Banyak sekali orang salah dalam memahami takdir. Takdir sering dikaitkan dengan sebab akibat di satu sisi, dan dikaitkan dengan kekuasaan mutlak Tuhan pada sisi yang lain. Yang berpegang pada sebab akibat seringkali mengatakan bahwa manusialah yang menentukan takdirnya sendiri atas potensi diri dan kebebasannya dalam memilih. Padahal, ketentuan Allah sama sekali tidak bergantung kepada sebab akibat.
Home
All posts
Rabu, 19 Agustus 2015
Tuangku Syeikh Muhammad Ali Hanafiah - Memahami Takdir
Banyak sekali orang salah dalam memahami takdir. Takdir sering dikaitkan dengan sebab akibat di satu sisi, dan dikaitkan dengan kekuasaan mutlak Tuhan pada sisi yang lain. Yang berpegang pada sebab akibat seringkali mengatakan bahwa manusialah yang menentukan takdirnya sendiri atas potensi diri dan kebebasannya dalam memilih. Padahal, ketentuan Allah sama sekali tidak bergantung kepada sebab akibat.
Selasa, 18 Agustus 2015
Sibuntu Permainan Horror Anak Nagari Minangkabau
Hantu Yang Menghibur
Hampir setiap tahunnya dalam perayaan HUT RI di kenagarian Tanjung Balit Kabupaten Solok selalu di adakan acara acara hiburan anak nagari yang menampilkan bermacam macam aksi dan kreasi serta lomba lomba, serta pawai alegoris yang sangat menghibur para penduduk setempat
Dari sekian banyak hiburan yang di tampilkan ada satu " pagelaran seni" yang entah dari mana asalnya yang sangat menarik dan mencuri perhatian para pengunjung, yaitu Si Buntu
Sibuntu atau hantu yang berlumuran tanah basah, memakai topeng, serta seluruh badannya yang berlumpur di tutupi oleh daun pisang yang kering ( karisiak ) serta ijuk pohon aren ( enau )
Sibuntu atau di daerah lain di kenal dengan Simuntu, Cimuntu, Antu Karisiak adalah sosok hantu yang menghibur, selalu mengejar keramaian sambil mengacungkan tangan meminta uang kepada siapa saja yang di temuinya, kalau tidak di beri sang hantu akan memoleskan tanah basah yang di bawanya kepada orang yang tak mau memberinya uang
Sibuntu selalu di dampingi oleh beberapa orang pengiring yang memainkan alat musik tradisional serta pembawa karton tempat uang pemberian penonton. Sibuntu akan mendatangi dimana ada kerumunan orang sambil berjoget mengikuti alunan musik, sesekali mengejar anak anak serta orang yang tak mau memberinya uang.
Sayang kesenian tradisional ini tak terekspos oleh media, sehingga Sibuntu kurang di kenal oleh generasi sekarang dan masyarakat luar, kita berharap para elite pemerintah yang hadir dan ikut dalam acara HUT RI yang ke 70 di Nagari Tanjung Balit ini mau melestarikan serta mengangkat kesenian Sibuntu ke permukaan sehingga acara horror tapi menghibur dan menghidupkan suasana ini tidak lagi di adakan sekali setahun
Aksi Sibuntu
Kamis, 13 Agustus 2015
HUT RI ke-70 Di Sangir Jujuan Solok Selatan Sangat Meriah Dan Bersahaja
Menyambut HUT RI yang ke-70 di Solok Selatan
Suasana kemerdekaan sudah mulai terasa meski tanggal 17 masih tinggal tiga hari lagi, gelora semangat juang dan luapan kegembiraan sudah mulai terasa di mana-mana. begitu juga di Kabupatan Solok Selatan tepatnya di Kecamatan Sangir Jujuan. Dimana seluruh " kaum PGRI " serta seluruh perangkat pemerintahan se-Kecamatan Sangir Jujuan dengat bersemangat menyambut datangnya hari bersejarah itu.
Semangat juang untuk mempertahan serta mengisi kemerdekaan begitu nampak pada seluruh wajah peserta, apalagi Sangir Jujuan pernah menjadi ibukota negara ( PDRI ) tepatnya di Bidar Alam, hal itu menambah semangat dan kegembiraan masyarakat untuk memperingati ( menyambut ) HUT RI yg ke 70 ini.
Dengan disertai para siswa dari SD SLTP SLTA se-Kecamatan Sangir Jujuan para guru mengadakan lomba gerak jalan santai yang di mulai dari Simpang Tigo Lubuak Malako sampai ke Kantor Camat Sangir Jujuan.
Acara Gerak jalan santai yang sangat meriah tertib dan bersahaja ini selalu di adakan setiap tahun dan juga di isi dengan berbagai lomba yang menghibur untuk siswa maupun guru
seluruh peserta juga berhak mendapatkan doorprize atau bonus murah meriah dari panitia bagi yang nomor undiannya tercabut
lihat saja hadiahnya mulai dari sendal jepit, keranjang sampah, gelas plastik dan lain lain.
Tidak mewah memang, tapi sangat menghibur, hemat anggaran, menggembirakan dan yang penting bagi yang tidak mendapatkan doorprize di jamin tidak akan kecewa hee..hee
Acara meriah ini juga akan di isi dengan pertandingan bola voli dan tarik tambang antar sekolah, gugus dan perangkat pemerintahan
Berikut GURU BIRU yang ikut dalam acara ini akan menampilkan foto-foto " penampakan" kemeriahan tersebut yang sempat di jepret dengan kamera ponsel, semoga menghibur dan menambah semangat untuk tetap mempertahankan Kedaulatan Negara dan ikut mencerdaskan anak bangsa sehingga negara kita tak di pandang remeh lagi oleh negara lain.
"MERDEKA!"
sekali lagi
" MERDEKA!!!!"
Foto foto lomba HUT RI ke-70
Start!![]() |
| Camat Sangir Jujuan melepas peserta lomba |
Peserta lomba jalan santai start dari simpang tigo Lubuak malako
![]() |
| Bersama ketua panitia dan pengawas olah raga |
Kecerian para siswa, ibu bapak guru dalam mengikuti jalan santai menyambut HUT RI ke-70
Doorprize!!!
Persiapan untuk cabut undian memperebutkan hadiah hadiah menarik yang telah di persiapkan oleh panitia
Acara doorprize dan lomba di bimbing oleh Gima,S.Pd
Hadiah menarik dan menghibur serta piala yang akan di perebutkan.....
Selamat bagi yang mendapatkan doorprize!...
Inilah golongan yang di taqdirkan nomor undiannya tidak tercabut haa...haaaa....sabana udi
Ceria bersama aparat pemerintahan Sangir Jujuan
Acara menyambut HUT RI ke-70 di meriahkan oleh para guru dan siswa SD SLTP SLTA se-Kecamatan Sangir Jujuan
Acara di isi dengan bermacam macam lomba yang sangat menghibur, sederhana, dan bersahaja yang insyaAllah akan berlangsung selama 4 hari
![]() |
| Tim voli putri gugus III Bidar Alam |
Sekian saja foto-foto "penampakan" kemeriahan acara menyambut HUT RI ke-70 di Sangir Jujuan
semoga bermanfaat dan dapat menghibur dunsanak kasadonyo serta dapat membangkitkan gairah dan semangat kita dalam mengisi kemerdekaan dan mencerdaskan kehidupan bangsa
Terima kasih telah berkunjung,
Silahkan tulis saran dan kritik membangun pada kolom komentar!
Salam PGRI
Langganan:
Postingan (Atom)































































