Minggu, 11 Juni 2017

GEMASABA Riau Ingatkan Polri Dalam Menangani Kasus Habib Rizieq

gemasaba ingatkan polri

Gonjang-ganjing kasus Muhammad Habib Rizieq Shihab sampai saat ini belum menemukan titik temu. Polisi harus hati-hati dalam melangkah, karena kasus ini belum jelas akar permasalahannya. Polri semestinya jangan gegabah, karena orang yang dihadapi ini bukanlah sembarangan,

Habib Rizieq adalah sosok terhormat yang sudah menjadi bahagian dari kebesaran ulama indonesia.” hal tersebut disampaikan oleh keluarga besar Aktivis Riau yang sebagian juga merupakan alumni 212. Pertemuan tersebut dilakukan diselasela menunggu jadwal berbuka puasa (09/06/2017).

Larshen Yunus selaku Pimpinan dari kelompok tersebut, yang juga merupakan Ketua DPC GEMASABA Kota Pekanbaru, menjelaskan bahwa dalam kasus ini semua pihak harus hati-hati, jangan sembrono, ingat siapa yang dihadapi. Muhammad Habib Rizieq adalah ulama kita semua.” tutur Yunus dengan tegas.

Hal ini sejalan dengan Pemberitaan dari Televisi, bahwa Habib Rizieq telah dijadikan target Daftar Pencarian Orang dari aparat kepolisian. Seperti penjelasan dari acara Indonesia Lawyer Club, melalui penasehat hukum Habib Rizieq, bahwa pihaknya sejauh ini justru bingung dan heran atas penetapan tersebut, pihak Habib Rizieq mengutarakan bahwa mereka sama sekali tidak berniat untuk melawan hukum, justru selama ini kami kooperatif. Jangan karena Habib Rizieq masih di luar negeri kita anggap sebagai perlawanan. Iya benar, perlawanan atas ketidakjelasan dari aparat kepolisian kita,” tegas Larshen Yunus menjelaskan apa yang telah disampaikan Pengacara GNPF MUI pada saat acara ILC tersebut. oleh karena itu, kami meminta agar kita semua harus menarik diri, jangan gegabah.

Persoalan ini juga bahagian dari semua umat, sedikit saja yang tergores, maka bayarannya akan besar. Jangan sampai seluruh umat kembali membanjiri ibukota, demi sebuah perlawanan atas ketidakadilan dinegeri ini. hindari proses yang tidak elok dan jangan sampai terjadi Kriminalisasi terhadap kaum Ulama.” ungkap Larshen Yunus yang juga menjabat sebagai Ketua Presidium Pusat GAMARI.

Atas penyertaan ini, kami mengharapkan dikemudian harinya, para aparat dinegeri ini harus lebih profesional lagi dalam bekerja, jangan ada pilih kasih, kalau memang “terbukti” salah, ya proses. Namun jika memang tidak ada kejelasan atas bukti-bukti yang valid, maka sudah layak di SP3 kan. Sebagaimana yang telah disampaikan sebelumnya, bahwa pengaduan terhadap Habib Rizieq tidak lebih dari sekedar bahagian dari persoalan kepentingan politik. “kami kira ada yang dirugikan, maka Habib Rizieqlah sekarang yang jadi targetnya.

Ada kepentingan besar didalam kasus ini, pemain besar sedang bekerja,” tutur Larshen Yunus.  Diatas segalanya, kami tidak menginginkan hal tersebut terjadi, kita ini sesama umat manusia, semua orang pasti pernah salah, pastilah khilaf dalam suatu hal, tapi jangan kita persulit dengan hal-hal seperti ini. ingat, bahwa Habib Rizieq itu Ulama besar. Ulama yang sangat dihormati di Republik ini, jangan sesekali menyentuhnya dengan sikap yang tidak santun,” tambah Larshen Yunus.

Seperti wacana yang sudah berkembang, bahwa ada sekelompok orang yang mengatasnamakan pembela Habib Rizieq untuk akan Melakukan Unjuk Rasa besar-besaran, apabila Polri sewenang-wenang terhadap kasus ini, dan kamipun setuju dengan niatan tersebut.” cetus Larshen Yunus.

Oleh karenanya, sekali lagi kami pertegas, agar aparat kepolisian hati-hati dan tidak gegabah dalam menangani kasus ini. jangan ada dusta diantara kita, junjung tinggi konstitusi, maka dengan sendirinya Yth, Habib Muhammad Rizieq Shihabpun akan kembali pulang ke indonesia, tanpa adanya upaya Jemput paksa dari pihak Interpol yang bekerjasama dengan aparat kepolisian indonesia. “kami pertegas sekali lagi, untuk jangan melakukan Kriminalisasi terhadap Kaum Ulama” akhir Larshen Yunus.

gemasaba riau

Jadilah peran dalam suatu perjuangan umat dan jangan hanya jadi penonton. Sungguh rugi diakhirnya nanti.