Rabu, 03 Mei 2017

Daftar Korban Tawuran Pelajar klaten Dan Kronologis Kejadian

daftar korban tawuran pelajar klaten

Pada hari Selasa tanggal 2 Mei 2017 pukul 14.00 Wib, bertempat depan SMAN 1 Karangnoko alamat Ds. Somokaton Kec. Karangnongko Kab. Klaten telah terjadi pengeroyokan terhadap siswa dan masyarakat yang berada di sekitar SMAN 1 Karangnongko.

Kronologi kejadian:
1. Pada hari Selasa tanggal 2 Mei 2017 SMAN 1 Karangnongko melaksanakan pengumuman hasil ujian siswa.

2. Setelah kegiatan tersebut siswa belum juga pulang kerumah tetapi masih ada yg ngumpul-ngumpul di Jalan depan SMAN 1 Karangnongko.

3. Dari arah Klaten menuju Kemalang (Jalan Delea Indah) segerombolan pelajar dari SMU wilayah Kec. Prambanan dan Jogja, pada saat di depan SMAN 1 Karangnongko tiba-tiba pelajar tersebut dengan membabi buta menyerang warga dan pelajar yang berada di pinggir jalan depan SMAN 1 Karangnongko menggunakan senjata tajam berbagai jenis.

Akibat kejadian :
1. Personil :
- Luka berat 5 orang, mengalami luka robek akibat sabetan senjata tajam sbb :
1) Bayu, 18 th, pelajar, alamat Dk Tegal rt.06 rw 4.Ds. Keputran Kec. Kemalang.
2) Indra Trinada, pelajar, alamat Ds. Blimbing rt.2 rw .1 Kec. karangnongko
3) Sopyan, pelajar, petes jiwan.
4) Indra Saputra, alamat Dk. bermayan rt 2 rw 1 karang nongko.
5) Tri Nanda, umur 18, buruh, alamat Dk Masaran rw 3 rt 5 Ds. omokaton Kec. Karangnongko
- Luka ringan : 11 orang

2. Materiil : 5 buah SPM mengalami rusak ringan.

Dengan kejadian tersebut dilakukan pengejaran oleh Babinsa dan Babinkamtibmas yang melaksanakan pengamanan kelulusan dengan hasil, 2 orang pelajar berhasil ditangkap dan sepeda motor sebanyak 4 buah diamankan, selanjutnya permasalahan ditangani pihak Polsek Karangnongko.
( Laporan sementara Babinsa Klaten )

Sumber: Link


Jadilah peran dalam suatu perjuangan umat dan jangan hanya jadi penonton. Sungguh rugi diakhirnya nanti.

2 komentar

Apakah paham PKI telah mwmpengaruhi para pelajar ? Aparat harus usut tuntas dan di analisis mengapa bisa terjadi hal seperti ini .

hal itu tentunya perlu penelitian lebih lanjut