Dalam rangka menyambut Hari Pramuka yang ke-55 dan HUT RI yang ke-71 guru-guru SD sekecamatan Sangir Jujuan dan Sangir Balai Janggo menyelenggarakan Perkemahan Jum'at Sabtu Minggu ( PERJUSAMI ) yang pada penyelenggaraan perdana kali ini memilih tempat di Nagari Padang Limau Sundai Kec. Sangir Jujuan.
Acara bumi perkemahan yang juga diikuti oleh utusan dari PAUD Sangir Jujuan diikuti oleh seluruh SD dari Kecamatan Sangir Jujuan dan Gugus I, II, dan III Sangir Balai Janggo.
PERJUSAMI dibuka secara resmi oleh KA UPTD Sangir Jujuan Bapak Mardison S.Pd. Pelaksanaan PERJUSAMI berlangsung muali dari tanggal 12, 13, 14 Agustus 2016.
Karena perkemahaan saat ini adalah yang pertama, sehingga suasana terasa sangat gembira sekali, keceriaan para adek-adek pramuka sangat terasa, apalagi saat acara lomba PBB, Pionering, bermacam lomba keagamaan, CC dan lain-lain.
Acara puncak pada Sabtu malam yaitu api unggun yang berlangsung dengan khidmat dan semarak di hadiri oleh ribuan masyarakat sekitar.
Semoga PERJUSAMI " Sangir bersaudara " ini terus dilaksanakan secara rutin setiap tahun, dan untuk tahun depan insyaallah akan diikuti oleh sangir Batang Hari akan dilaksanakan di Sangir Balai Janggo
Saya setuju wacana penerapan FULL DAY SCHOOL oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan baru yang bernama Prof. Dr. Muhadjir Effendy, mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang, asalkan harus memenuhi beberapa syarat berikut :
1. Muatan struktur Kurikulum harus dirubah total, penambahan Jam Pelajaran Pendidikan Agama yang semula 2 jam per minggu harus menjadi lebih banyak lagi.
Jika tidak dirubah kondisi pembelajaran akan timpang karena jumlah harinya tetap, jam pelajaran bertambah, tetapi muatannya tetap.
2. Untuk mengisi Mapel Pendidikan Agama, mohon melibatkan Guru TPQ dan Guru MDA, Agar TPQ dan MDA tidak gulung tikar.
Juga agar tidak menambah beban mengajar Guru Kelas SD atau Guru Mapel SMP/SMA selain Guru Agama.
3. Kemendikbud harus menyiapkan sarana, prasarana, dan fasilitas sekolah yang nyaman, sekurang-kurangnya 1 kelas 1 pendingin ruangan ( AC ) untuk seluruh sekolah di Indonesia.
4. Kemendikbud harus menambah anggaran makan siang untuk siswa dan guru, seperti di Sekolah Swasta Full Day yang ada biaya khusus untuk makan siangnya.
5. BOS itu kepanjangannya Bantuan Operasional Sekolah bukan Bantuan Operasional Siswa. Pengalaman mengelola Beasiswa untuk Siswa Miskin ketika dana ditransfer langsung ke siswa dan diambil langsung orang tuanya, dana itu malah dipakai orang tua untuk keperluan selain keperluan sekolah.
Jadi dalam Dana BOS itu bukan hanya untuk siswa melainkan juga semua unsur yang ada di Sekolah tersebut.
6. Perbanyak muatan kurikulum untuk pembelajaran diluar ruangan seperti study lapangan mengunjungi museum, planetarium, dan lainnya dengan subsidi dana dari Kemendikbud.
7. Sediakan tempat Crisis Center di tiap sekolah untuk memfasilitasi siswa dan atau guru yang jenuh dan stress kebanyakan materi pelajaran sekolah.
8. Sediakan tempat bermain yang kompleks di semua sekolah di seluruh Indonesia, agar siswa tidak kehilangan waktu bermainnya.
9. Pemberian Insentif tambahan untuk semua guru baik guru PNS bersertifikasi, guru PNS belum sertifikasi, guru CPNS, guru tetap yayasan, guru sertifikasi non PNS, guru honorer, sejalan dengan beban tambahan jam mengajarnya.
Demikian sembilan syarat yang harus dipenuhi oleh anda Bapak Professor Muhadjir Effendy. Jika tidak bisa dipenuhi terutama syarat nomor 1 dan 2 di atas, anda bisa didemo oleh Ormas berlambang bola dunia dengan SEMBILAN BINTANG mengelilinginya.
Kecuali bila Penerapan FULL DAY SCHOOL di Sekolah Formal benar-benar Full satu hari penuh bukan cuma pagi sampai sore saja, melainkan pagi, siang, sore, malam, sehingga siswa terkontrol penuh seperti Pendidikan di Pondok Pesantren.
( Imron Rosyadi )
Suatu ketika Tuangku Syaikh Muhammad Ali Hanafiah bercerita kepada murid-muridnya,
"Disuatu hari aku menyaksikan didepan kedua mataku peristiwa yg sangat menyedihkan yang mustahil aku lupakan seumur hidupku, hingga aku berdo'a kepada Allah untuk dapat melupakannya karena akan menjadi bayangan kesedihan selama hidupku, dan baru saja do'aku selesai, Allah berkata kepadaku" Bangunlah hambaKu !!" Aku kaget dan terbangun lalu kusadar aku hanya bermimpi, tentunya peristiwa tersebut hanya sebuah mimpi belaka yang kusangka suatu kenyataan, belum habis kagetku, Allah berkata lagi " jika engkau ingin peristiwa tersebut lebih tak berbekas bagimu samasekali maka bangunlah lagi !!" Akhirnya aku benar-benar tersadar dari tidurku, kiranya bangunku yang pertama masih mimpi, dan sekarang aku benar-benar telah bangun dan sadar dari tidurku dengan perasaan "
Begitu Luas dan Maha besarnya Allah. Kita selalu mengatakan begitu sulit bagi diri kita menerima sesuatu yang pahit atau yang menyedihkan datang dihadapan kita bahkan kita sudah men"vonis" betapa sulit melupakannya. Padahal kita semua berada didalam suatu mimpi yang kelak kita akan bangun dan tersadar hingga segala sesuatu yang kita sedihkan dan menyakitkan tersebut sama sekali tidak berasa lagi sedikitpun, karna hanya mimpi ! Mimpi dalam bermimpi dan cukuplah Allah menjadi kenyataan yang benar-benar nyata.
Bagi Allah mudah untuk melupakanmu dari segala sesuatu yang engkau rasa menyakitkan, maka bangunlah dan sadarlah !
( Qodiriyah Hanafiah )
Kalau benar kata-kata ini keluar dari lisan seorang kader Muhammadiyah yang menjadi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan sekarang ini yaitu Prof. Dr. H. MUHADJIR EFFENDY, M.AP, saya meminta kepada Presiden Joko Widodo untuk segera me-RESHUFFLE Menteri yang satu ini. Saya warga Nahdliyin kenal banyak sahabat-sahabat Muhammadiyah dari berbagai latar pendidikan mulai dari terendah sampai bergelar Professor sekalipun.
Diantara mereka banyak sekali kader Muhammadiyah yang baik dan punya rasionalitas berpikir yang cerdas berskala luas, tidak hanya sempit terkungkung pada idealisme pribadi, kelompok, maupun golongan.
Saya pikir "Nada Sesumbar" seperti ini TIDAK PERLU diucapkan dalam kapasitas dirinya sebagai MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA.
Bahwa mengurusi Pendidikan di Indonesia bukan hanya untuk Warga NU saja, bukan hanya untuk warga Muhammadiyah saja, dan bukan hanya untuk warga Al Irsyad saja , tetapi KOMPLEKS ketika masuk di Sekolah Formal Negeri baik itu SD Negeri, SMP Negeri, SMA/SMK Negeri yang masuk di dalamnya itu ada yang Islam, Kristen, Katholik, Hindu, Budha, dan Konghucu.
Jika Professor Muhadjir Effendy memang berbicara demikian, nyatanya dalam Olimpiade Sains Nasional ( OSN) Tahun 2016 bulan Mei kemarin di Palembang, Sumatera Selatan, dari ratusan siswa peraih Medali Emas, Perak, dan Perunggu berbagai cabang OSN, saya amati satu per satu TIDAK ADA SATUPUN siswa yang berasal dari Sekolah Muhammadiyah maupun juga dari Sekolah NU.
Bahkan justru kebanyakan dari Sekolah-sekolah Non Muslim seperti SMA Kristen dan SMA Katholik, lainnya SMA Negeri dan SMA Islam berbasis umum selain Muhammadiyah dan NU.
Kalau demikian apa anda juga akan mengatakan bahwa SMA-SMA Non Muslim yang sarat prestasi tersebut memang SMA Non Muslim PALING UNGGUL dalam bidang Pendidikan ?
Ayolah, dalam hal PENDIDIKAN DI INDONESIA kita tidak boleh mengedepankan egoisme pribadi, kelompok, maupun golongan.
Kalau saja Menteri Pendidikan dan Kebudayaan era 2009-2014 Prof. Dr. Muhammad Nuh, DEA, yang merupakan kader Nahdliyin, nalar berpikir sempit mungkin beliau juga akan MENERAPKAN Sistem Pembelajaran di Sekolah Formal diubah dengan konsep ALL DAY SCHOOL seperti pola pendidikan Pondok Pesantren di dalamnya.
Tetapi beliau tidak demikian, karena urusan Pendidikan adalah urusan BANGSA dan NEGARA yang di dalamnya bukan hanya warga kelompok tertentu saja.
( By: Imron Rosyadi )
Saat ini mencari kajian Ahlussunnah Waljamaah yang asli sangat susah sekali, ibarat mencari jarum di tumpukan jerami, banyak orang yang tertipu dengan slogan-slogan Ahlussunnah palsu. Karena membaca slogan kembali ke Alquran & hadits kita langsung percaya,padahal mereka adalah kaum mujassimah yang selalu bersembunyi di balik nama Ahlussunnah Waljamaah. Baik di dunia nyata maupun di dunia maya banyak ulama-ulama palsu yang bertebaran dengan tampilan yang menipu, mengatasnamakan Ahlussunnah Waljamaah, Pengikut nabi, dengan slogan memurnikan ajaran Islam telah banyak menipu orang-orang awam yang haus akan ilmu agama.
Foto-foto pertemuan guru se-Kabupaten Solok Selatan dalam acara Halal Bihalal Dinas Pendidikan Solok Selatan 2016 di SMA 5 Solsel.
Hampir seluruh guru di Kab. Solsel pada hari Kamis 21 Juli 2016 berkumpul, bersilaturrahmi dengan jajaran Dinas Pendidikan yang di hadiri oleh bupati Solok Selatan Terpilih Bapak H. Muzni Zakaria, M.Eng. Mereka berkumpul dalam acara halal bihalal Dinas pendidikan yang diadakan setiap tahun dan menjadi agenda rutin yang membuat jalannya pendidikan di daerah Solok selatan terasa hidup dan bergairah.
Momen-momen seperti inilah yang di tunggu-tunggu oleh kaum Omar Bakrie untuk bersua dan melepaskan taragak kepada kawan-kawan seprofesi yang berjauhan, sambil bersilaturrahmi karena mumpung masih di bulan Syawal 1437 H, sehingga masih bisa untuk bermaaf-maafan lahir dan batin.
...............
.......................
............................
Cuma itu saja yang dapat kami tulis untuk saat ini, mungkin karena rasa haru yang mendalam karena bertemu dengan teman senasib separasaian yang sama-sama berjuang untuk memajukan dan mencerdaskan bangsa, atau memang sudah tak ada lagi yang akan di tulis hee..hee..
Untuk itu kami sebagai admin gurubiru mohon maaf atas kelancangan kami membuat sebuah artikel yang amat sedikit beritanya. Yang tersedia pada halaman ini hanya sedikit dari hasil jepretan kamera ponsel yang kami bawa. Hal ini di karenakan karena keadaan dan situasi kondisi yang memang demikian adanya. sedangkan susunan acara dari awal hingga akhir serta kata sambutan yang di sampaikan oleh bapak bupati kami tak bisa tuliskan karena kami memang tak terdengar sama sekali bagi kami yang hanya duduk di kelas ekonomi ( bagian belakang sekali di dekat musholla )
Kami tidak menyalahkan siapa-siapa dalam hal ini, tapi untuk menghibur para pengunjung blog ini kami hanya dapat menyuguhkan sedikit poto acara halal bihalal Dinas Pendidikan Solok Selatan.
Semoga menghibur.
Sambutan bapak bupati
Undangan kelas VIP
Bersua & malapeh taragak dg kawan lama
Guru Sangir Jujuan
Kelas ekonomi (hanya dekat surau) " kasihaaaan....."
Nunggu jatah makan hee..heee...
Meja konsumsi ( mudah-mudahan ada gulai jariang di dalam haa..haa.. )
Guru senior
Bupati Solok Selatan
Terima kasih telah melihat sebagian kecil dari foto pertemuan guru Solok Selatan 2016, semoga ada berkahnya bagi yang melihat.
Kami juga mohon maaf jika ada kata atau kalimat dalam tulisan kami diatas yang sekiranya menyinggung perasaan atau yang tidak sesuai pada tempatnya, jika ada tolong sampaikan lewat kolom komentar.
Sebelum alam semesta ini diciptakan oleh Allah segala sesuatu sudah di tetapkan atau ditaqdirkan apa dan bagaimana keadaan atau jatah segala sesuatu tersebut, baik itu hal-hal kecil atau remeh sampai kepada hal-hal yang besar. Tidak satupun dari segala sesuatu yang ada di alam semesta ini yang luput dari ketentuan tersebut. Yang di maksud dengan alam semesta adalah segala sesuatu selain Allah. dan semua hal yang menyangkut alam semesta itu sebelum di ciptakan semua kejadian-kejadian atau peristiwa yang akan dialami oleh alam semesta beserta apa-apa yang ada di dalam alam tersebut sudah terlebih dahulu di tentukan oleh Allah.
Nama Nama Imam Hadits Yang Di Akui Dan Sah Dari Mahzab Imam Syafi'i
Berikut adalah daftar nama diantara imam-imam ahli hadits yang terkenal dalam islam ahlussunnah waljamaah yang bermahzab Imam Syafi'i. Mereka memilki ilmu dan wawasan tentang hadits yang amat luas, mereka tidak mendapatkan gelar sebagai seorang ahli hadits ( muhaddits ) dengan cuma-cuma atau hanya sekedar membaca buku di perpustakaan. Tapi mereka belajar dan berguru dengan gurunya yang juga seorang ulama besar.
Diantara imam ahli hadits diatas generasi Imam Asy’ari dan Maturidi adalah :
1. Ibnu Hibban,
2. ad-Daraquthni,
3. Abu Nu’aim,
4. Abu Dzar al-Harawi,
5. al-Hakim, al-Khaththabi,
6. al-Khathib al-Baghdadi,
7. al-Baihaqi,
8. Abu Thahir as-Silafi,
9. as-Sam’ani, Ibnu ‘Asakir,
10. al-Qadhi ‘Iyadh,
11. Ibnu al-Shalah
12. al-Nawawi,
13. Abu Amr al-Dani,
14. Ibnu Abdil Bar,
15. Ibnu Abi Jamrah,
16. al-Kirmani, al-Mundziri,
17. al-Dimyathi, al-‘Iraqi,
18. al-Haitsami,
19. Ibnu Hajar al-‘Asqalani,
20. al-Sakhawi, al-Suyuthi,
21 al-Qathalani, al-Ubbi
22. Ali al-Qari dan lain-lain.
Kesemuanya diatas adalah Ahli hadits, penulis hadits, meriwayatkan hadits..yang satu sama lain terhubung sanad Ilmu dan merupakan pengikut golongan mayoritas Ahlus sunnah wal jama`ah. atau dikenal sebagai As sawad al adzom.
Imam syafii sendiri juga ahli hadits terkemuka karna itu banyak pengikutnya..
Bukti akan hal ini sangat banyak. Imam Ahmad bin Hanbal sendiri menyatakan demikian. Ketika beliau ditanya: “Apakah Syafi’i itu ahli hadist?”.
Beliau menjawab: “Ya. Demi Allah, ia adalah ahli hadits”.
Jawaban ini beliau ulang sebanyak tiga kali.
Imam An-Nawawi mengatakan bahwa bukti Imam As-Syafi’i sebagai ahli hadits adalah kegigihannya dalam membela hadits. Dalam istilah ulama, para pengikut madzhab Syafi’i disebut sebagai ahli hadits. Diriwayatkan dari Abu Bakar Muhammad bin Ishaq bin Khuzaimah yang dikenal dengan sebutan imamnya para imam, ia pernah ditanya,
“Apakah anda mengetahui adanya hadits shahih yang belum sempat ditulis oleh As-Syafi’i?”.
beliau menjawab: “Tidak”.
Imam Ar-Razi berkata bahwa Musnad As-Syafi’iyah karya As-Syafi’i merupakan kitab yang sangat terkenal. Tidak ada seorang pun yang mampu mengkritik kitab tersebut.
Itulah diantara bukti yang menunjukkan imam As-Syafi’i sebagai seorang ahli hadits.
NAH, Bagaimana dengan Wahabi ??
Cuma Syaikh Albani si tukang jam. Tamat SD. Belajar cuma diperpustakaan. 10 hadits saja tidak hapal, dan satu hadits saja ia tidak meriwayatkannya, tapi pinter pinternya membuat cap:
DISAHIHKAN OLEH ALBANI
DI DHAIFKAN OLEH ALBANI
Dan matinya pun baru belasan tahun silam atau tepatnya tahun 1999
LALU KAPAN BERTEMUNYA IA DENGAN PARA PERAWI HADITS??
Simak video berikut dari ustazd H. Mursalin Basyah, Lc, MA memaparkan tentang keutamaan ilmu dan sanad serta sanad-sanad keilmuan ulama hingga sampai kepada Imam Syafi'i.
Sudah menjadi sebuah tradisi bagi para perantau Minangkabau untuk pulang kampung saat lebaran, rasanya akan sangat sedih dan berduka sekali sekiranya mereka tak bisa pulang menjenguk kedua ibu bapak dan sanak saudara pada moment-moment spesial seperti hari raya Idul fitri atau Idul Adha.
Membuat menu berjalan & berputar pada desktop Windows 7
Aplikasi switcher atau aplikasi unik untuk berpindah-pindah aplikasi yang terletak pada layar desktop pertama kali saya lihat pada Linux Voyager 14.04 dua tahun yang lalu. Aplikasi keren dan unik ini sangat menarik perhatian karena bisa berputar jika roda mouse di gerakan, sehingga semua menu atau program yang terbuka pada komputer atau laptop kelihatan semuanya.
Didalam bertareqat atau menempuh jalan rohani seorang murid (salik) sangat di tuntut untuk melaksanakan adab yang berlaku dalam tarekat tersebut, karena menurut para ulama adab jauh lebih utama dari ilmu. Jika seorang salik tidak memilki adab kepada sang guru, sudah bisa di pastikan bahwa perjalanannya itu akan sia-sia, si salik tidak akan mendapatkan apa-apa dari perjalanannya itu.
Di dalam bertarekat adab adalah hal yang utama. Orang yang tak memiliki adab tak pantas berada di jalan Tuhan. Tak berilmu tapi beradab kepada mursyid tentu akan lebih cepat sampai ke tujuan dari pada berilmu tapi tak beradab kepada mursyid, tentu yang lebih baik adalah berilmu dan beradab sekaligus kepada pembimbing rohaninya.
Didalam tarekat adab tiga adab yang mesti di pahami dan dilaksanakan oleh seorang salik yang sedang menempuh jalan ketuhanan seperti yang di jelaskan oleh Mursyid dari Tarekat Qodiriyah Hanafiah Tuangku Syaikh Muhammad Ali Hanafiah Ar-Rabbani.
Tiga adab tersebut adalah :
1. Adab seorang murid kepada mursyidnya tidaklah boleh melebihi adabnya kepada kedua orang tuanya sendiri.
Bagaimana sikap seorang murid kepada orang tuanya, maka begitujugalah sikapnya kepada mursyidnya. Contohnya dalam hal mencium tangan guru atau mursyid, jika si murid selalu mencium tangan orang tuanya, maka bolehlah simurid mencium tangan guru atau mursyidnya. Tapi jika tak pernah mencium tangan orang tuanya di saat bersalaman contohnya, maka tak mengapa jika tak mencium tangan guru mursyidnya, karena adab kepada gurunya tidak boleh melebihi adabnya kepada orang tuanya sendiri.
2. Seorang murid menganggap dan memposisikan mursyidnya sebagai orang tua spritualnya
Mursyid bagi murid adalah orang tua rohani, sedang ayah dan ibunya adalah orang tua bagi jasmaninya. Kedudukan orang tua jasmani sama dengan orang tua rohaninya, sehingga adab kepada orang tuan rohaninya tidak boleh melebihi adabnya kepada orang tua jasmaninya.
3. Seorang murid wajib menghormati mursyid lain diluar dari thariqahnya sebagaimana dia menghormati mursyidnya sendiri.
Menghormati mursyid dari tarekat lain berarti menghormati mursyid tarekat sendiri, dan tidak menghormati mursyid tareqat lain ( Tarekat yang muktabaroh ) berarti tidak menghormati mursyid sendiri.
Untuk penjelasannya simak video singkat berikut oleh Tuangku Syaikh Muhammad Ali Hanafiah Ar-Rabbani tentang adab murid kepada guru mursyid.
Semoga dapat mencerahkan dan menambah pengetahuan kita tentang adab seorang murid yang sedang menempuh jalan kerohanian kepada guru pembimbing spritualnya.
Wassalam.