nabi Saw :"Salah seorang diantara kalian mungkin beramal dengan ahli surga, Sampai tak ada jarak diantara dia dan surga itu kecuali satu jengkal saja, Kemudian kemalangan menimpanya dan dia menjadi salah seorang penghuni neraka, Sampai tak ada jarak diantara dia dan neraka kecuali satu jengkal saja, kemudian keberuntungan mengenainya dan dia menjadi salah seorang penghuni surga.

Pengetahuan Allah tentang dirimu hanya akan tampak kepada mu manakala engkau berpaling lagi kepada-Nya dengan segenap hati dan aspirasi mu, manakala engkau tidak pernah menjauhi pintu rahmat-Nya, manakala engkau memasang penghalang dari besi antara hatimu dan nafsu badaniah mu, Dan manakala engkau menjadikan maut dan kuburan sebagai titik pusat perhatian bagi mata kepala dan mata,hatimu".


Jadilah peran dalam suatu perjuangan umat dan jangan hanya jadi penonton. Sungguh rugi diakhirnya nanti.