Rabu, 30 Januari 2019

PSI Semakin Terkenal Sebagai Partai Pembela Homo dan Lesbi, Berkat Spanduk


GARA-GARA SPANDUK PSI MELOROT

Publik dihebohkan oleh spanduk berlogo PSI yang bertuliskan kalimat "berbahaya"; HARGAI HAK-HAK LGBT, dan terpampang jelas di jalanan umum tepatnya di depan SMPN 115, Jalan KH Abdullah Syafei, Tebet, Jakarta dan di beberapa titik, seperti halte, busway dan pinggiran jalan di sekita ibukota.

Peristiwa ini membuat geger, karena prilaku jorok LGBT sangat di larang di negri ini, dan belum pernah dari dulunya ada partai yang terang-terangan memberikan dukungan melalui spanduk kepada kaum Nabi Luth tersebut. Berkat desakan masyarakat dan heboh di media sosial akhirnya spanduk nyeleneh tersebut di turunkan.

Walaupun Raja Antoni sudah membantah bukan mereka yang memasangnya dan membela diri sebagai pihak yang terzholimi, kemudian menuduh atau mencari kambing hitam kepada lawan politiknya sebagai dalang dibalik pemasang spanduk tersebut. Tapi masyarakat sudah terlanjur percaya dan sangat yakin bahwa mereka benar-benar adalah partai pembela prilaku menyimpang LGBT di negeri ini berkat spanduk tersebut, dan berkat track record mereka sebagai pendukung penista agama dan partai anti syariat islam.

Sebelumnya PSI pernah membuat heboh publik dengan menolak tegaknya perda syariah, menolak poligami serta terang-terangan mendukung Jokowi dan KMA . Hal inilah yang membuat masyarakat percaya bahwa partai PSI adalah anti islam dan pendukung LGBT untuk legal di negri ini.

Tak peduli siapapun oknum atau kelompok yang memasang spanduk tersebut, yang jelas kata-kata di spanduk tersebut telah berjasa menolong PSI untuk melorot-kan elektabilitasnya yang memang sudah melorot sedari dulunya.

Next:

Jadilah peran dalam suatu perjuangan umat dan jangan hanya jadi penonton. Sungguh rugi diakhirnya nanti.