Senin, 06 Februari 2017

Nasehat Untuk SLANK Dari Slankers Darma Sakha

Nasehat Untuk SLANK Dari Slankers Darma Sakha

M E D L E Y S L A N K

By : Darma Sakha
JAKARTA PAGI INI butuh pemimpin Islami, bukan pemimpin kafir seperti AN**NG bermulut BANG BANG TUT.
Yang selalu mengusur rumah-rumah rakyat sehingga rakyat meringis menangis bagai ORKES SAKIT HATI
Perlakuan pemimpin kafir seperti itulah yang KU TAK BISA terima tapi mengapa masih saja kau mendukungnya.
Apa motivasimu sebenarnya, apakah dana umum dan kesempatan seperti dalam permainan MONOPOLI itu.
Terkadang dirimupun berbicara seperti orang MAU BELI TIDUR terkadang dirimu berbicara TERLALU MANIS.
Kamu bilang ke orang-orang SLANK GAK ADA MATI NYA bukankah itu ungkapan TONG KOSONG yang nyaring bunyinya.
Saat "Konser Gue 2" kemarin dirimu bagai TERBUNUH SEPI tanpa kerumunan slankers.
Kerumunan slankers yang biasanya ada di setiap konser-konsermu, kini tak ada lagi. Mereka semua telah menjelma menjadi kerumunan KUPU-KUPU LIAR yang tak bisa lagi kau kendalikan.
Kerumunaan slankers itu telah terbang "Jauh-jauh darimu", meninggalkanmu HIJRAH menuju jalan ke-benar-an mensyukuri nikmat ke-iman-an dan ke-cerdas-an-nya.
Padahal slankers itu dulu selalu bersama dirimu MAKAN GAK MAKAN ASAL KUMPUL menebar VIRUS selangkangan (SLANKISSME).
NGE SLANK RAME-RAME di bawah FULLMOON BLUES saat dipantai ANYER 10 MARET.
Pernah dengan jumawanya kamu bilang GENERASI BIRU-mu yang paling hebat, nah sekarang mana lebih hebat dengan jutaan "Generasi Al -Maidah 54".
Yang sudah memutihkan dan mensucikan Jakarta dengan Aksi 411 dan 212 yang maha kolosal dan "Super Damai" itu.
MEMANG hidup bagai MAWAR MERAH yang kuntum-kuntumnya berganti kala angin berhembus, cuaca berubah daun-daun mulai layu, kata hatimupun pastikan berubah berjalan dengan layu dan rapuh.
Dimalam yang dingin dan gelap sepi KAMU HARUS PULANG dan BALIKIN imanmu seperti masa kecilmu dulu seperti isi lagumu yang berjudul KARANG itu.
Kembalilah rasakan percikan semangat BOCAH mandi di kali dengan penuh canda yang polos apa adanya. Semoga dirimu dinaungi hidayah dan semoga Allah MAAFKAN dirimu.
Waspada Dengan Buletin AL-ISTIQLAL Milik Tim Sukses Ahok

Waspada Dengan Buletin AL-ISTIQLAL Milik Tim Sukses Ahok


buletin al-istiqlal ahok


Semalam saya mampir ke sebuah percetakan besar. Saya kaget melihat tim sukses Ahok sedang mencetak buletin berjudul Al-istiqlal yg dicetak sebanyak 320.000 eksemplar/edisi yg akan dibagikan ke semua Masjid dan pengajian se-Jakarta. Semalam sedang dicetak edisi kedua. Dan Senin (13/2) akan cetak edisi ketiga.

Isi dari buletin tersebut sangat meresahkan. Nampak memutarbalikan hukum syariah yang sengaja untuk mengcounter sejumlah issue yg sedang melanda Ahok dan sepenuhnya kampanye2 Ahok.

Di buletin juga mencatut (tanpa ijin?) tulisan dan pernyataan sejumlah Kyai NU dan para tokoh-tokoh seperti Prof. Nadirsyah Hosen - Rais Syuriyah NU Cabang Australia & New Zealand, KH Musthofa Bishri, Quraish Shihab, KH Masdar Farid Masudi (DMII), dll.

Sekedar info bahwa buletin ini sudah kontrak dgn percetakanya untuk 6 edisi dan setiap edisi harganya 80 jt untuk 320.000 eksemplar. Buletin ini harusnya tercetak dari bulan lalu tapi terlambat karena belum dapat percetakanya.

Hati-hati menjelang pencoblosan tgl 15 Februari 2017, mereka semakin masif menyebar propaganda. Jaga masjid-masjid & majelis taklim dari buletin ini.

Inilah Ahok ! Yang ( Maunya ) Memimpin Ibukota Jakarta

Inilah Ahok ! Yang ( Maunya ) Memimpin Ibukota Jakarta

UNGKAPKAN KEKECEWAAN MUHAMMADIYAH KEPADA AHOK NYLEKIT BANGET


Kata Pak Haedar, "Ahok itu orang pendatang baru yang belum punya prestasi apa-apa yang membuat gaduh republik ini". ( Jawapos.com ) )

Bahkan lebih dari itu pak:
Jangankan prestasi, mempertahankan pertumbuhan ekonomi Jakarta saja tidak mampu. Malah membuatnya semakin terpuruk.

Jangankan berkata santun, untuk berkata wajar saja tak mampu. Mulutnya sering keluar bahasa kotoran.

Jangankan berlaku jujur, untuk berlaku konsisten saja tak bisa.

Jangankan bicara berbasis data, untuk memberikan argumentasi cerdas saja tidak cakap.

Jangankan mau mengakui kesalahan diri, untuk menahan diri tidak menyalahkan pihak lain saja berat hati.

Dan jangankan mau berlaku sopan ke masyarakat, untuk berlaku sopan ke ulama besar saja gagal sikap.

Maka jangankan untuk menjadi seorang pemimpin, untuk bisa menata mulutnya sendiri saja tidak lulus.
( Satya Nugraha Laksana )

KH. Ahmad Musta'in Syafi'i " Santri Asal Jakarta Pulanglah Ikut Pilkada DKI 2017 "

KH. Ahmad Musta'in Syafi'i " Santri Asal Jakarta Pulanglah Ikut Pilkada DKI 2017 "



SANTRI ASAL DKI, PULANGLAH!

Saat khotbah Jumat di Pesantren Tebuireng (3/2/2017), pakar tafsir Quran Pesantren Tebuireng KH Ahmad Mustain Syafiie mengimbau agar santri asal DKI pulang dan menggunakan hak pilihnya dalam Pilgub 15 Februari nanti.

"Murni sebagai khotib saya mengingatkan, santri asal DKI yang sudah punya hak pilih, pulanglah. Gunakan hak pilih. Izin pada lembaga, " tuturnya.

Memilih pemimpin, Kata Kiai Tain, termasuk bagian dari agama. "Muslim, wajib memilih pemimpin muslim," tandasnya.

Menggunakan hak pilih, juga termasuk bagian bela negara. Sekaligus wujud cinta tanah air.
"Kita sama-sama sudah melihat yang keluar dari mulutnya, yang tersimpan dalam hatinya jauh lebih besar. Jauh lebih besar," ucapnya mengutip QS Ali Imron 118.

Qod badatil baghdou min afwahihim (Telah nyata kebencian dari mulut mereka).
Wama tuhfi suduruhum akbar (dan apa yang disembunyikan dalam hati mereka jauh lebih besar lagi)


Minggu, 05 Februari 2017

" Mengerikan !" Istana Bentuk Tim Khusus Pemenangan Ahok

" Mengerikan !" Istana Bentuk Tim Khusus Pemenangan Ahok




Istana Merdeka terlibat bahkan membentuk team pemenangan untuk Ahok alias Zhong Wanxue
Team istana untuk pemenangan Ahok dikepalai oleh Diaz Hendropriyono yg juga staf khusus presiden bidang intelejen.

Diaz Hendropriyono mendapat arahan langsung dari Luhut Binsar Pandjaitan yang ditunjuk Joko Oei
Ada beberapa nama yang masuk dan terlibat didalam team pemenangan Ahok tersebut.

Ada nama Budi Gunawan, Gorries Merre, Ng So Kee, Haidar Nafis Gumay
Team ini mulai bekerja 1 Februari, dan langsung memiliki agenda agenda yang sudah disiapkan termasuk urusan di media, KPU dan intelejen.

Dan luarbiasanya ada nama berinisial SS dari KPK serta salah satu hakim MK ikut dalam team sebagai 'bagian yg bisa digunakan'.

Team pemenangan Ahok yang dibentuk istana diberikan wewenang dan hak hak luar biasa, bahkan bisa untuk meng-intervensi

LBP mendapatkan dukungan serta sokongan dana luar biasa untuk menginisiasi terbentuknya team pemenangan Ahok oleh Istana.

Terbentuknya team pemenangan Ahok oleh Istana Merdeka akibat desakan dan tuntutan para taipan yang 'mengancam' akan melarikan modalnya.

Kabinet kerja jongos taipan akhirnya tersandera sendiri untuk memuluskan suksesi Ahok alias Zhong Wanxue 'komunis' titipan indo china.

Demi Indo China 2025, Ahok alias Zhong Wanxue harus dimenangkan dengan segala cara walau harus melibatkan tangan kekuasaan.

1Team pemenangan Ahok juga sudah 'mengkondisikan' tiga lembaga survey dengan pencairan dana 500 milyar per satu lembaga survey.

Pihak istana merdeka sepertinya siap mati matian memperjuangkan kemenangan buat Ahok demi mengikuti pesanan taipan.

Kedepannya bersiaplah akan adanya aksi penangkapan menjelang masa pencoblosan 15 Februari, karena kepolisian sudah total tidak netral.

Kepada seluruh kawan tuips, kami ingatkan untuk mewaspadai aksi 'yang akan menimbulkan' korban jiwa , satu pekan ke depan...

Sudah ada perintah untuk membuat skenario 'yang menimbulkan' korban jiwa untuk menutupi pemberitaan terkait Ahok.

Luar biasa keji, rencana settingan berupa skenario 'yang menimbulkan' korban jiwa, telah disiapkan dan tinggal dijalankan.

Diharapkan untuk meningkatkan kewaspadaan, atas rencana aksi 'yang menimbulkan' korban jiwa ini.

Sumber: Link



Rekaman Video Maaf Ahok Untuk Tipu-Tipu Umat Islam

Rekaman Video Maaf Ahok Untuk Tipu-Tipu Umat Islam


Saya sarjana komputer. Teman-teman sudah mengecek meta data dan exif video permintaan maaf ahok kpd Ketua MUI di dlm sidang ahok sbg tersangka penista agama.
Isi data video ternyata sangat mengejutkan. Video itu dibuat tanggal 30-1-2017.

Kita urutkan data peristiwanya:


1. Sidang pengadilan tgl 31-1-2017.

2. Tgl 1-2-2017 kapolda, pangdam dan luhut binsar panjaitan rame-rame memintakan maaf untuk ahok kpd Ketua MUI (aneh sekali, apa urusannya lembaga negara membela seorang tersangka).

3. Tgl 1-2-2017 ahok meminta maaf lewat rekaman video yg dikirim ke detik.com (tidak punya adab, minta maaf lewat video).

TAHUKAH KAMU?
TERNYATA META DATA dan EXIF video permintaan maaf ahok menunjukkan bahwa video itu dibuat tanggal 30-1-2017 (ingat, sidang pengadilan adalah tgl 31-1-2017) !!!

Artinya....
Kelakuan ahok dan pengacaranya yg menuduh SBY menelepon Ketua MUI itu sudah disetting oleh tim ahok utk memecah belah ummat ISLAM.
WASPADA UMMAT ISLAM
KITA SEDANG BERHADAPAN DENGAN SETAN ahok dan GEROMBOLANNYA (megawati, jokowi, surya paloh (metro tv), luhut binsar panjaitan, kapolri dll).

Daftar Ulama, Tokoh, Ormas Yang Ikut Aksi Damai 112 Di Monas 2017

Daftar Ulama, Tokoh, Ormas Yang Ikut Aksi Damai 112 Di Monas 2017



PERSIAPAN MENJELANG AKSI DAMAI MONAS tgl II / 2 / 2017 DAN tgl 21 / 2 / 2017 DIPERKIRAKAN AKAN DIHADIRI JUTA-AN UMAT ISLAM

BERIKUT DAFTAR HADIR SEMENTARA DARI BERBAGAI ORMAS DAN ULAMA

( Mohon dikoreksi bila ada kesalahan penulisan )

Info Perihal : Rencana Aksi dan Kegiatan Ormas Islam tanggal 11,12,15 Februari 2017.

Perkembangan situasi menjelang aksi Super Damai *Aksi bela Agama, Aksi Bela Ulama* yang akan dilaksanakan *pada Hari Sabtu 11 Februari 2017, Hari Minggu Tanggal 12 Februari 2017, dan Rabu 15 Februari 2017* Ada bahan Keterangan yang diperoleh adalah sebagai berikut :


a. Tokoh-Tokoh, Habaib, ulama yang akan ikut dalam aksi antara lain:

1) Habib Rizieq Syihab.

2) Bachtiar Nasir

3) Zaitun Rasmin

4) Ustadz Al khatat

5) KH Fakhrurozi

6) Habib Muchsin Alatas

7) Sobri Lubis

8) Bernard Abdul Jabar

9) Habib Fachri Jamalulail

10) Munarman SH

11) Misbahul Anam

12) Jafar Sodik

13) Maman Suryadi abdurahman

14) Habib Novel

15) KH Cecep

16) Alfian Tanjung

17) Ismail Yusanto

18) Abu Jibril

19) Muhammad Subhan

20) Dahniel

21) Bustomi

22) Fachri Hamzah

23) Amin Rais


b. Ormas-Ormas, Pok Mahasiswa, Majelis ta'lim, Jawara, OKP antara lain :

1) GNPF (Gerakan Nasional Pengawal Fatwa) pimp. Bachtiar Nasir

2) FPI (Front Pembela Islam) pimp Habieb Rizieq Syihab

3) DPP FPI

4) DPW FPI Jakut, Jaktim, Jaksel, Jakpus, Jakbar, Bekasi

5) Perwakilan DPC FPI

6) Laskar FPI Pimp Panglima FPI Sdr. Maman Suryadi

7) GMJ(Gerakan Muslim Jakarta) Pimp KH. Fakhrurozi

8) FUI (Forum Umat Islam) Pimp Muhammad Al Khatat

9) HTI pimp Ismail Yusanto

10) Pemuda Muhammadiyah Pimp Dahnil

11) Taruna Muslim Pimp Alfian Tanjung.

12) MMI (Majelis Mujahidin Indonesia) Pimp Abu Jibril

13) Hasmi (Harakah Suniyah Muslim Indonesia)

14) FBR (Forum Betawi Rempug).

15) Laskar Betawi Pimp Bustomi

16) PB HMI (Himpunan Mahasiswa Islam)

17) Yayasan Az- Zikra.

18) Jampang Surade.

19) Majelis-Majelis Taklim.

20) Al-Utsmaniyah Pimp Dian Hidayat.SE

21) GARIS (Gerakan Reformis Islam) Pimp KH.Cecep

22) API (Aliansi Pergerakan Islam) Pimp Asep syarifudin

23) PETA (Pembela Tanah Air)

24) Jawara Gabus Pimp Samin Sada

25) RPKAD (Resimen Penjaga Kemurnian Akidah Dan Daulat)

26) FSI (Forum Syuhada Indonesia) Pimp Diko Nugraha

27) Laskar Merah Putih Pimp Adek Manurung.

28) Asyafiah

29) Forkabi (Forum Komunikasi Anak Betawi)

30) DDI (Dewan Dakwah Islam)

31) GEMA Pembebasan Pimp Ricky Fattamazaya.

32) HAMMAS

33) SIGABAH JAWARA

34) Al Mahbubin kemayoran

35) Front Mahasiswa Islam Pimp Habib Alwi

36) Mahasiswa Al Irsyad

37) Front Santri indonesia

38) Pemuda Melayu

38) DDI (Dewan Dakwah Islam)

39) Pondok Pesantren Persatuan Islam (PERSIS), No.275, Bambu Apus, Cipayung.


c. Konsolidasi-konsolidasi Dilaksanakan di Daerah antara lain :

1) Bekasi

2) Bogor

3) Banten

4) Aceh

5) Bandung

6) Cianjur

7) Solo

8) Jogja

9) Kalimantan timur

10) Surabaya

11) Madura

12) Purwakarta

13) Surakarta

14) Lombok tengah

15) Padang, Bukittinggi.


2. Adapun Setting aksi Kegiatan serta aspirasi yang akan dilaksanakan adalah sebagai berikut:

a. Tanggal 11 Februari 2017 massa FPI akan turun kejalan, Ummat Islam siap banjiri Sudirman-Thamrin. Tuntutan MENEGAKKAN SURAH AL-MAIDAH Ayat 51, membentangkan spanduk besar yang bertuliskan: "UMMAT MUSLIM WAJIB MEMILIH PEMIMPIN MUSLIM & UMMAT MUSLIM HARAM MEMILIH PEMIMPIN NON MUSLIM (KAFIR)". Start di MONAS lalu longmarch ke jalan Sudirman-Thamrin.

b. Tanggal 12 Februari 2017 Ummat Islam WAJIB hadir Sholat Subuh Gabungan di Masjid Istiqlal (04.00 s/d selesai) akan dihadiri 12.000 pengkhatam Al-Qur'an dan dihari itu juga para pengkhatam Al-Qur'an mengkhatamkan dari juz 1 - juz 30, jadi dalam sehari itu kita khatamkan Al-Qur'an 12.000x.

c. Tanggal 15 Februari 2017 (Pilkada 2017) Ummat Islam WAJIB untuk Sholat Subuh di Masjid & Mushola sampai Imam Masjid mengatakan "mari satu jam lagi kita penuhi TPS untuk memilih pemimpin muslim".


II. Catatan :

1. Rencana aksi yang akan dilaksanakan bertujuan agar masyarakat senantiasa mentaati perintah Allah didalam Al-Qur'an,termasuk sebagaimana perintah Allah yang tertulis dalam Surat AlMaidah 51 " memilih Pemimpin Jakarta yang sesuai dengan Ajaran Islam, seperti yang tercantum dalam Kitab Sucinya.

Sumber :Yonosunata
Luhut Panjaitan Harus Pastikan Ahok Menang Pilkada DKI 2017

Luhut Panjaitan Harus Pastikan Ahok Menang Pilkada DKI 2017

MENGAPA LUHUT PANJAITAN SIBUK NGURUS AHOK ?


Kehadiran KH Makruf Amin dan penghinaan padanya telah memunculkan fakta yang selama ini disembunyikan oleh Ahok. Yaitu bahwa ada kegiatan khusus yang memberikan informasi kredibel pada Ahok mengenai hubungan antara KH Makruf Amin dengan SBY. Kita bisa berdebat apakah benar ada penyadapan tetapi fakta bahwa Ahok percaya informasi itu menggambarkan sebuah fakta yang jauh lebih mengerikan, yaitu bahwa ada kegiatan khusus untuk membantu Ahok dan tak pelak dugaan paling masuk akal pemerintahan Jokowi berpihak dan bekerja untuk kemenangan Ahok.

Segera setelah kasus penghinaan MA meruyak, Luhut Binsar Panjaitan, Menko Maritim berkunjung ke KH Makruf Amin bersama Kapolda dan Pangdam Jaya. Seiring dengan itu, kita bisa merangkai dengan fakta-fakta lain: Sylvi diperiksa untuk kasus 2010 dan ada demo melaporkan Anies di depan KPK. FPI ditelisik dalam dan disibukkan dengan berbagai kasus yang terjadi jauh sebelum ini. Buku, media online dan banyak media publik dikekang dengan berbagai teknik; di antaranya ditetapkan sebagai tersangka pencemaran nama baik (kasus buku Jokowi) serta ditutup dengan tuduhan penyebar hoax.

Fakta-fakta itu membuat kita pantas merenungkan dugaan lebih jauh. Apakah seorang Ahok mampu mengorkrestasi serangkaian aksi politik ini? Siapakah yang mampu dan punya kepentingan untuk memastikan Ahok menang di Pilkada DKI ini? Lalu bila memang demikian, apa kepentingan mereka ini?

Tudingan paling mudah muncul tentu ke arah Luhut Binsar Panjaitan. Tentara, Batak, Kristen, punya bisnis banyak dan jaringan dekat termasuk dengan taipan-taipan besar. Kita tahu ia punya hubungan baik dengan para taipan khususnya sejak menjadi duta besar Singapura di mana sebagian besar taipan Indonesia memang ‘warga negara itu’. Warga negara artinya mereka juga punya KTP Indonesia namun –lihat saja apakah James Riyadi sebagai contoh– kalau masuk Singapura lewat pintu imigrasi biasa untuk WNI. Dan jadi bukan rahasia juga kalau sebagian taipan itu tidak punya NPWP pribadi seperti disebut dalam berita beberapa waktu lalu.

Tetapi siapalah LBP tanpa Ki Lurah. Lurah, bukan Pak Lurah mantan. Dan Anda pasti langsung paham alasan mengapa Ahok harus menang di Pilkada ini, yaitu menjadi pengaman reklamasi dan berbagai masalah Ki Lurah saat menjabat kala itu. Kita juga tahu kalau reklamasi memang menjadi sumber pendanaan untuk pemilu 2019.

Dengan bukti, fakta dan kepentingan sebesar itu maka tak heran energi seluruh tim Ki Lurah sedang difokuskan pada pemenangan Ahok ini. Dan melihat indikasi sejauh ini maka cara-cara busuk pun akan ditempuh pada rangkaian pemungutan suara nanti.

Jadi penting bagi semua pendukung Agus-Sylvi dan seluruh warga untuk mengawasi TPS serta seluruh proses yang melibatkan KPUD. Hati-hati karena segala cara akan ditempuh oleh mereka.
Waspadalah. Waspadalah. Kejahatan terjadi bukan hanya karena ada niat si jahat tetapi juga karena ada kesempatan. Jangan biarkan mereka mewujudkan niat busuknya

Oleh : Denny JA

Seorang Sufi Memahami Muridnya Lahir Batin - Kisah Syaikh Abu Yazid Bustami

Seorang Sufi Memahami Muridnya Lahir Batin - Kisah Syaikh Abu Yazid Bustami


Nama lengkapnya adalah Abu Yazid Taifur bin Isa Surusyan, juga dikenal dengan Bayazid. Dia dikenal sebagai salah seorang sufi kenamaan Persia abad ke-III dari Bistam wilayah Qum, lahir pada tahun 874 M dan wafat pada usia 73 tahun.

Ayah Abu Yazid al-Bustami adalah seorang pemimpin di Bistam dan ibunya seorang yang zahid, sedangkan kakeknya seorang Majusi yang memeluk Islam dan menganut madzhab Hanafi. Ibunya juga seorang zahid, dan Abu Yazid al-Bustami amat patuh kepadanya.

Abu Yazid al-Bustami mengatakan “Dua belas tahun lamanya aku menjadi penempa; besi bagiku. Kulempar diriku dalam tungku riyadhah. Kubakar dengan api mujahadah. Kuletakkan di atas alas penyesalan diri sehingga dapatlah kujumpai sebuah cermin diriku sendiri. Lima tahun lamanya aku menjadi cermin diriku yang selalu kukilapkan dengan bermacam-macam ibadah dan ketaqwaan. Setahun lamanya aku memandang cermin diriku dengan penuh perhatian, ternyata diriku kulihat terlilit sabu takabbur, kecongkakan, ujub, riya’, ketergantungan kepada ketaatan dan membanggakan amal. Kemudian aku beramal selama lima tahun sehingga sabuk itu putus dan aku merasa memeluk Islam kembali. Kupandang para mahluk dan aku lihat mereka semua mati, sehingga aku kembali dari jenaah mereka semua. Aku sampai kepada Allah dengan pertolonganNya tanpa perantara mahluk”.

Pengalaman Abu Yazid al-Bustami yang ucapannya (pada saat sukr) kadang-kadang sulit dipahami oleh orang awam, menyebabkan sebagian ulama menentangnya, sehingga ia sementara waktu pernah mengasingkan diri di Bistam. Ia pun meninggal di tempat pengasingannya.260H. /874M. makamnya yang terletak di tengah kota itu, banyak diziarahi pengunjung. Pada tahun 713 H/1313 M.,di atas makamnya dibangun sebuah kubah atas perintah Sultan Mongol.

Syaikh Abu Yazid Mengajar sang murid
Suatu saat, muridnya itu mengadu kepada Abu Yazid, “Guru, aku sudah beribadah tiga puluh tahun lamanya. Aku shalat setiap malam dan puasa setiap hari, dan aku tinggalkan syahwatku, tapi anehnya, aku belum menemukan pengalaman ruhani yang Guru ceritakan.
Aku belum pernah saksikan apa pun yang Guru gambarkan.
Abu Yazid menjawab, “Sekiranya kau puasa dan beribadah selama tiga ratus tahun pun, kau takkan mencapai satu butir pun dalam ilmu ini.”
Murid itu heran, “Mengapa, ya Tuan Guru?”
“Karena kau tertutup oleh dirimu,” jawab Abu Yazid.
“Apakah ini ada obatnya, agar hijab ini tersingkap?” tanya sang murid.
“Boleh,” ucap Abu Yazid, “tapi kau takkan melakukannya.”
“Tentu saja akan aku lakukan,” sanggah murid itu.
“Baiklah kalau begitu,” kata Abu Yazid, “sekarang pergilah ke tukang cukur, cukurlah (rambut) kepalamu dan jenggotmu, tanggalkan pakaianmu, pakailah baju yang lusuh dan compang-camping."
Gantungkan di lehermu kantung berisi kacang. Pergilah kau ke pasar, kumpulkan sebanyak mungkin anak-anak kecil di sana.
Katakan pada mereka dengan lantang “Hai anak-anak, barangsiapa di antara kalian yang mau menampar aku satu kali, aku beri satu kantung kacang.”
Lalu datangilah (juga) pasarmu (di mana) jamaah kamu sering mengagumimu."
“Subhanallah, Kau mengatakan ini padaku, apakah ini baik untuk kulakukan?“, kata murid itu terkejut.
Abu Yazid berkata, “Ucapan tasbihmu itu adalah syirik.”
Murid itu keheranan, “Mengapa bisa begitu?”
Abu Yazid menjawab, “Karena (kelihatannya kau sedang memuji Allah, padahal sebenarnya) kau sedang memuji dirimu."
murid itu berkata, “Aku tidak mampu melakukannya, tunjukkan aku cara lain yang bisa kulakukan.”
Abu Yazid berkata: " Mulailah dengan hal ini sebelum yang lain, sampai perasaan agungmu hilang, dan dirimu merasa rendah, lalu akan kuberitahu apa apa yang baik bagimu."
Sang murid menjawab: "Aku tidak mampu melakukannya."
Abu Yazid berkata: Kau memang takkan mampu melakukannya!”
(Sumber: Taqdiisul Asykhosh Fil Fikris Shufiy, Jilid 1, hal 431)

Sabtu, 04 Februari 2017

Konser Slank GUE 2 Yang Teramat Menyedihkan...!

Konser Slank GUE 2 Yang Teramat Menyedihkan...!



Konser band papan atas ( itu dulu ) Slank yang bertajuk "KONSER GUE 2 " yang diselenggarakan di Ex Driving Range Senayan, Jakarta Pusat pada 4 Februari 2017 mulai pukul 13.00 hingga 18.00 WIB. sangat membuat hati ingin menangis, kenapa tidak. Konser yang diimpikan dihadiri oleh puluhan ribu atau mungkin ratusan ribu para ahokers, jokowers, dan gerombolan Badja tersebut hanya di " intip " oleh sekelumit warga Jakarta.

Ini penampakannyah....













Konser yang katanya akan mempersatukan para relawan Ahok Djarot ini tak meriah sama sekali, terlihat jelas bahwa hanya itulah para pendukung si penista 2x ( penista Alquran & penista ulama )

Dan juga katanya konser GUE 2  ini adalah caranya anak-anak jakarta yang ingin Ahok memimpin lagi. " ya, hanya segitulah anak-anak Jakarta yang menginginkan Ahok untuk memimpin lagi "
" Tak sadarkah?"

Rakyat Jakarta sudah cerdas, terpelajar ( kecuali yang datang.....) mampu membedakan mana yang emas dan mana yang tai. Tak mungkin ibukota akan mereka serahkan kepada orang yang sudah tercela kepribadiannya, tercela ucapananya, tercela tingkah lakunya dan tercela para pendukungnya ( terutama di medsos ) dan yang akan membuat jakarta hanya untuk para orang kaya saja ( China ) dan konglomerat Taipan.

Mumpung belum pilkada masih ada hari untuk bertobat dan kembali ke jalan yang benar. Buka mata hati dan buka pikiran, ingat satu hal;

" MEREKA ADALAH MUSANG BERBULU DOMBA"


Pengamal Tarekat Harus Bersatu - Tuangku Syaikh Muhammad Ali Hanafiah

Pengamal Tarekat Harus Bersatu - Tuangku Syaikh Muhammad Ali Hanafiah

tarekat harus bersatu


Nasehat Tuanku Syaikh Muhammad Ali Hanafiah Ar Rabbani
(Mursyid Thariqah Qodiriyah Hanafiah dan Rais Mustasyar Dewan Ulama Thariqah Indonesia)

Yang disampaikan pada hari Ahad, 21 Februari 2016 di Masjid Syeikh Muhammad Syaid, Bonjol Pasaman, Sumatera Barat.

Tuanku Syaikh Muhammad Ali Hanafiah Ar Rabbani berkata:

"Orang-orang Tarekat itu ibarat butiran-butiran emas. Butiran-butiran emas yang berada di antara butiran pasir. Apabila butiran-butiran itu dipanaskan, sekalipun dianya telah tercampur dengan pasir, maka butiran-butiran emas itu akan meleleh, kemudian menyatu satu sama lain. Itulah hakekatnya pengamal Thariqah, apabila dipanaskan, maka butiran-butiran yang telah bercampur dengan butiran pasir itu telah meleleh dan dapat bersatu dengan yang lain, inilah Orang thariqah.

Yang memanaskannya itu adalah TUGAS seorang MURSYID. Apinya adalah Para Mursyid yang membakar para muridnya. Dimanapun pengamal thariqah berada, dia dapat mudah menyatu dengan tarekat-tarekat yang ada dimanapun tempatnya berada.

Apabila kita temukan lagi orang-orang yang berthariqah tidak mau menyatu dengan Thariqah-Thariqah lain, itu bukan orang thariqah, itu bukan butiran emas, itu hanya pepasiran saja, apabila dipanaskan dengan ribu derajat pun dia tetap menjadi pasir. Karena apabila orang-orang thariqah dipanaskan sedikit saja dia akan mudah meleleh, menyatu satu sama lain, dan inilah yang kita harapkan kembali akan bangkit."

( Muhammad Rusmin Al-Fajr )

Sikap Ormas Islam Dan GNPF MUI Terhadap Hinaan Ahok Kepada KH. Ma'ruf Amin

Sikap Ormas Islam Dan GNPF MUI Terhadap Hinaan Ahok Kepada KH. Ma'ruf Amin

CATATAN KONFERENSI PERS SELURUH ORMAS ISLAM DAN GERAKAN NASIONAL PENGAWAL FATWA MAJELIS ULAMA INDONESIA (GNPF-MUI)

Kantor Pusat MUI Jl. Proklamasi Nomor 51 Menteng Jakarta Pusat, Hari Jum'at 3 Februari 2017
Hari ini (3/2) di Kantor Majelis Ulama Indonesia ratusan perwakilan Ormas Islam berkumpul di Lantai 4 Kantor Sekretariat Pusat MUI. Agenda utamanya adalah penyampaian Pernyataan Sikap Ormas Islam yang tergabung di dalam GNPF MUI atas perilaku tidak beradab Ahok kepada Ketua MUI KH. Ma'ruf Amin di persidangan ke-8 kemarin.

Tampak hadir beberapa tokoh ulama Ummat Islam, seperti Ustadz Bachtiar Nasir (Ketua GNPF MUI), KH. Zaitun Rasmin (Ketua Umum Wahdah Islamiyah), Muhammad Ismail Yusanto (HTI), Muhammad Al-Khattath (GNPF MUI). Tak ketinggalan pula, tokoh Tionghoa Lieus Sungkharisma dan yang lainnya. Mereka semua diterima jajaran Pimpinan Pusat MUI yang diwakili oleh Sekjen
MUI, KH. Anwar Abbas.

Beberapa pernyataan yang saya rangkum:
Penyampaian Pra-Konferensi Pers

A. Ustadz Muhammad Al-Khattath (GNPF MUI):

1. Ummat Islam akan melakukan Aksi Serentak Bela Ulama Bela NKRI. Pada tanggal 11 Februari 2017 (Gerakan 112). Rutenya dari Monas menuju Bunderan HI. Bentuknya jalan-jalan pagi. Dimulai sejak pukul 06.00 sampai selesai.
2. Kita maksimalkan momentum ini dengan pelibatan sebanyak-banyaknya peserta. Untuk mempersiapkan hal itu, GNPF MUI Senin nanti (6/2) seluruh perwakian ormas Islam akan kita undang untuk melakukan rapat rapat persiapan.
3. Gerakan 112 ini dengan mengajak seluruh ummat Islam, dimanapun berada. Agar ikut terlibat dalam agenda ini. Nanti poster akan dibuat dan disebar via media sosial.
4. Tema Besar Aksi ummat Islam yang dikoordinir oleh GNPF MUI pada 112 adalah "Berpegang Teguh Pada Fatwa MUI. Kita pilih Gubernur Muslim untuk DKI Jakarta"


B. Zaitun Rasmin (GNPF MUI):

1. Kita meminta izin kepada KH. Anwar Abbas selaku Sekjen dan perwakilan MUI bahwa hari ini, kami dari GNPF MUI ingin menggunakan ruang pertemuan MUI ini.
2. Seperti yang sudah disampaikan kepada teman-teman wartawan dan seluruh ormas Islam yang hadir, hari ini kita akan membacaka Pernyataan Pers GNPF MUI atas sikap tidak beradab Ahok kepada Ketua MUI KH. Ma'ruf Amin.


C. Anwar Abbas (Sekjen MUI):

1. Yang hadir di ruangan ini, ada Sekjen MUI dan beberapa Wasekjen MUI. Hari Jum'at ini, banyak sekali Pimpinan MUI yang menjadi Khatib, sehingga terlambat datang kesini. Yang bisa hadir ada Ustadz Najmuddin Ramli. Ada Kyai Misbah Wakil Sekjen. Kami siap menjadi penerima tamu.
2. Kami persilahkan kepada GNPF MUI untuk menggunakan ruangan MUI. Majelis Ulama Indonesia adalah milik Ummat Islam. Gedung ini milik rakyat dan ummat. Kami persilahkan apa yang menjadi hajat ummat hari ini.


D. Ustadz Bachtiar Nasir (GNPF MUI):

1. Kehadiran kita di sini bersama-sama kami ingin mempertegas dukungan kita kepada fatwa ulama dan juga kepada guru kita Ketua Umum MUI KH Ma'ruf Amin.
2. MUI adalah tempat berkumpulnya para ulama dan zu'ama dari berbagai disiplin keilmuan. Berasal dari seluruh daerah di Indonesia. Perwakilan dari ummat Islam yang jumlahnya 200 juta.
3. MUI memang bertugas untuk memberikan pandangan keagamaan atas peristiwa yang terjadi. MUI tidak pernah gegabah dalam mengambil fatwa. Ada banyak prosedur dan banyak hal yang harus dipertimbangkan.
4. KH. Ma'ruf Amin adalah ulama sepuh. Tapi mau hadir sebagai saksi ahli. Padahal beliau punya pilihan untuk tidak hadir. Tapi yang membuat kami kecewa, di sidang penodaaan agama itu, justru disitu ulama dinistakan.
5. Kami harus menyatakan dukungan bersama para tokoh bangsa. Tapi, sebelum bertambah gaduh, mari luruskan niat kita semua. Apa yang kita lakukan semata-mata untuk mempersatukan ummat dan bangsa
6. Kita berjuang untuk Indonesia yang lebih bersatu dan beradab kedepan. Kita tidak mau Indoensia dipecah belah oleh orang-orang yang hanya memiliki ambisi kekuasaan. Oleh segelintir orang yang memiliki hawa nafsu yang merusak tatanan kehidupan berbangsa kita.
7. Ummat Islam introspeksi diri. Memperbaiki diri. Dan menatap kedepan. Kehadiran kita disini, selain mendukung, juga mengecam keras atas perilaku tak pantas Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan pengacaranya kepada guru kami KH. Ma'ruf Amin.
8. KH. Ma'ruf bukanlah pribadi. Tapi ia mewakili MUI. Mewakili ummat Islam.
9. Terkait kejadian di persidangan, kelakuan Ahok tidak perlu ada laporan dari masyarakat. Seharusnya bisa langsung ditangkap. Karena bukan delik aduan. Aparat jangan berlaku tidak adil kepada ummat Islam.
10. Tokoh dan ummat Islam tidak akan terpecah. Kami sudah bersepakat untuk bersatu. Kita akan mengawal negara Kesatuan Republik Indomesia. Yang damai dan bersatu
11. KH. Ma'ruf Amin sudah memaafkan. Karena itu hak beliau. Tapi beliau mengatakan, bahwa adalah hak ummat untuk bertindak dan bersikap. Karena KH. Ma'ruf memang milik ummat Islam Indonesia.
12. Hukum di Indonesia harus ditegakkan seadil-adilnya. Hukum yang berkeadilan. Percakapan di persidangan ada buktinya. Ada ITE. tinggal keseriusan aparat untuk menangkap Ahok dan memprosesnya. Demi memenuhi rasa keadilan dan tegaknya hukum.
13. Ummat Islam jangan selalu dituduh dengan berbagai macam penyudutan. Tapi juga sering diperlakukan tidak adil dalam hukum. Saatnya penegak hukum bersikap adil dan tegas.
14. Mari kita jaga jangan panjang dalam kegaduhan yang berkepanjangan. Mari kita bersatu dan membangun Indonesia kedepan. Kalau ada hal yang mengecewakan mari kita selesaikan lewat konstitusi.
15. Ummat jangan terpencing untuk anarkis. Ummat jangan terpancing untuk bergerak sendiri-sendiri. Karena ada Majelis Ulama Indonesia yang akanenjadi perwakilan kita.
16. Jangan ada konflik horisontal di tengah masyarakat. Tetaplah kita berjuang dengan kesabaran. Jangan termakan provokasi.


E. Anwar Abbas (Sekjen MUI):

1. Kami sudah dengar pemaparan GNPF MUI. Apa yang menjadi aspirasi, sama dengan apa yang kami pikirkan dan rasakan.
2. Kita berpikir bagaimana persatuan dan kesatuan bangsa harus tetap kokoh. Kita berpikir bagaimana agar NKRI tetap utuh.
3. Perlu ada dialog bersifat nasional. Seperti kata KH. Din Syamsuddin, Ummat Islam disudutkan dan tersudut. Diposisikan sebagai ummat yang tertuduh.
4. Tuduhannya luar biasa. Anti NKRI. Anti Pancasila. Anti Kebhinnekaan. Anti Toleransi. Tuduhan yang sangat menyakitkan.
5. Kalo ummat islam sesuai tuduhan tersebut, maka negara ini tak akan ada. Tidak ada Indonesia. Tuduhan tersebut ahistoris. Tidak didukung bukti empirik.
6. Kalau keadilan dan kebenaran di negeri ini sudah hilang maka, implikasinya tinggal menunggu waktu. Negara ini akan hancur. Dan kita tidak mau begitu.
7. MUI menghimbau semua pihak untuk menghadapi semua masalah yang menimpa kita akhir-akhir ini, dengan arif bijaksana. Dengan pikiran yang lapang. Dan dada yang terbuka.
8. MUI menghimbau kepada pemerintah dan politisi untuk mengadakan dan membuka dialog bangsa dan memikirkan apa yang terjadi hari ini. Dan mari kita persiapkan masa depan Indonesia yang gemilang.
9. Mari kita bergandeng tangan seluruh pihak. Dan berbicara bersama-sama serta memberikan solusi. KH. Ma'ruf Amin memberikan tekanan tiga hal dari dialog yang akan kita lakukan.
10. Dialog itu yang pertama, memberikan dan menawarkan solusi atas masalah bangsa ini. Yang kedua merumuskan langkah antisipasi yang akan kita siapkan. Yang ketiga adalah rekonsiliasi, agar hubungan kebangsaan kita yang kusut bisa kembali rapi.
11. Mari kita berdo'a agar rakyat kita bisa terurus dengan baik. Hidupnya tentram dan damai. Kita berada dalam suasana damai, aman, tentram dan bahagia di Negara Kesatuan Republik Indonesia. Aamiin.


Intisari Konferensi Pers:

Dibacakan oleh: Zaitun Rasmin (GNPF MUI):
1. MUI adalah organisasi Islam yang menghimpun organisasi Islam yang terdiri dari ulama dan zu'ama
2. MUI menjadi sumber rujukan ummat Islam dalam kehidupan beragama.
3. Pemerintah RI selama ini menjadi lkan fatwa MUI sebagai rujukan
4. Dalam mengeluarkan fatwa, MUI menempuh prosedur dan protap dan berbagai pertimbangan yang panjang
5. Prasangka buruk dan ujaran tak beradab yang dilontarkan BTP atau Ahok dan pengacaranya kepada KH. Ma'ruf Amin sudah kelewat batas.
6. GNPF MUI memandang bahwa sikap dan kata-kata Ahok dan pengacaranya adalah sikap yang merendahkan marwah ulama
7. Sikap GNPF MUI:
a. Mendukung dan membela KH. Ma'ruf Amin dan MUI sebagai lembaga fatwa yang kredibel.
b. Mengecam keras terdakwa kasus penodaan agama oleh BTP dan penasihat hukumnya atas sikap penghinaan mereka kepada ulama, terutama KH. Ma'ruf Amin
c. Menuntut terdakwa ditahan selama proses hukum dan dihukum maksimal atas perbuatannya.
d. Menyerukan kepada ummat dan bangsa untuk bersatu mengawal persatuan dan kesatuan NKRI

Source: Husain Almahdaly