Rabu, 09 Agustus 2017

Demo Masjid Ahmad bin Hanbal Bogor -Tidak Ada JIHAD Di Masjid Salafi Ustadz Yazid Jawas!


ALLAH MEMBUKA KEDOK “SALAFI” DENGAN MASJID IMAM AHMAD BIN HANBAL.

Oleh: Sahlan Ahmad

Disebut “TALAFI”, mereka tidak terima. maka kita sebut mereka “Salafi” agar mereka sedikit bahagia.

Entah sudah berapa kali Allah mencoba menyadarkan pengikut salafi yang awam. Agar mereka sadar, kalau kelompok yang mereka ikuti tersebut hanya menang “merek” doang. Modal jenggot & gamis atau celana yang cingkrang, hafal Al-Qur’an dan hadits, ditambah dengan gaya bicara yang khas, dikira semua itu menjadi jaminan tidak akan tersesat.

Padahal, para pendiri sekte-sekte sesat dalam Islam, hampir semuanya hafal Al-Qur’an dan Hadits, berjenggot dan berjubah. Bahasa Arab mereka lebih fasih dan tidak dibuat-buat. Pendiri sekte-sekte sesat tersebut bukan sekedar lulusan Timur Tengah seperti kebanyakan da’i Salafi. Lebih dari itu, Timur Tengah adalah tanah hidup dan mati mereka.

[ Kontradiktif Alamat Kesesatan ]
Islam adalah agama aplikatif. Semua dalil syar’i mesti bisa diterapkan. Jika terjadi kontradiktif antara pemahaman dan praktek lapangan, sudah pasti ada sesuatu yang tidak beres.

Ketika masjid Al-Aqsha di palestina diserang, dengan entengnya mereka bilang, “Apa tidak ada masjid lain buat shalat Jum’at?”
Tentu saja ucapan seperti itu berangkat dari keyakinan mereka yang cacat: “bahwa tidak ada jihad di Palestina. Yang ada hanya ‘hijrah,’ titik!”
Kalau ada yang bertahan dan berusaha untuk melawan, matinya akan masuk neraka. Kok bisa? Namanya juga jihad itu fitnah, tidak ada pahala di dalamnya. Yang ada hanya dosa dan maksiat (sebagaimana fatwa da’i mereka).

Jika mempertahankan tempat suci saja dianggap jihad fitnah, sudah pasti, perlawanan kaum muslimin tertindas di berbagai belahan bumi lainnya lebih dianggap fitnah.

Jangan heran, kalau si Badru Salam menganggap jihad Suriah sebagai jihad fitnah. Si Riyadh Bajrey bilang jihad Palestina jihad Fitnah. Dan si Yazid Jawaz bilang perkumpulan kebun binatang, dll.

Minggir, Tidak Ada Jihad Di Masjid Imam Ahmad Bin Hanbal !!
Hei, kalian yang berada di dalam pagar Majid Imam Ahmad, keluar dan serahkan masjid kalian kepada para demonstran ! Tidak ada jihad untuk kalian. Gerahnya siang, kucuran keringat, tetasan air mata dan peluh kalian tidak bernilai pahala sedikitpun. Yang ada hanyalah dosa dan maksiat.!
Bukankah kalia pernah mengatakan yang demikian kepada saudara kami kaum muslimin di Palestina !!??

Untuk apa kalian bertahan? Apa kalian lupa, kalau jihad itu harus dipimpin oleh ulil amri? Kalian tidak boleh bertahan sebelum Pak Joko bilang bertahan.

Kalian jangan melawan. kalian harus sabar dan berhijrah. Jika semua belahan bumi menolak kalian, silahkan hijrah ke laut atau ke planet lain.

Jika tidak, kalian semua berdosa. Wajib bertaubat kepada Allah. Apa kalian mau mati dalam keadaan bermaksiat?

Pesanku (Sahlan Ahmad) kepada para demonstran, jika kalian mendengar ada suara teriakan ‘jihad’ dibalik pagar masjid, segera laporkan kepada Densus 88. Karena mereka sedang mencari orang yang suka berteriak ‘jihad!’.

Dan kepadamu wahai pengikut Salafi yang masih Awam, sadarlah. Kalian sedang ditipu. Sudah banyak bukti akan kebohongan manhaj mereka.
Jika kasus yang terakhir ini belum membuka mata kalian, saya katakan kepada kalian:
فَبِأَيِّ حَدِيثٍ بَعْدَهُ يُؤْمِنُونَ

Sumber: Link

Jadilah peran dalam suatu perjuangan umat dan jangan hanya jadi penonton. Sungguh rugi diakhirnya nanti.